BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dalam upaya mendukung program pembangunan infrastruktur pelabuhan

Maknai Idul Adha, KCN Bagikan Daging Kurban untuk Warga Rusun Marunda Cilincing

Kompas.com - 04/08/2020, 16:19 WIB
Yakob Arfin Tyas Sasongko,
Agung Dwi E

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Suara syahdu takbir ‘Allahhu Akbar Allahhu Akbar’ menggema dari Mushola Al-Falah Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Lantunannya membuat hati terasa tenteram.

Bersamaan dengan itu, para penghuni Rumah Susun (Rusun) Marunda bergegas turun dari lantai atas. Mereka menuju tanah lapang yang dikelilingi bangunan rusun.

Pria, wanita, dan anak-anak membaur jadi satu di bawah pohon jambu di tepi lapangan. Mereka antusias, bersiap menyaksikan penyembelihan hewan kurban.

Meski panas terik, warga Rusun Marunda bersukacita. Beginilah cara mereka merayakan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah yang jatuh di hari baik, Jumat (31/7/2020).

Baca juga: Ketok Palu, Majelis Hakim Sahkan PKPU KCN Berakhir Damai

Salah satunya adalah Ahmad Rizal, warga RW 7 Cluster C Rusun Marunda yang antusias ingin segera mengolah daging kambing jadi penganan nikmat untuk disantap bersama keluarga.

"Hari ini makan enak, ibunya anak-anak sudah siap untuk bikin gulai," kata Ahmad Rizal kepada Kompas.com, Jumat (31/7/2020).

Rizal dan warga rusun lainnya kebagian satu kantong keresek daging kurban yang bobotnya 500 gram. Selain berisi daging, dalam kantong keresek juga terdapat tetelan tulang iga dan bagian kaki.

Hewan-hewan kurban ini adalah persembahan dari sejumlah pihak. Di antaranya, PT Karya Citra Nusantara (KCN) dan Polsek Cilincing.

Baca juga: Dukung Upaya Pemerintah Lawan Covid-19, KCN Bagikan Sembako, Masker, dan Hand Sanitizier

Direktur Utama PT KCN Widodo Setiadi mengatakan bahwa sumbangan hewan kurban kepada warga Marunda dan Cilincing merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab sosial perusahaannya.

“KCN berkomitmen untuk tetap terlibat dalam pembagian daging kurban saat Idul Adha, khususnya untuk warga Marunda dan Cilincing,” kata Direktur Utama PT KCN Widodo Setiadi kepada Kompas.com.

Selain di Rusun Marunda, hewan-hewan kurban berupa kambing didistribusikan ke wilayah di sekitar perusahaan, yakni seluruh RW 7 Kelurahan Marunda, termasuk Marunda Pitung Pulo dan Muara Banjir Kanal Timur.

"Saya ucapkan terima kasih pada PT Karya Citra Nusantara (KCN) yang setiap tahun membantu warga saya saat Idul Adha," kata Ketua RW 7 Kelurahan Marunda, Didik.

Baca juga: Serius Tawarkan Damai, KCN Atasi Dugaan Upaya Pemailitan

Hari itu, Didik tampak sibuk memonitor kegiatan potong kurban. Dengan motor matic hitam miliknya, Didik mondar-mandir dari Rusun Marunda ke Marunda Pitung Pulo, lalu kembali lagi ke Rusun Marunda.

“Selain di Cluster C Rusun Marunda, penyembelihan kambing juga dilaksanakan di dua tempat berbeda. Saya ingin memastikan semua berjalan lancar,” terangnya.

Sementara itu, untuk hewan kurban sapi disembelih di Masjid Darussalam yang berlokasi di Jalan Cakung Cilincing.

Pukul 07.30 setelah salat ied selesai digelar, sapi-sapi jantan mulai disembelih di belakang masjid.

Baca juga: Soal Tuntutan Success Fee Juniver Girsang ke KCN, Ini Tanggapan Kuasa Hukum KCN

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Darussalam Toha Muzaki mengatakan, pembagian daging kurban tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

"Pembagiannya sesuai protokol kesehatan. Kami mengantar langsung ke warga sekitar," ujar Toha.

Toha menjelaskan, biasanya pembagian kurban dilakukan dengan sistem kupon. Warga yang mendapat kupon mendatangi lokasi pemotongan hewan kurban, kemudian menukarkan dengan daging.

Namun, karena pandemi, pengurus DKM Masjid Darussalam berinisiatif membagikan daging kurban dari rumah ke rumah.

Baca juga: Soal PKPU KCN, 4 Kreditur Terima Proposal Perdamaian

"Ini untuk menghindari kerumunan warga dan meminimalisasi potensi penularan Covid-19," jelasnya.

