Penanaman Modal Semester I 2020 Rp 402,6 Triliun, Baru 49,3 Persen dari Target

Kompas.com - 22/07/2020, 15:38 WIB
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia di Jakarta, Senin (17/2/2019). KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIAKepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia di Jakarta, Senin (17/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melaporkan realisasi investasi langsung sepanjang semester I-2020 sebesar Rp 402,6 triliun.

Capaian ini setara 49,3 persen dari target pemerintah yang sebesar Rp 817,2 triliun di 2020.

Realisasi tersebut tersebar di 57.815 proyek investasi yang ada di Indonesia, dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 566.000 orang

Baca juga: Penanaman Modal Kuartal II 2020 Capai Rp 191,9 Triliun

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan, kinerja itu terbilang baik karena menunjukkan pertumbuhan secara tahunan meski tipis, yakni 1,8 persen dari realisasi semester I-2019 yang senilai Rp 395, 6 triliun.

“Ini angka (realisasi semester I-2020) bukan angka sulap bim salabim, ini angka yang bisa diuji, real per proyek di mana investasinya dan apa investasinya. Jangan lagi bilang ini angka mimpi,”ujarnya dalam konferensi pers virtual, Rabu (22/7/2020).

Bahlil mengatakan, mengejar target realisasi investasi di masa pandemi Covid-19 bukanlah perkara yang mudah. Bahkan, dia menyebut, kuartal II-2020 di mana Indonesia sudah terserang pandemi merupakan masa yang paling berat untuk mendorong investasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya menyampaikan dengan sejujur-jujurnya atas dasar kajian mendalam dan evaluasi terhadap proses investasi pada semester pertama. Semester pertama, khususnya di kuartal kedua ini adalah yang paling terberat, sangat berat, terpukul dan terpukul," jelasnya.

Baca juga: Bahlil: Singapura Resesi, Tak Pengaruh ke Investasi Indonesia

Bahlil pun tak dapat memastikan apakah target realiasi investasi di 2020 bisa tercapai. Hanya saja, ia optimistis realisasi investasi pada semester II-2020 dapat membaik.

“Kami dapatkan di kuartal II menjadi cambukan dan untuk bangkit di semester kedua. Kalau ditanya apakah optmis di semester kedua, Insya Allah akan lebih baik dari semeter pertama," kata dia.

Optimisme itu dikuatkan dengan langkah BKPM yang tidak lagi melakukan revisi target.

 

Sebelumnya, BKPM sudah beberapa kali memangkas target investasi dari awal Rp 886 triliun menjadi Rp 855,6 triliun, hingga akhirnya bertahan di Rp 817,2 triliun

"Makanya kami enggak lakukan revisi lagi, tapi tetap di Rp 817,2 triliun. Kecuali kasus Covid-19 besok naik lagi," kata Bahlil.

Adapun realiasi sepanjang Januari-Juni 2020 di dominasi oleh investasi dari dalam negeri (Penanaman Modal Dalam Negeri/PMDN) sebesar 51,4 persen dari total investasi, sedangkan investasi langsung dari asing (Penanaman Modal Asing/PMA) menyumbang 48,6 persen.

Secara rinci, nilai investasi PMDN mencapai Rp 207 triliun, naik 13,2 persen dibandingkan periode sama di tahun lalu. Sayangnya, pada PMA yang realisasinya mencapai Rp 195,6 triliun, turun 8,1 persen dibandingkan realisasi Januari-Juni 2019.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.