Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Semester I 2020, Waskita Karya Raih Pendapatan Usaha Rp 8,04 Triliun

Kompas.com - 31/08/2020, 16:57 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Editor

 

Sebagai langkah efisiensi, WSKT juga melakukan optimalisasi belanja modal sekitar 45 persen dari target awal tahun 2020 sebesar Rp 19 triliun. 

Fokus belanja modal tahun ini akan digunakan untuk menyelesaikan sisa ruas tol yang dimiliki oleh perseroan.

Taufik pun menyebut, penyelesaian ruas jalan tol investasi menjadi fokus perseroan. Melalui anak usahanya yaitu PT Waskita Toll Road, WSKT memiliki investasi pada 16 ruas jalan tol, di mana 10 ruas telah beroperasi secara penuh maupun parsial, sementara 5 ruas dalam proses pembangunan. 

Perseroan juga tengah melaksanakan proses pelepasan 5 hingga 7 ruas jalan tol. 

Baca juga: Waskita Karya Dapat Penghargaan K3 Tingkat Dunia

Ruas tol yang akan dilepas antara lain adalah ruas Bekasi-Cawang-Kampung Melayu dan ruas Cibitung-Cilincing. WSKT akan mengundang mitra strategis maupun melepas ruas tol melalui penerbitan instrumen ekuitas. 

Manajemen memperkirakan akan dapat mengurangi utang berbunga hingga Rp 20 triliun. 

“5 hingga 7 ruas itu sudah punya calon investor, saat ini mereka sedang melakukan proses due diligence. Kami harap seluruh prosesnya bisa selesai di semester II," imbuh Taufik. 

Per 30 Juni 2020, WSKT masih memiliki total kontrak dikelola sekitar Rp 46 triliun yang dapat diproduksi menjadi pendapatan. Ini terdiri dari sisa nilai kontrak sebesar Rp 38 triliun dan nilai kontrak baru sebesar Rp 8,13 triliun. 

Selama semester I 2020, WSKT telah menandatangani kontrak baru untuk pembangunan proyek infrastruktur seperti Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo seksi 4, Tol Ciawi-Sukabumi seksi 3 dan 4, Jaringan irigasi Rentang, Pembangunan perkuatan pantai DKI Jakarta, dan pembangunan beberapa fasilitas kesehatan penanggulangan Covid-19. 

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com