Pengembangan Stasiun Pondok Ranji Ditargetkan Rampung April 2021

Kompas.com - 10/08/2020, 15:52 WIB
Underpass Stasiun Pondok Ranji yang baru dioperasikan pada Senin, (7/8/2017). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARUnderpass Stasiun Pondok Ranji yang baru dioperasikan pada Senin, (7/8/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI dan PT Jaya Real Property Tbk akan melakukan penataan ulang dan pengembangan Stasiun Pondok Ranji, Tangerang Selatan.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengatakan, penataan ulang perlu dilakukan dalam rangka memfasilitasi pergerakan masyarakat Kota Tangerang Selatan ke wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

Pasalnya, Stasiun Pondok Ranji, merupakan salah satu stasiun dengan jumlah penumpang paling padat di Kota Tangerang Selatan.

Baca juga: Stasiun Pondok Ranji Dikembangkan, Akses Keluar-Masuk hingga Jumlah Parkiran Ditambah

"Memang masyarakat Kota Tangerang Selatan banyak yang bekerja dan beraktivitas di wilayah DKI Jakarta dengan lebih banyak memilih menggunakan KRL. Salah satu stasiun yang padat adalah di Stasiun Pondok Ranji ini,” ujar Budi, dalam keterangan tertulis, Senin (10/8/2020).

Sementara itu, Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo, mengatakan, pengembangan akan dilakukan dengan mengusung konsep stasiun terpadu. Keputusan tersebut diambil dengan tujuan membuat mobilisasi atau transportasi menjadi lebih efisien, mengurangi kemacetan dan mendukung penataan kawasan.

Penataan dan pengembangan Stasiun Pondok Ranji ditargetkan rampung pada April 2021.

"Melalui penataan dan pengembangan Stasiun Pondok Ranji, diharapkan dapat memberikan kemudahan, keselamatan dan kenyamanan lebih bagi masyarakat di wilayah Tangerang Selatan yang ingin bekerja ke DKI Jakarta menggunakan KRL," ujar Didiek.

Baca juga: Pembangunan 9 Stasiun Terpadu Telan Dana Rp 65 Miliar

Salah satu pengembangan yang dilakukan adalah penambahan akses keluar masuk stasiun Pondok Ranji.

Saat ini akses stasiun hanya melalui Jl WR Supratman, namun kedepan akses stasiun akan ditambah menuju kawasan pemukiman Bintaro Jaya yang berada di seberang Jalan Tol Jakarta Serpong. 


Akses baru tersebut akan terhubung dengan stasiun melalui Connector Bridge yang nyaman. Nantinya, keberadaan akses keluar masuk stasiun yang baru diproyeksi dapat mengurai kepadatan kendaraan di sekitar Stasiun Pondok Ranji.

Peningkatan pelayanan juga dilakukan dengan menambah kapasitas lot perparkiran, baik roda 4 yang semula 26 lot menjadi 83 lot, maupun roda 2 yang semula 400 lot menjadi 1.200 lot.

Baca juga: Erick Thohir Resmikan Stasiun Terpadu Tanah Abang dan Sudirman

Dengan peningkatan jumlah lot perparkiran ini diharapkan lebih banyak masyarakat yang beralih ke moda transportasi KRL untuk menuju wilayah-wilayah di sekitar Jabodetabek.

Pengembangan juga dilakukan pada area komersial di stasiun sehingga para pengguna KRL dapat lebih nyaman saat berada di stasiun.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X