Adapun daging sapi kurban dibagikan kepada hampir 700 warga, baik dari Kelurahan Semper Barat maupun Semper Timur. Setiap kantong plastik berisi daging 500 gram serta tulang dan jeroan.

PT Karya Citra Nusantara menghijaukan jalur kendaraaan bermotor di kawasan Pelabuhan Marunda 
dengan menanam pohon jenis tertentu.(KOMPAS.com)
KOMPAS.com PT Karya Citra Nusantara menghijaukan jalur kendaraaan bermotor di kawasan Pelabuhan Marunda dengan menanam pohon jenis tertentu.(KOMPAS.com)

Kepedulian lingkungan, pendidikan, dan kesehatan

Selain keterlibatan dalam momen Idul Adha, PT KCN juga menggalakkan aksi sosial lain untuk warga sekitar lokasi perusahaan.

Di bidang lingkungan, misalnya, KCN menggandeng Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk menciptakan lingkungan hijau di kawasan pelabuhan (greenport).

Baca juga: Pelabuhan Marunda Siap Menjadi Green Port Pendukung Pelabuhan Tanjung Priok

KCN dan IPB melakukan kajian terhadap kondisi tanah, angin, dan air di sekitar Pelabuhan Marunda.

Hasil kajian itu kemudian dijadikan sebagai acuan untuk mengidentifikasi jenis pohon yang cocok untuk ditanam dan mampu meminimalisasi polusi akibat debu dari bongkar muat pelabuhan.

“Tentu saja tidak semua jenis pohon sesuai dengan ekosistem di kawasan pelabuhan,” kata Widodo saat berkunjung ke kawasan Pelabuhan Marunda, Sabtu (31/8/2019).

Beberapa titik di area pelabuhan juga akan dihijaukan oleh mini forest yang ditanami sejumlah pohon. Salah satunya, pohon Tanjung (Mimusops elengi). Pohon ini memiliki tajuk yang rindang sehingga sesuai sebagai tanaman peneduh.

Baca juga: Dongkrak Mutu SDM Pelayaran, KCN Kucurkan Beasiswa bagi Taruna STIP

Selain kerja sama di bidang pelestarian lingkungan, KCN sebagai operator Pelabuhan Marunda juga menjalin kerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP). Kerja sama ini merupakan komitmen KCN untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul di bidang kemaritiman.

Widodo menjelaskan, memorandum of understanding (MoU) antara KCN dan STIP telah ditandatangani pada November 2019.

MoU tersebut mencakup pemberian beasiswa, penempatan praktek taruna, penyediaan fasilitas kunjungan perkuliahan, medical check up, pelaksanaan diklat kepelabuhanan dan safety bagi karyawan KCN, dan penelitian dosen STIP.

KCN juga membuka peluang bagi alumnus sekolah tinggi tersebut untuk bekerja di Pelabuhan Marunda.

Baca juga: Soal Tuntutan Success Fee Juniver Girsang ke KCN, Ini Tanggapan Kuasa Hukum KCN

Pemberian beasiswa, lanjut Widodo, merupakan bagian dari program corporate social responsibility (CSR) KCN. Perusahaan ini berkomitmen menyisihkan dana sebesar 5 persen dari total pendapatannya untuk kepentingan tersebut.

Widodo menilai, saat ini dunia kemaritiman belum jadi pilihan generasi muda. Ia pun berharap, melalui beasiswa tersebut, KCN dapat mengambil peran menghidupkan kembali kejayaan dunia maritim Indonesia.

“Ke depannya, dunia kemaritiman dan kepelabuhan akan menjadi pilihan yang menjanjikan. Apalagi Indonesia kan negara kepulauan, ini harus dikelola dengan baik” jelasnya.

Sebagai informasi, pendapatan KCN kini mencapai Rp 200 miliar per tahun. Widodo berharap pendapatan terus meningkat sejalan dengan pembangunan Dermaga 2 Pelabuhan Marunda. Dengan begitu, KCN bisa menyisihkan lebih banyak dana untuk program CSR.

Baca juga: Pengurus PKPU Ajukan “Fee” Rp 7 Miliar, Pembacaan Putusan KCN Kembali Ditunda

"Dana itu juga kami dedikasikan bagi masyarakat sekitar Pelabuhan Marunda, terutama untuk kepentingan sosial," ujarnya.

Kontribusi KCN kepada masyarakat tidak berhenti sampai di situ. Di masa pandemi Covid-19, KCN turut memberi dukungan bagi tenaga medis yang mendedikasikan diri bekerja di rumah sakit (RS). Demi mencegah penyebaran Covid-19, tenaga medis juga perlu dilengkapi alat pelindung diri (APD) yang memadai.

