KILAS

Dukung Wirausaha Milenial, Telkom Bersama Rumah BUMN Buka Program Kelas Mentoring

Kompas.com - 08/10/2020, 10:33 WIB

KOMPAS.com – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui Rumah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membuka program kelas mentoring atau inkubasi bisnis.

Adapun tujuan pembukaan itu untuk mendukung pengembangan para pelaku bisnis lokal, khususnya wirausaha milenial.

“Program seperti ini sangat kita butuhkan, terlebih Indonesia saat ini gencar meningkatkan percepatan pertumbuhan ekonomi mikro,” ujar Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Edi Witjara seperti pada keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Kamis (8/10/2020).

Pernyataan tersebut ia sampaikan saat melakukan wisuda 26 pebisnis milenial bersama Rumah BUMN Pekalongan, Rabu (30/9/2020).

Menurut Edi, program ini berpengaruh besar dalam perputaran ekonomi di Indonesia, termasuk untuk mengajak pebisnis di kalangan milenial.

Baca juga: Telkom Pastikan Jaringan IndiHome Tidak Terganggu Kabel Laut yang Putus

“Terlebih di tengah pandemi Covid-19, kita harus bersama-sama berjuang. Istilahnya growing together #GakNyerah #AyoBerubah. Saya yakin dengan kebersamaan yang kuat, kita pasti akan segera keluar dari krisis yang ada,” ungkap Edi.

Meskipun ini adalah yang pertama kali dilakukan, Telkom berharap program tersebut akan berlanjut melalui Rumah BUMN dari Sabang hingga Merauke.

Pada kesempatan itu, salah satu peserta kelas mentoring asal Pekalongan, Muhammad Farhan mengaku sangat terbantu dengan adanya kelas inkubasi bisnis tersebut.

Pasalnya dengan mengikuti kelas ini bisa mengembangkan pemikirannya untuk memecahkan masalah dari problematika dunia bisnis.

Baca juga: Dukung Penggunaan Produk dalam Negeri, Telkom Jembatani Perusahaan Teknologi dan Manufaktur Lokal

“Aplikasi-aplikasi milik Telkom seperti Bonum dan Qren yang diberikan juga sangat bermanfaat untuk pengembangan bisnis. Bahkan, saya sempat meluncurkan produk baru berkat pembelajaran yang ada,” ujar Farhan.

Sebelumnya, para peserta wisudawan tersebut telah mengikuti kelas mentoring “Saatnya Millenial Jadi Bossmuda” batch #1 sejak 4 September 2020.

Para wirausahawan muda dibina oleh mentor dari Rumah BUMN Telkom dan Owner Pande Rasa selaku pelaku usaha Pekalongan yang sukses dalam menjalankan bisnisnya.

Dalam kelas mentoring, Telkom menyediakan delapan modul mentoring, diantaranya cara mengenali segmen dan target pasar, bagaimana menangani masalah, serta memberikan solusi.

Baca juga: Telkom Dukung Penuh Pertamina Digitalisasi SPBU di Seluruh Indonesia

Modul lainnya adalah pengembangan keunikan, kekuatan produk, pengukuran key metric untuk menjamin bisnis agar sustainable atau berkelanjutan dalam jangka panjang.

Selain itu, mereka turut dibekali strategi menjaring investor atau pemodal, sehingga pelaku bisnis muda ini dapat mengembangkan bisnisnya.

Target peserta hanya 15 pelaku bisnis milenial

Pada kesempatan yang sama, Executive Vice President Divisi Business Service Telkom, Syaifudin mengatakan target peserta untuk program ini semula hanya 15 pelaku bisnis milenial.

Alhamdulillah, rupanya hari ini diikuti 26 milenial yang ke semuanya sudah menjalankan bisnis minimal enam bulan,” ujar Syaifudin.

Hal ini, lanjut Syaifudin, sangat menggembirakan sehingga meyakinkan Telkom untuk melanjutkan model kelas mentoring ke Rumah BUMN lainnya.

