Simak, Saham-saham Ini Bisa Dapat Angin Segar dari Pelonggaran PSBB Jakarta

Kompas.com - 12/10/2020, 15:29 WIB
Pekerja kontruksi terlihat di kawasan SCBD, Jakarta Pusat, Senin (5/10/2020). Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta untuk mengendalikan penularan Covid-19 telah memasuki pekan ketiga. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPekerja kontruksi terlihat di kawasan SCBD, Jakarta Pusat, Senin (5/10/2020). Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta untuk mengendalikan penularan Covid-19 telah memasuki pekan ketiga.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta kembali dilonggarkan selama dua pekan mendatang, sehingga saat ini ibu kota kembali pada status PSBB transisi.

Analis Kiwoom Sekuritas Sukarno Alatas mengatakan pelonggaran kali ini membuat aktivitas ekonomi bisa kembali meningkat dibanding sebelumnya. Trafik jalan tol dapat kembali meningkat, begitu juga jasa transportasi dan restoran yang membaik.

Secara tidak langsung, sektor perbankan dan perdagangan juga bisa ikut membaik jika daya beli kembali meningkat karena dilonggarkan.

Baca juga: Omnibus Law Pengaruhi IHSG, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

"Selain properti, sektor jalan tol, perbankan, restoran, ritel dan trade memiliki prospek kinerja yang positif," jelas Sukarno saat dihubungi Kontan, Senin (12/10/2020).

Selain sentimen positif pelonggaran PSBB, saham-saham di sektor tersebut, secara umum juga terdorong oleh disahkannya omnibus law cipta kerja.

Namun, di sisi lain, Sukarno juga mengatakan aksi demo buruh menolak omnibus law kemarin bisa menjadi ancaman terjadinya peningkatan kasus baru. Hal ini bisa mendorong terjadinya pengetatan PSBB kembali dan membuat pergerakan saham bisa kembali melemah dan cenderung fluktuatif.

Sukarno merekomendasikan untuk memperhatikan pergerakan dalam jangka pendek sambil melihat perkembangan selanjutnya. Investor ataupun trader bisa memanfaatkan teknikal yaitu jual ketika sudah overbought dan bisa beli kembali ketika sudah oversold.

Baca juga: IHSG Dapat Sentimen Omnibus Law dan Trump, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Untuk saham-saham yang direkomendasikan Sukarno saat ini adalah PT Jasa Marga Tbk (JSMR) dengan target harga Rp 4.240, PT Blue Bird Tbk (BIRD) dengan target harga Rp 1.040, PT Pakuwon Jati (PWON) dengan target harga Rp 470 dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) dengan target harga Rp 690.

Selain itu, Sukarno juga merekomendasikan PT Ciputra Development Tbk (CTRA) dengan target harga Rp 800, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) dengan target harga Rp 900, fan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan target harga Rp 3.460.

Halaman:


Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bukan dari Ganti Untung Tanah, 8 Kebiasaan Ini Bisa Bikin Anda Kaya Raya

Bukan dari Ganti Untung Tanah, 8 Kebiasaan Ini Bisa Bikin Anda Kaya Raya

Whats New
Terang di Desa Terdepan Indonesia

Terang di Desa Terdepan Indonesia

Whats New
Empat Tahun Jadi Presiden AS, Pendapatan Trump Rp 22,4 Triliun

Empat Tahun Jadi Presiden AS, Pendapatan Trump Rp 22,4 Triliun

Whats New
[POPULER MONEY] Penjelasan BCA soal Nasabah yang Dipenjara | Kekayaan Anak-Menantu Jokowi

[POPULER MONEY] Penjelasan BCA soal Nasabah yang Dipenjara | Kekayaan Anak-Menantu Jokowi

Whats New
Maskapai Minta Pemerintah Gulirkan Beragam Insentif Secepatnya

Maskapai Minta Pemerintah Gulirkan Beragam Insentif Secepatnya

Whats New
Kesempatan UMKM untuk Ikut Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Makin Terbuka

Kesempatan UMKM untuk Ikut Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Makin Terbuka

Whats New
Penyelundupan Benur Marak, KKP Lepasliarkan Lagi Ribuan Benih Lobster

Penyelundupan Benur Marak, KKP Lepasliarkan Lagi Ribuan Benih Lobster

Whats New
Investor Pemula, Hati-hati Fenomena 'Pompom' Saham

Investor Pemula, Hati-hati Fenomena "Pompom" Saham

Whats New
Berapa Proporsi Investasi Emas yang Ideal untuk Karyawan?

Berapa Proporsi Investasi Emas yang Ideal untuk Karyawan?

Earn Smart
Ingin Jajan Enak Tanpa Takut Boros? Manfaatkan Promo 3.3 Pesta Cashback ShopeePay

Ingin Jajan Enak Tanpa Takut Boros? Manfaatkan Promo 3.3 Pesta Cashback ShopeePay

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Pamer Gaji di Media Sosial | Netizen Indonesia Tidak Sopan | Menghindari dan Mengatasi FOMO

[POPULER DI KOMPASIANA] Pamer Gaji di Media Sosial | Netizen Indonesia Tidak Sopan | Menghindari dan Mengatasi FOMO

Rilis
BCA Imbau Ganti Kartu ATM Magnetic Stripe ke Chip Secepatnya

BCA Imbau Ganti Kartu ATM Magnetic Stripe ke Chip Secepatnya

Whats New
Selama Pandemi, Warung Mitra Bukalapak Meningkat 4 Juta Pelapak

Selama Pandemi, Warung Mitra Bukalapak Meningkat 4 Juta Pelapak

Whats New
Pamer Cupang, Erick Thohir Teringat Masa Awal Coba Berbisnis

Pamer Cupang, Erick Thohir Teringat Masa Awal Coba Berbisnis

Whats New
Gandeng BRI, TaniFund Siapkan Dana Rp 200 Miliar untuk Petani dan UMKM

Gandeng BRI, TaniFund Siapkan Dana Rp 200 Miliar untuk Petani dan UMKM

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X