Soal Subsidi Gaji, BP Jamsostek Masih Temukan Data Tidak Valid

Kompas.com - 01/10/2020, 20:30 WIB
Suasana pelayanan di BP Jamsostek kantor cabang Palopo, Kamis (09/01/2020) Muh. Amran AmirSuasana pelayanan di BP Jamsostek kantor cabang Palopo, Kamis (09/01/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - BP Jamsostek atau BPJS Ketenagakerjaan masih menemukan data yang tidak valid di program subsidi gaji.

Padahal kata Direktur Utama BP Jamsostek Agus Susanto, salah satu syarat untuk jadi penerima bantuan subsidi gaji yakni upah pekerja di bawah Rp 5 juta per bulan.

“Sementara masih sering kami dapati kasus pelaporan data upah yang disalahgunakan dan cenderung merugikan pekerja karena lebih rendah daripada yang sebenarnya," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Kamis (1/10/2020).

Baca juga: Penurunan Tarif Listrik Sudah Bisa Dinikmati Pelanggan Prabayar

Menurut Agus, ini menjadi tugas besar BP Jamsostek bersama seluruh pekerja dan stakeholder terkait, karena upah yang dilaporkan menjadi acuan perhitungan manfaat yang akan diterima nantinya.

Ia mengatakan, selain mampu meringankan beban ekonomi pekerja, program subsidi gaji dari pemerintah juga membuka mata masyarakat tentang pentingnya Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

"Semoga momentum ini terus terjaga sehingga seluruh pekerja Indonesia terlindungi oleh program jaminan sosial ketenagakerjaan dari BP Jamsostek,” kata dia.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Kementerian Ketenagakerjaan hingga hari ini, bantuan subsidi gaji/upah tahap I telah tersalurkan kepada 2.484.429 penerima atau setara 99,38 persen, tahap II telah tersalurkan kepada 2.981.533 penerima atau setara 99,38 persen.

Baca juga: Menaker: Subsidi Gaji Bisa Dongkrak Konsumsi hingga 0,7 Persen

Tahap III tersalurkan kepada 3.476.122 penerima atau setara 99,32 persen, dan tahap IV telah tersalurkan kepada 1.836.177. Sementara untuk tahap V, sedang dalam proses untuk penyaluran dana hingga ditransfer ke rekening pekerja.

Menurut Agus, penyerahan subsidi gaji secara berkala dilakukan untuk mempermudah proses rekonsiliasi, monitoring dan mempertimbangkan prinsip kehati-hatian dalam pelaksanaan program bantuan subsidi gaji.

“Jadi total data peserta yang lolos validasi dan sesuai dengan kriteria Permenaker diserahkan berjumlah total 12.418.588 data pekerja,” tutur Agus.

Baca juga: Saat Lima Pesawat Garuda Pakai Masker...



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Teken MoU dengan BPH Migas, Telkom Berkomitmen Jadi Digital Telco Company

Teken MoU dengan BPH Migas, Telkom Berkomitmen Jadi Digital Telco Company

Rilis
Sudah Punya Akun Prakerja? Klik “Gabung” Gelombang 13, Ini Panduannya

Sudah Punya Akun Prakerja? Klik “Gabung” Gelombang 13, Ini Panduannya

Whats New
BRI Ungkap 4 Tantangan Adopsi AI di Dalam Negeri

BRI Ungkap 4 Tantangan Adopsi AI di Dalam Negeri

Whats New
Bersama PT KITB, Telkom Bangun Smart Industrial Estate Grand Batang City

Bersama PT KITB, Telkom Bangun Smart Industrial Estate Grand Batang City

Rilis
Harga Emas Antam Turun Rp 5.000, Simak Daftar Lengkapnya

Harga Emas Antam Turun Rp 5.000, Simak Daftar Lengkapnya

Whats New
Saham Bank Kecil Melonjak Terus Dalam Beberapa Hari Hingga Disuspensi, Ada Apa ?

Saham Bank Kecil Melonjak Terus Dalam Beberapa Hari Hingga Disuspensi, Ada Apa ?

Whats New
Formasi Guru dan Nakes Terbanyak, Ini Tahapan Seleksi CPNS 2021

Formasi Guru dan Nakes Terbanyak, Ini Tahapan Seleksi CPNS 2021

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Kriteria Jadikan Teman sebagai Rekan Bisnis | Uang Tak Kenal Teman | Berbisnis dengan Teman Nongkrong

[KURASI KOMPASIANA] Kriteria Jadikan Teman sebagai Rekan Bisnis | Uang Tak Kenal Teman | Berbisnis dengan Teman Nongkrong

Rilis
IHSG Pagi Ini Melaju di Zona Merah, Bagaimana dengan Rupiah ?

IHSG Pagi Ini Melaju di Zona Merah, Bagaimana dengan Rupiah ?

Whats New
Sahamnya Disuspensi Bursa Berhari-hari, Ini Penjelasan FORU

Sahamnya Disuspensi Bursa Berhari-hari, Ini Penjelasan FORU

Whats New
Kabar Gembira, Bank Mandiri Juga Turunkan Bunga Kredit Seluruh Segmen

Kabar Gembira, Bank Mandiri Juga Turunkan Bunga Kredit Seluruh Segmen

Whats New
LRT dan MRT di 5 Kota Segera Dibangun, Bukan dari APBN atau Utang

LRT dan MRT di 5 Kota Segera Dibangun, Bukan dari APBN atau Utang

Whats New
IHSG Masih Bakal Menguat, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Masih Bakal Menguat, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Sri Mulyani Jelaskan Kronologi Kasus Suap Pegawai Ditjen Pajak

Sri Mulyani Jelaskan Kronologi Kasus Suap Pegawai Ditjen Pajak

Whats New
Menhub Tawarkan Proyek LRT, MRT, hingga Bandara Didanai LPI

Menhub Tawarkan Proyek LRT, MRT, hingga Bandara Didanai LPI

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X