Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Punya Pekerjaan Tetap dan Usaha Sampingan? Ini Cara Menyeimbangkannya

Kompas.com - 20/09/2020, 16:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat ini banyak pegawai yang tidak hanya memiliki pekerjaan tetap, namun juga usaha sampingan. Misalnya saja, usaha kuliner, jasa titip (jastip), hingga toko online.

Melakoni dua pekerjaan tersebut seringkali menemui tantangan. Bagaimana tidak, di satu sisi, pekerjaan utama begitu menyita waktu dan pikiran, namun usaha sampingan juga perlu dijalankan.

Nah, jangan panik bila ada di situasi semacam itu.

Baca juga: Mau Buka Usaha Sampingan dari Rumah? Biar Laris, Lakukan 5 Hal Ini

Dikutip dari Popsugar, Minggu (20/9/2020), berikut cara menyeimbangkan antara pekerjaan tetap dan usaha sampingan.

1. Cari usaha sampingan yang mudah dijalankan

Usaha sampingan memungkinkan kamu untuk memiliki penghasilan tambahan. Ini tentu hal baik, apalagi jika biaya hidupmu tinggi atau kamu dalam situasi pengeluaran cukup besar.

Kunci untuk mengelola pekerjaan tetap dan usaha sampingan bukan cuma mencari keseimbangan, tapi juga memastikan usaha sampingan berjalan dengan mulus.

Untuk menemukan usaha sampingan apa yang cocok untukmu, buatlah daftar keterampilan dan minatmu. Jika kamu senang menulis, carilah platform yang menerima kontributor atau penulis lepas.

Baca juga: Gaji Pas-pasan? Coba Buka Usaha Sampingan Ini

Apabila kamu senang berbisnis, carilah usaha sampingan yang tidak menyita waktu serta tidak mengganggu pekerjaan tetapmu.

Apapun minat dan keterampilan kamu, usaha sampingan semestinya harus mudah dilakukan dan tidak dipaksakan. Usaha sampingan haruslah aktivitas yang kamu senangi dan tidak menjadi beban.

2. Atur dan optimalkan waktu dengan baik

Jika kamu adalah pegawai yang memiliki pekerjaan tetap di sebuah perusahaan dan tidak memiliki banyak waktu luang, maka sebaiknya alokasikan waktu setuap minggunya untuk menjalankan usaha sampingan.

Waktu tersebut bisa sebelum atau setelah kerja, maupun di akhir pekan. Gunakan waktu yang menurutmu tepat ini untuk benar-benar menjalankan usaha sampingan.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Sumber Popsugar
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BERITA FOTO: Sri Mulyani Optimis Pertumbuhan Ekonomi RI di Atas 5 Persen

BERITA FOTO: Sri Mulyani Optimis Pertumbuhan Ekonomi RI di Atas 5 Persen

Whats New
Ada Isu Biaya Haji Naik, Pegadaian Tawarkan Produk Pembiayaan Arrum Haji

Ada Isu Biaya Haji Naik, Pegadaian Tawarkan Produk Pembiayaan Arrum Haji

Rilis
Cara Daftar BBM Subsidi Pertamina Tanpa Aplikasi dan Syaratnya

Cara Daftar BBM Subsidi Pertamina Tanpa Aplikasi dan Syaratnya

Work Smart
BERITA FOTO: Fasilitas Data Center Area31 Resmi Beroperasi

BERITA FOTO: Fasilitas Data Center Area31 Resmi Beroperasi

Whats New
PUPR Kebut Pembangunan Akses Jalan di Labuan Bajo Sebelum Pelaksanaan ASEAN Summit

PUPR Kebut Pembangunan Akses Jalan di Labuan Bajo Sebelum Pelaksanaan ASEAN Summit

Rilis
IFG Targetkan Proses Migrasi Polis Jiwasraya Bisa Rampung Tahun Ini

IFG Targetkan Proses Migrasi Polis Jiwasraya Bisa Rampung Tahun Ini

Whats New
Imbas Merosotnya Bisnis Penjualan Ventilator, Philips akan PHK 6.000 Karyawannya

Imbas Merosotnya Bisnis Penjualan Ventilator, Philips akan PHK 6.000 Karyawannya

Whats New
Sri Mulyani Yakin Ekonomi RI Tetap Kuat meski IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan

Sri Mulyani Yakin Ekonomi RI Tetap Kuat meski IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan

Whats New
Menteri Teten: Inkubator Wirausaha Penting untuk Mengembangkan Usaha

Menteri Teten: Inkubator Wirausaha Penting untuk Mengembangkan Usaha

Whats New
Pastikan Ketersediaan Beras Aman, Mentan SYL: Januari-Maret Ada Overstock 3 Juta Ton

Pastikan Ketersediaan Beras Aman, Mentan SYL: Januari-Maret Ada Overstock 3 Juta Ton

Whats New
Kelanjutan Kasus Wanaartha Life, 600 Nasabah yang Mewakili 1.400 Polis Sudah Daftar ke Tim Likuidasi

Kelanjutan Kasus Wanaartha Life, 600 Nasabah yang Mewakili 1.400 Polis Sudah Daftar ke Tim Likuidasi

Whats New
Minyakita Langka, ID Food Minta Produsen Genjot Produksi

Minyakita Langka, ID Food Minta Produsen Genjot Produksi

Whats New
Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp 1.202 Triliun di 2022, Paling Banyak Segmen Korporasi

Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp 1.202 Triliun di 2022, Paling Banyak Segmen Korporasi

Whats New
Papan Pemantauan Khusus akan Meluncur Tahun Ini

Papan Pemantauan Khusus akan Meluncur Tahun Ini

Whats New
Dipanggil Jokowi ke Istana, Buwas: Bahas Harga Beras, Bukan 'Reshuffle'

Dipanggil Jokowi ke Istana, Buwas: Bahas Harga Beras, Bukan "Reshuffle"

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+