Pada Agustus ini, KCN memberikan 1.000 APD yang akan didistribusikan ke dua rumah sakit di wilayah Jakarta Utara, yaitu RS Koja dan RS Cilincing.

“KCN tetap berkontribusi, terutama dalam situasi pandemi Covid-19. Kami sudah memesan 1.000 APD. Sebanyak 600 APD akan diserahkan untuk RS Koja, sedangkan 400 APD untuk RS Cilincing,” terang Widodo.

Baca juga: Sampah Mengancam, Pengelola Pelabuhan KCN Marunda Ikut Terlibat Bersihkan Laut

Selain APD, KCN juga mendorong masyarakat Marunda untuk membiasakan pola hidup bersih seperti mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak aman saat di ruang publik.

Untuk mewujudkan hal itu, KCN menyiapkan bantuan berupa wastafel otomatis yang lengkap dengan sabun cuci tangan.

Nantinya, wastafel tersebut akan ditempatkan di sejumlah titik layanan publik di kawasan Marunda yang mudah diakses masyarakat. Dengan demikian, masyarakat Marunda semakin mudah menjangkau sarana kebersihan agar kesehatannya tetap terjaga.


Terkini Lainnya

Aliran Modal Asing Keluar Rp 21,46 Triliun dari RI Pekan Ini

Aliran Modal Asing Keluar Rp 21,46 Triliun dari RI Pekan Ini

Whats New
Kementerian PUPR Buka 26.319 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Rinciannya

Kementerian PUPR Buka 26.319 Formasi CPNS dan PPPK 2024, Ini Rinciannya

Whats New
[POPULER MONEY] Kartu Prakerja Gelombang 66 Dibuka | Luhut dan Menlu China Bahas Kelanjutan Kereta Cepat Sambil Makan Durian

[POPULER MONEY] Kartu Prakerja Gelombang 66 Dibuka | Luhut dan Menlu China Bahas Kelanjutan Kereta Cepat Sambil Makan Durian

Whats New
Ada Konflik di Timur Tengah, RI Cari Alternatif Impor Migas dari Afrika dan Amerika

Ada Konflik di Timur Tengah, RI Cari Alternatif Impor Migas dari Afrika dan Amerika

Whats New
Langkah PAI Jawab Kebutuhan Profesi Aktuaris di Industri Keuangan RI

Langkah PAI Jawab Kebutuhan Profesi Aktuaris di Industri Keuangan RI

Whats New
Akar Masalah BUMN Indofarma Belum Bayar Gaji Karyawan

Akar Masalah BUMN Indofarma Belum Bayar Gaji Karyawan

Whats New
Nestapa BUMN Indofarma, Sudah Disuntik APBN, tapi Rugi Terus

Nestapa BUMN Indofarma, Sudah Disuntik APBN, tapi Rugi Terus

Whats New
Tol Japek II Selatan Diyakini Jadi Solusi Kemacetan di KM 66

Tol Japek II Selatan Diyakini Jadi Solusi Kemacetan di KM 66

Whats New
Punya Gaji Tinggi, Simak Tugas Aktuaris di Industri Keuangan

Punya Gaji Tinggi, Simak Tugas Aktuaris di Industri Keuangan

Whats New
Nasib BUMN Indofarma: Rugi Terus hingga Belum Bayar Gaji Karyawan

Nasib BUMN Indofarma: Rugi Terus hingga Belum Bayar Gaji Karyawan

Whats New
Pembatasan Pembelian Pertalite dan Elpiji 3 Kg Berpotensi Berlaku Juni 2024

Pembatasan Pembelian Pertalite dan Elpiji 3 Kg Berpotensi Berlaku Juni 2024

Whats New
OJK Sebut 12 Perusahaan Asuransi Belum Punya Aktuaris

OJK Sebut 12 Perusahaan Asuransi Belum Punya Aktuaris

Whats New
OJK Cabut Izin Usaha BPR Syariah Saka Dana Mulia di Kudus

OJK Cabut Izin Usaha BPR Syariah Saka Dana Mulia di Kudus

Whats New
Ada Indikasi TPPU lewat Kripto, Indodax Perketat Pengecekan Deposit

Ada Indikasi TPPU lewat Kripto, Indodax Perketat Pengecekan Deposit

Whats New
Produk Petrokimia Gresik Sponsori Tim Bola Voli Proliga 2024

Produk Petrokimia Gresik Sponsori Tim Bola Voli Proliga 2024

Whats New
komentar di artikel lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com