Luas Panen Padi Berpotensi Naik 10,79 Juta Hektar, BPS: Waspada La Nina

Kompas.com - 15/10/2020, 16:03 WIB
Ilustrasi proses petani memisahkan gabah dari beras dengan cara tradisional Shutterstock/SERASOOTIlustrasi proses petani memisahkan gabah dari beras dengan cara tradisional

Jika potensi produksi padi pada 2020 dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, produksi beras pada 2020 diperkirakan sebesar 31,63 juta ton.

Produksi beras ini mengalami kenaikan sebanyak 314.100 ton atau 1 persen dibandingkan 2019 yang sebesar 31,31 juta ton.

"Menurut triwulanan, produksi padi di kuartal II meningkatkan dibanding kuartal II 2019. Itu yang menyebabkan kenapa pertumbuhan sektor pertanian di kuartal II kemarin tumbuh positif," sebut pria yang akrab disapa Kecuk ini.

Baca juga: Realisasi Asuransi Usaha Tani Padi di Sulteng Capai 20.959,65 Hektar

Adapun sentra produksi padi masih berpusat di Jawa Timur, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, dan Lampu. Kenaikan produksi padi terjadi di wilayah Jawa Timur, Lampung, Banten, Jabar, dan Sumsel.

Namun, ada provinsi yang mengalami penurunan karena cuaca buruk. Di Sulawesi Selatan misalnya, ada 3 kabupaten terendam banjir.

Sedangkan di daerah Kalimantan Selatan dan NTT terjadi pergeseran musim hujan sehingga di beberapa wilayah mengalami kekeringan.

"Mari berharap bahwa ke depan produksi beras meningkat, cadangan pangan cukup. Tahun ini yang perlu kita perhatikan adalah adanya peringatan fenomena La Nina. Kita perlu mengalami surplus dan stok dari waktu ke waktu, sehingga perencanaan ke depan semakin bagus," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.