5 Tips Menghemat Saat Belanja Online

Kompas.com - 29/09/2020, 07:49 WIB
. SHUTTERSTOCK.

JAKARTA, KOMPAS.com - Semenjak mewabahnya pandemi Covid-19 membuat transaksi belanja masyarakat berubah.

Semakin banyak masyarakat yang berbelanja melalui media digital. Hal ini membuat perusahaan e-commerce di Tanah Air meraih untung yang banyak.

Seperti Shopee yang berhasil mencatat ada sebanyak 260 juta transaksi dalam 3 bulan belakangan ini. Begitupun dengan Tokopedia, Bukalapak dan Lazada yang mengalami pertumbuhan transaksi yang sangat pesat.

Memang sejatinya kebutuhan konsumen bisa terpenuhi walaupun tidak harus ke luar rumah. Tetapi bagi para konsumen yang tidak bisa mengontrol sikapnya selama berbelanja, bisa membuat kantongnya bolong.

Baca juga: Simak Promo Terbaru Belanja Online di E-commerce

Salah satu pendiri dan kepala operasional Price Waiter Andrew Scarbrough mengatakan, setiap orang pada dasarnya ingin menghemat uangnya ketika berbelanja online.

Mengutip dari Business Insider, Selasa (29/9/2020), berikut 5 tips yang bisa dilakukan ketika ingin menghemat uang saat belanja online.

1. Gunakan situsyang menawarkan cashback

Ada beberapa situs cashback yang apabila ada orang yang mendaftar untuk menggunakan situs tersebut akan mendapatkan persenan. Bahkan bila seseorang itu membagikan tautan atau linknya, bisa mendapat persenan yang lebih banyak.

Dia bilang dengan adanya alat online seperti itu bisa dimanfaatkan para penggunanya untuk mendapatkan kupon potongan.

"Silahkan cari kupon secara online sebelum membeli produk dari online," ucapnya.

2. Atur waktu pembelian berdasarkan musim

Tunggu lah waktu yang tepat untuk membeli sesuatu. Misalnya, membeli mainan pantai dan handuk air di akhir musim panas bukan di awal.  Karena biasanya hari-hari tertentu atau diakhir musim akan ada beberapa diskon yang bermunculan.

3. Tinggalkan di keranjang dan tunggu

Trik ini memang membutuhkan kesabaran, tapi jelas itu bisa menghemat banyak uang kamu. Pada dasarnya ketika berbelanja secara online, kamu bisa memasukan barang yang disukai ke fitur keranjang.

Tunggu dan jangan lakukan pembayaran. Sebab biasanya ada seller  yang akan mengirimkan diskon dan insentif untuk membuat kamu kembali dan menyelesaikan pembayaran.

Penny berpendapat trik ini sangat berhasil untuk para pembeli pertama dari seller tertentu.

Baca juga: Selama Pandemi, Topik Belanja Online Makin Marak di Twitter

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erick Thohir Bentuk Panitia Holding BUMN Pangan, Ini Fungsinya

Erick Thohir Bentuk Panitia Holding BUMN Pangan, Ini Fungsinya

Whats New
 SPBG Tetap Beroperasi Saat Libur Lebaran

SPBG Tetap Beroperasi Saat Libur Lebaran

Whats New
Ini Daftar Agen JNE yang Tetap Buka 24 Jam di Libur Lebaran

Ini Daftar Agen JNE yang Tetap Buka 24 Jam di Libur Lebaran

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Puasa Terakhir, Ini Aneka Hidangan untuk Berbuka yang Bisa Dicoba

[KURASI KOMPASIANA] Puasa Terakhir, Ini Aneka Hidangan untuk Berbuka yang Bisa Dicoba

Rilis
DPR: Jangan Sampai Perusahaan Pura-pura Tidak Mampu Bayar THR

DPR: Jangan Sampai Perusahaan Pura-pura Tidak Mampu Bayar THR

Whats New
 Layanan KRL dan KA Lokal Tetap Beroperasi Saat Libur Lebaran, Simak Perubahannya

Layanan KRL dan KA Lokal Tetap Beroperasi Saat Libur Lebaran, Simak Perubahannya

Whats New
Bakal Merugi, Pengusaha Tolak Kebijakan Tutup Mal Selama Lebaran

Bakal Merugi, Pengusaha Tolak Kebijakan Tutup Mal Selama Lebaran

Whats New
Sarinah Gandeng Dufry, Produk UMKM Bakal Mengisi 100 Gerai Duty Free

Sarinah Gandeng Dufry, Produk UMKM Bakal Mengisi 100 Gerai Duty Free

Whats New
KKP Mulai Penyidikan Dua Kapal Berbendera Malaysia yang Diduga Lakukan Ilegal Fishing di Selat Malaka

KKP Mulai Penyidikan Dua Kapal Berbendera Malaysia yang Diduga Lakukan Ilegal Fishing di Selat Malaka

Whats New
Daripada Tarif PPN Naik, Pemerintah Dianggap Lebih Baik Naikkan Cukai Alkohol dan Rokok

Daripada Tarif PPN Naik, Pemerintah Dianggap Lebih Baik Naikkan Cukai Alkohol dan Rokok

Whats New
Sandiaga Uno Minta Pengelola Mal dan Restoran Patuhi Protokol CHSE

Sandiaga Uno Minta Pengelola Mal dan Restoran Patuhi Protokol CHSE

Whats New
Ekonom Perkirakan Dampak Kenaikan PPN Bisa Dorong Inflasi Jadi 3-4 Persen

Ekonom Perkirakan Dampak Kenaikan PPN Bisa Dorong Inflasi Jadi 3-4 Persen

Whats New
462.560 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek via Tol pada 6-12 Mei 2021

462.560 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek via Tol pada 6-12 Mei 2021

Whats New
PT Vale Indonesia Buka Lowongan Kerja, Ini Posisi dan Syaratnya

PT Vale Indonesia Buka Lowongan Kerja, Ini Posisi dan Syaratnya

Whats New
Ada Larangan Mudik, Omzet Penjualan di Rest Area Turun hingga 95 Persen

Ada Larangan Mudik, Omzet Penjualan di Rest Area Turun hingga 95 Persen

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X