Dirut BPJS Ketenagakerjaan: Penerapan K3 Berdampak ke Pertumbuhan Ekonomi

Kompas.com - 13/10/2020, 15:39 WIB
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto memberikan sambutan webinar virtual K3, Selasa (13/10/2020) Dokumentasi Humas BPJS KetenagakerjaanDirektur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto memberikan sambutan webinar virtual K3, Selasa (13/10/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mengatakan, adanya investasi 1 dollar AS ke Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) memberikan dampak terbesar bagi pertumbuhan ekonomi.

Hal ini berdasarkan dari survei Asosiasi Keselamatan skala Internasional atau International Social Security Association (ISSA).

"Hasil survei dari ISSA, apa korelasi antara penerapan K3 atau Vision Zero terhadap pertumbuhan ekonomi terhadap dunia usaha. Ternyata ada korelasi positif, yaitu investasi 1 dollar AS ke K3 ini memberikan impact sebesar 2 kali lipat pertumbuhan ekonomi atau memberikan efek ekonomi yang positif," katanya melalui sambutan webinar virtual, Selasa (13/10/2020).

Baca juga: Menaker Ingatkan Perusahaan Tetap Terapkan K3 di Tengah Pandemi Covid-19

Dari dampak K3 tersebut, lanjut Agus, artinya kondisi kerja yang sehat memberikan kontribusi pada bisnis yang sehat.

"Jadi saya kira kegiatan pagi ini sangat relevan. Mari kita ciptakan lingkungan kerja yang sehat, tenaga kerja yang sehat agar dapat bisnis yang sehat, ekonomi yang sehat, ekonomi segera bergulir, ekonomi segera tumbuh, Insya Allah kita segera bisa keluar dari kesulitan ini," ujarnya.

BPJS Ketenagakerjaan melakukan edukasi kepada para pekerja dan pemberi kerja guna meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai K3 di masa pandemi Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan edukasi terkait pentingnya implementasi K3 sebagai strategi untuk mencegah penularan Covid-19 di lingkungan kerja, sehingga nantinya ilmu yang didapatkan dari webinar ini bisa diterapkan di kantor atau pabrik tempat mereka bekerja,”katanya.

Baca juga: Di Posko K3 Corona, Pekerja Bisa Aspirasikan Pelaksanaan K3 Corona Perusahaan

Agus menambahkan bahwa ISSA juga memberikan perhatian yang sangat serius atas penerapan K3, khususnya pada saat pandemi Covid-19.

Di tahun 2017, ISSA juga telah memperkenalkan K3 secara internasional yang dikenal dengan Global Vision Zero, di mana BPJS Ketenagakerjaan ikut dalam penandatangan komitmen tekait penerapan hal tersebut.

Sementara itu, Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Krishna Syarif mengatakan, jika di tahun sebelumnya BPJS Ketenagakerjaan fokus dalam menekan angka kecelakaan kerja khususnya kecelakaan lalu lintas, namun di tahun ini memprioritaskan program promotif dan preventif dalam bentuk bantuan barang guna mencegah penularan Covid-19.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelamar CPNS Tak Lolos Passing Grade, BKN: Jangan Patah Semangat

Pelamar CPNS Tak Lolos Passing Grade, BKN: Jangan Patah Semangat

Work Smart
Ditinjau Menhub, Ini Penyesuaian Jalur KRL di Stasiun Manggarai

Ditinjau Menhub, Ini Penyesuaian Jalur KRL di Stasiun Manggarai

Whats New
Kementan Pastikan Stok Jagung Aman, Capai 2,75 Juta Ton hingga 20 September 2021

Kementan Pastikan Stok Jagung Aman, Capai 2,75 Juta Ton hingga 20 September 2021

Whats New
 Syarat Setoran Awal dan Cara Buka Rekening BNI Online

Syarat Setoran Awal dan Cara Buka Rekening BNI Online

Spend Smart
Menhub: Jalur Layang di Stasiun Manggarai Bisa Buat Perjalanan KRL Semakin Efisien

Menhub: Jalur Layang di Stasiun Manggarai Bisa Buat Perjalanan KRL Semakin Efisien

Whats New
Penerimaan Cukai Hasil Tembakau Naik 17,8 Persen Pada Agustus 2021

Penerimaan Cukai Hasil Tembakau Naik 17,8 Persen Pada Agustus 2021

Whats New
Traveloka-Garuda Tawarkan Promo Tiket Pesawat, Diskon Hingga 38 Persen

Traveloka-Garuda Tawarkan Promo Tiket Pesawat, Diskon Hingga 38 Persen

Rilis
Cara Isi Saldo LinkAja Lewat Alfamart, ATM BRI, dan Bank Mandiri

Cara Isi Saldo LinkAja Lewat Alfamart, ATM BRI, dan Bank Mandiri

Spend Smart
Dekat Jembatan Merah Youtefa, Intip Penampakan Arena Dayung PON Papua

Dekat Jembatan Merah Youtefa, Intip Penampakan Arena Dayung PON Papua

Whats New
4 Sektor Usaha Ini Berpotensi Jadi Penyumbang Shortfall Tahun 2021

4 Sektor Usaha Ini Berpotensi Jadi Penyumbang Shortfall Tahun 2021

Whats New
Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online, Tanpa Perlu ke Kantor Cabang

Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online, Tanpa Perlu ke Kantor Cabang

Whats New
Kembangkan Semen Ramah Lingkungan, Produsen Semen Merah Putih Gandeng GRP

Kembangkan Semen Ramah Lingkungan, Produsen Semen Merah Putih Gandeng GRP

Whats New
Ini Dampak Krisis Evergrande Bagi China, AS, hingga Eropa

Ini Dampak Krisis Evergrande Bagi China, AS, hingga Eropa

Whats New
Pandemi Covid-19, Perumnas Gelar Akad KPR Secara Drive Thru

Pandemi Covid-19, Perumnas Gelar Akad KPR Secara Drive Thru

Rilis
Masa Puncak Panen Tiba, Kementan Pastikan Stok Jagung Cukup Untuk 3 Bulan ke Depan

Masa Puncak Panen Tiba, Kementan Pastikan Stok Jagung Cukup Untuk 3 Bulan ke Depan

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.