Baca juga: ITS dan Telkom Resmikan Kampung Pintar di Eks Lokalisasi Dolly

Dalam acara tersebut, Telkom turut meresmikan Kelas Mentoring batch #2 untuk Rumah BUMN Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan (Sulsel), Tarakan, dan Kalimantan Utara (Kaltara).

Pembinaan atau mentoring pun dilaksanakan secara bertahap, sama seperti sebelumnya akan ada delapan modul yang harus diikuti para peserta.

Adapun karena kondisi Covid-19, maka pembelajaran dan mentoring dilaksanakan melalui video conference. Sementara untuk kriteria peserta adalah pelajar setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) atau mahasiswa yang telah menjalankan bisnis minimal enam bulan.

 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Apa Itu Impor: Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Jenisnya

Mengenal Apa Itu Impor: Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Jenisnya

Earn Smart
Cara Mengambil Uang di ATM BCA dengan Kartu dan Tanpa Kartu

Cara Mengambil Uang di ATM BCA dengan Kartu dan Tanpa Kartu

Spend Smart
Pemerintah Tetapkan Bunga KUR Super Mikro jadi 3 Persen

Pemerintah Tetapkan Bunga KUR Super Mikro jadi 3 Persen

Whats New
Kemenhub Sebut Penetapan Tarif Ojol Akan Dialihkan ke Gubernur

Kemenhub Sebut Penetapan Tarif Ojol Akan Dialihkan ke Gubernur

Whats New
Bos Sampoerna Sebut Perusahaan Besar Perlu Melakukan Inovasi Disruptif

Bos Sampoerna Sebut Perusahaan Besar Perlu Melakukan Inovasi Disruptif

Rilis
Luhut: Jika Kurs Rupiah Tembus Rp 16.000, Bukan karena Ekonomi RI Enggak Bagus

Luhut: Jika Kurs Rupiah Tembus Rp 16.000, Bukan karena Ekonomi RI Enggak Bagus

Whats New
Kalah Gugatan soal Nikel di WTO, Indonesia Akan Terus Jalankan Hilirisasi

Kalah Gugatan soal Nikel di WTO, Indonesia Akan Terus Jalankan Hilirisasi

Whats New
Tekan Emisi Karbon, BCA Tanam 1.000 Bibit Pohon Durian di Gunung Sasak

Tekan Emisi Karbon, BCA Tanam 1.000 Bibit Pohon Durian di Gunung Sasak

Whats New
Maksimalkan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Kemenperin Permudah Aturan Verifikasi TKDN

Maksimalkan Penggunaan Produk Dalam Negeri, Kemenperin Permudah Aturan Verifikasi TKDN

Whats New
Petakan Masalah Pangan di RI, BPS Akan Lakukan Sensus Pertanian pada 2023

Petakan Masalah Pangan di RI, BPS Akan Lakukan Sensus Pertanian pada 2023

Whats New
Bersertifikasi TKDN, UMK Diharapkan Tak Lagi Jual Produk Impor

Bersertifikasi TKDN, UMK Diharapkan Tak Lagi Jual Produk Impor

Whats New
Ombudsman RI: Kementan Dinyatakan Lakukan Maladministrasi Terkait Pendataan Kartu Tani untuk Penerima Pupuk Bersubsidi

Ombudsman RI: Kementan Dinyatakan Lakukan Maladministrasi Terkait Pendataan Kartu Tani untuk Penerima Pupuk Bersubsidi

Whats New
Diminta Mundur, Karyawan Jiwasraya Tuntut Hak Dipenuhi

Diminta Mundur, Karyawan Jiwasraya Tuntut Hak Dipenuhi

Whats New
BPJS Orang Kaya Tidak Dibedakan, Begini Penjelasan Menkes

BPJS Orang Kaya Tidak Dibedakan, Begini Penjelasan Menkes

Whats New
PMI Program IJEPA Akan Dapat Pelatihan Bahasa Jepang

PMI Program IJEPA Akan Dapat Pelatihan Bahasa Jepang

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.