Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 12/07/2020, 15:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan motivasi serta menceritakan manfaat stimulus dari pemerintah kepada para pelaku Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terdampak perekonomiannya akibat wabah virus corona (Covid-19).

Sri Mulyani mencontohkan, ada tiga pelaku UMKM yang terus bertahan di masa pandemi covid selama ini dan memanfaatkan stimulus dari pemerintah yaitu Dahlia pelaku UMKM yang sumber penghasilannya dari penjahit pakaian, Agus Budiarto pedagang kuliner soto, dan Masyrifah pemilik warung makan di Jakarta.

"Meski berbeda tempat dan usaha, mereka memiliki kesamaan. Ketiganya sama-sama mengalami kesulitan karena penghasilan usahanya merosot tajam dan akibatnya kesulitan membayar cicilan kreditnya. Ketiganya sama-sama tidak putus asa dan tidak menyerah," katanya melalui keterangan postingan Instagramnya @smindrawati, Minggu (12/7/2020).

Menkeu menceritakan bahwa ketiga pelaku UMKM berbeda usaha ini telah memanfaatkan fasilitas subsidi bunga pinjaman dari pemerintah dan mempertahankan sumber penghasilan mereka di tengah pandemi covid.

Baca juga: Ini Daftar Insentif yang Bisa Didapatkan UMKM dan Syarat-syaratnya

"Juga, ketiganya bergerak cepat dan memanfaatkan fasilitas subsidi bunga kredit yang diberikan Pemerintah. Dengan diterimanya bantuan ini, mereka optimis untuk terus berusaha, bertahan, dan bangkit meneruskan lagi usaha mereka. Bagaimana menurut kalian?" ujarnya.

Tak lupa, Bendahara Keuangan negara tersebut mengapresiasi ketiga pelaku UMKM yang mau bertahan dan juga memanfaatkan stimulus dari pemerintah.

"Saya menghargai semangat kebertahanan Bu Dahlia, Pak Agus Budiarto, Bu Masyrifah, serta seluruh sahabat pelaku UMKM dimana pun berada. Juga karena telah memanfaatkan subsidi bunga kredit UMKM dengan baik," katanya.

Sebelumnya, pemerintah akan menyalurkan pinjaman modal kepada UMKM sebesar Rp 317 triliun yang akan disalurkan ke 60,6 juta rekening nasabah pelaku usaha tersebut. Hal ini sebagai upaya pemerintah memulihkan perekonomian nasional (PEN).

Pemerintah akan membantu 80 persen penjaminan modal kerja UMKM. Oleh sebab itu, pemerintah menargetkan penyaluran modal kerja UMKM ini bisa tersalurkan sebesar Rp 100 triliun hingga tahun 2021.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sengkarut Asuransi Bermasalah Bikin Presiden Jokowi 'Gerah', Bagaimana Penanganannya hingga Saat Ini?

Sengkarut Asuransi Bermasalah Bikin Presiden Jokowi "Gerah", Bagaimana Penanganannya hingga Saat Ini?

Whats New
[POPULER MONEY] Beli Minyakita Maksimal 10 Liter, Harus Pakai KTP | Uji Coba Beli Elpiji 3 Kg Pakai KTP akan Diperluas

[POPULER MONEY] Beli Minyakita Maksimal 10 Liter, Harus Pakai KTP | Uji Coba Beli Elpiji 3 Kg Pakai KTP akan Diperluas

Whats New
Mengenal 9 Manfaat Perdagangan Internasional bagi Perekonomian Negara

Mengenal 9 Manfaat Perdagangan Internasional bagi Perekonomian Negara

Earn Smart
Cara Cek Pajak Kendaraan dengan Mudah, Bisa lewat HP

Cara Cek Pajak Kendaraan dengan Mudah, Bisa lewat HP

Spend Smart
Harga BBM Nonsubsidi Berubah Berkala, Masyarakat Perlu Edukasi agar Terbiasa

Harga BBM Nonsubsidi Berubah Berkala, Masyarakat Perlu Edukasi agar Terbiasa

Whats New
Kemenaker: BUMN Bisa Jadi Aktor Penting Terwujudnya Indonesia Emas di 2045

Kemenaker: BUMN Bisa Jadi Aktor Penting Terwujudnya Indonesia Emas di 2045

Rilis
Tumbuh 700 Persen, IBK Indonesia Catatkan Laba Bersih Rp 104 Miliar

Tumbuh 700 Persen, IBK Indonesia Catatkan Laba Bersih Rp 104 Miliar

Whats New
Mayora Group Bangun Pabrik Daur Ulang Plastik Berteknologi 'Food Grade' di Jombang

Mayora Group Bangun Pabrik Daur Ulang Plastik Berteknologi "Food Grade" di Jombang

Whats New
BRI Danareksa Sekuritas Bidik Jumlah Transaksi Bisnis Ritel Brokerage Tumbuh 48 Persen di 2023

BRI Danareksa Sekuritas Bidik Jumlah Transaksi Bisnis Ritel Brokerage Tumbuh 48 Persen di 2023

Whats New
Daftar 4 Bank dengan Aset Terbesar di Indonesia

Daftar 4 Bank dengan Aset Terbesar di Indonesia

Whats New
Berkat Dana Desa, Kemenkeu Sebut Jumlah Desa Tertinggal Turun Jadi 9.221

Berkat Dana Desa, Kemenkeu Sebut Jumlah Desa Tertinggal Turun Jadi 9.221

Whats New
Masuk Tahap Akhir, 99 Persen Nasabah Setuju Restrukturisasi Polis Jiwasraya

Masuk Tahap Akhir, 99 Persen Nasabah Setuju Restrukturisasi Polis Jiwasraya

Whats New
BUMN PT ASDP Buka Banyak Lowongan Kerja, Cek Posisi dan Syaratnya

BUMN PT ASDP Buka Banyak Lowongan Kerja, Cek Posisi dan Syaratnya

Work Smart
Luhut: 2024 Tidak Ada Proyek Mangkrak, Termasuk 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas

Luhut: 2024 Tidak Ada Proyek Mangkrak, Termasuk 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas

Whats New
BRI Dapat Alokasi KUR dari Pemerintah Rp 270 Triliun di 2023

BRI Dapat Alokasi KUR dari Pemerintah Rp 270 Triliun di 2023

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+