Taruna Sekolah Pelayaran Kemenhub Dapat Perkuliahan dari Otoritas Maritim Singapura

Kompas.com - 26/07/2020, 17:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kementerian Perhubungan menyelenggarakan kuliah umum secara virtual bekerja sama dengan Maritime and Port Authority of Singapore.

Kuliah ini untuk memberikan wawasan internasional tentang penyelenggaraan manajemen transportasi laut di Singapura kepada Taruna Sekolah Pelayaran Kemenhub.

Kepala BPSDMP Kemenhub Sugihardjo menyatakan, ini merupakan kesempatan yang baik bagi para taruna untuk belajar dari MPA, bagaimana MPA membangun dan mengelola sistem transportasi laut di Singapura.

Baca juga: Pandemi Corona, Pendapatan Industri Pelayaran Anjlok

“Seperti kita ketahui, Singapura memiliki teknologi serta sistem manajemen transportasi laut yang maju. Oleh karenanya, kuliah umum ini merupakan kesempatan bagi para taruna untuk menggali informasi guna menambah wawasan manajemen transportasi laut di sana serta tantangan dan peluang saat ini," ungkap Sugihardjo dalam keterangan tertulis, Minggu (26/7/2020).

Sugihardjo menyampaikan, kuliah umum ini merupakan salah satu strategi BPSDMP untuk memberikan nilai tambah kepada lulusan yaitu memiliki wawasan internasional dan kemampuan berbahasa asing.

“Salah satu strategi BPSDMP untuk meningkatkan nilai jual lulusan kami di pasar industri transportasi, yaitu melalui peningkatan kualitas dan kompetensi para taruna sesuai standar nasional dan internasional," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Senior Director (Communications, International & Legal) Chief Transformation Officer MPA Tan Hoe Soon menuturkan, Singapura dan Indonesia telah lama membangun kerja sama bilateral.

 

Baca juga: Pemerintah Perkuat Keselamatan Pelayaran di Kawasan Wisata Bahari

Kedua negara mempunyai tantangan serupa dalam menghadapi pandemi dan harus beradaptasi dengan tatanan hidup baru atau new normal.

“Selain tantangan yang ada karena pandemi Covid-19, MPA juga bersiap untuk tantangan sektor maritim dalam jangka panjang seperti perubahan iklim, dekarbonisasi dan digitalisasi. Untuk itu, sangat terbuka peluang bagi kedua negara untuk bekerja sama dalam isu tersebut,” ujar Tan.

 

Director International Division MPA Benjamin Wong menungkapkan, kesempatan bekerja sebagai pelaut di Singapura, sangat terbuka lebar, termasuk bagi Taruna Pelayaran di Indonesia.

“Singapura merupakan negara yang sangat terbuka, kami menyambut pelaut dari semua negara di dunia, dan menurut statistik, banyak kapal bendera Singapura yang pelautnya berasal dari Indonesia, dan seingat saya pelaut dari Indonesia menjadi Seafarer on Board yang paling banyak di kapal berbendera Singapura di seluruh dunia. Jadi, banyak terbuka kesempatan bagi taruna pelayaran di Indonesia,"
sebut Wong.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bos Krakatau Steel Pimpin Asosiasi Industri Besi-Baja se-Asia Tenggara

Bos Krakatau Steel Pimpin Asosiasi Industri Besi-Baja se-Asia Tenggara

Rilis
Luncurkan Livin' Investasi, Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Bisnis Wealth Management

Luncurkan Livin' Investasi, Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Bisnis Wealth Management

Whats New
Jobseeker, Simak 10 Tips Ikut Job Fair Agar Sukses Dapat Pekerjaan

Jobseeker, Simak 10 Tips Ikut Job Fair Agar Sukses Dapat Pekerjaan

Work Smart
Kuasa Hukum Korban Berharap Aset KSP Indosurya Ditelusuri Lagi

Kuasa Hukum Korban Berharap Aset KSP Indosurya Ditelusuri Lagi

Whats New
UMKM Ingin Menjual Produk ke Pemerintah? Ini Daftar E-Katalog LKPP

UMKM Ingin Menjual Produk ke Pemerintah? Ini Daftar E-Katalog LKPP

Smartpreneur
Pembiayaan APBN Melalui Utang Turun 62,4 Persen, Hanya Rp 155,9 Triliun Per April 2022

Pembiayaan APBN Melalui Utang Turun 62,4 Persen, Hanya Rp 155,9 Triliun Per April 2022

Whats New
Bank Mandiri Luncurkan Fitur Investasi di Aplikasi Livin'

Bank Mandiri Luncurkan Fitur Investasi di Aplikasi Livin'

Whats New
Jokowi Minta Luhut Bantu Urus Minyak Goreng, Ini Kata Kemendag

Jokowi Minta Luhut Bantu Urus Minyak Goreng, Ini Kata Kemendag

Whats New
Minat Jadi Agen Mandiri? Simak Persyaratan dan Cara Daftarnya

Minat Jadi Agen Mandiri? Simak Persyaratan dan Cara Daftarnya

Whats New
Kemendag Ungkap Alasan Larangan Eskpor CPO Dicabut

Kemendag Ungkap Alasan Larangan Eskpor CPO Dicabut

Whats New
Jadi Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Mirza Adityaswara Mengudurkan Diri dari Presiden Komisaris OVO

Jadi Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Mirza Adityaswara Mengudurkan Diri dari Presiden Komisaris OVO

Whats New
Harga Minyak Naik, Anggaran Subsidi Terealisasi Rp 56,62 Triliun Hingga April 2022

Harga Minyak Naik, Anggaran Subsidi Terealisasi Rp 56,62 Triliun Hingga April 2022

Whats New
DPR Minta Pejabat Kementan Diberhentikan Jika Tak Sanggup Sediakan Vaksin PMK dalam 3 Bulan

DPR Minta Pejabat Kementan Diberhentikan Jika Tak Sanggup Sediakan Vaksin PMK dalam 3 Bulan

Whats New
Cek Aturan Tarif dan Dasar Pengenaan BPHTB Terbaru

Cek Aturan Tarif dan Dasar Pengenaan BPHTB Terbaru

Spend Smart
Soal Elon Musk Investasi di RI, Luhut: Tidak Semudah Menjentikkan Jari

Soal Elon Musk Investasi di RI, Luhut: Tidak Semudah Menjentikkan Jari

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.