Mahasiswa Didorong Sumbang Pemikiran Kritis tentang SDGs

Kompas.com - 30/10/2020, 16:49 WIB
Konferensi Tahunan Sustainable Development Goals (SDGs) 2018 dibuka Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Senin (17/12/2018) pagi. Dok. Humas Pemerintah Provinsi Sulawesi UtaraKonferensi Tahunan Sustainable Development Goals (SDGs) 2018 dibuka Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Senin (17/12/2018) pagi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Para mahasiswa diajak untuk turut berkontribusi dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals ( SDGs).

Salah satunya adalah melalui kompetisi Debat SDGs Indonesia yang fokus pada keterlibatan pemuda di tengah pandemi Covid-19.

Acara ini diselenggarakan oleh United Nations Development Programme ( UNDP) bekerja sama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS), Kementerian Luar Negeri dan Tanoto Foundation.

Baca juga: Dana Desa Tahun 2021 akan Difokuskan untuk Pencapaian SDGs

"Acara ini telah memungkinkan mereka untuk mempertajam pengetahuan mereka tentang Tujuan Pembangunan Global, pemikiran kritis dan keterampilan kepemimpinan. Ini adalah dekade yang menentukan untuk SDGs, agenda yang menjadi semakin relevan selama pandemi Covid-19 ini dibandingkan sebelumnya," kata Sophie Kemkhadze, Deputy Resident Representative UNDP Indonesia dalam keterangan tertulis, Jumat (30/10/2020).

Sementara itu, Amalia Adininggar Widyasanti, Penasihat Senior Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional untuk Ekonomi dan Pendanaan menjelaskan, acara debat seperti ini dapat membantu Indonesia mempersiapkan para pemikir muda dengan lebih baik untuk mempercepat pencapaian SDGs, khususnya untuk menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

“Dengan perubahan radikal yang terjadi pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya di tengah pandemi Covid-19, kebutuhan untuk membina para pemimpin muda kita dengan pemikiran kritis dan kreativitas menjadi lebih mendesak dari sebelumnya," ujar Amalia.

Pandemi Covid-19 telah menjadi tantangan khusus bagi kaum muda yang, terlepas dari perjuangan mereka, terus menjangkau komunitas yang rentan dan menjadi sukarelawan untuk membantu kelompok-kelompok yang termarjinalisasi.

Baca juga: Dukung Pencapaian SDGs, Perusahaan Migas Gandeng LSM

Debat tersebut pun menyoroti bagaimana kaum muda Indonesia merespon tantangan pandemi COVID-19 dan bagaimana mereka bertindak dalam agenda SDGs.

“Debat SDGs ini menarik minat mahasiswa yang ingin mendapatkan keterampilan berharga seperti negosiasi dan pemikiran analitis. Debat ini membantu mahasiswa untuk mendapat pengalaman langsung untuk memperoleh pengetahuan melalui proses yang memberdayakan dan bermanfaat,” ujar J Satrijo Tanudjojo, CEO Global Tanoto Foundation.

Dalam kompetisi debat tersebut, Universitas Padjajaran dinobatkan sebagai pemenang Debat SDGs Indonesia. Unpad menjadi yang terbaik di antara 250 tim dari seluruh Indonesia dalam acara virtual maraton dua minggu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Kunci Agar Transformasi Digital di Bisnismu Berhasil

3 Kunci Agar Transformasi Digital di Bisnismu Berhasil

Smartpreneur
November, Jumlah Penumpang di 15 Bandara Kelolaan AP I Naik 29,1 Persen

November, Jumlah Penumpang di 15 Bandara Kelolaan AP I Naik 29,1 Persen

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Hitungan Baru Gaji PNS | Jelang Pilkada 2020 | Takdir Kostum Bekas Pemain

[POPULER DI KOMPASIANA] Hitungan Baru Gaji PNS | Jelang Pilkada 2020 | Takdir Kostum Bekas Pemain

Rilis
Ganti Nama Jadi Telkom Indonesia, Ini Alasan TLKM

Ganti Nama Jadi Telkom Indonesia, Ini Alasan TLKM

Whats New
Mau Berbisnis? Simak Tips Ala Bos SayurBox dan BLP Ini

Mau Berbisnis? Simak Tips Ala Bos SayurBox dan BLP Ini

Smartpreneur
Cara Mudah Memilih Reksadana untuk Pemula

Cara Mudah Memilih Reksadana untuk Pemula

Earn Smart
[POPULER MONEY] Keponakan Prabowo Tunjuk Hotman Paris soal Ekspor Benur | BCA Minta Maaf Layar ATM Bisa Ditonton

[POPULER MONEY] Keponakan Prabowo Tunjuk Hotman Paris soal Ekspor Benur | BCA Minta Maaf Layar ATM Bisa Ditonton

Whats New
Pusaran Ekspor Benur, Bantahan Hashim Djojohadikusumo hingga Respons Susi Pudjiastuti

Pusaran Ekspor Benur, Bantahan Hashim Djojohadikusumo hingga Respons Susi Pudjiastuti

Whats New
Ini 5 Keuntungan Mendirikan CV Dibandingkan PT

Ini 5 Keuntungan Mendirikan CV Dibandingkan PT

Work Smart
Turun Rp 1.000, Ini Rincian Harga Emas Antam 0,5 Gram hingga 1 Kg Terbaru

Turun Rp 1.000, Ini Rincian Harga Emas Antam 0,5 Gram hingga 1 Kg Terbaru

Whats New
Ajukan Perubahan Nama di Bursa Efek Indonesia, Ini Alasan Telkom

Ajukan Perubahan Nama di Bursa Efek Indonesia, Ini Alasan Telkom

Whats New
Luhut: Jepang Bakal Investasi Rp 57 Triliun buat Lembaga Pengelola Investasi Indonesia

Luhut: Jepang Bakal Investasi Rp 57 Triliun buat Lembaga Pengelola Investasi Indonesia

Whats New
Rincian Terbaru Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian

Rincian Terbaru Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian

Spend Smart
Hashim Soal Kasus Korupsi Benur: Partai Gerindra Tidak Suka Monopoli

Hashim Soal Kasus Korupsi Benur: Partai Gerindra Tidak Suka Monopoli

Whats New
Hentikan Ekspor Benur, Susi Pudjiastuti: Rasanya Tidak Mungkin Berhasil...

Hentikan Ekspor Benur, Susi Pudjiastuti: Rasanya Tidak Mungkin Berhasil...

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X