Kompas.com - 02/11/2020, 12:03 WIB
Peserta mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Surabaya, Selasa (22/9/2020). Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya menggelar ujian SKB yang diikuti 1.142 peserta CPNS dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat. AFP/JUNI KRISWANTOPeserta mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Surabaya, Selasa (22/9/2020). Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya menggelar ujian SKB yang diikuti 1.142 peserta CPNS dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menerima 103 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari 170 formasi yang tersedia pada tahun anggaran 2019. Formasi CPNS tersebut untuk fungsional peneliti dan non peneliti.

Pengumuman CPNS LIPI 2019 ini telah dilakukan melalui website resmi https://cpns.lipi.go.id/ pada Jumat, 30 Oktober 2020.

Tahun ini sebanyak 51 CPNS mengisi lowongan untuk formasi peneliti yakni sebagai CPNS Peneliti Ahli Muda melalui jalur diaspora, jalur umum, dan jalur disabilitas yang seluruhnya memiliki kualifikasi strata 3 (S3).

Sementara 52 CPNS dari formasi non peneliti yang akan ditempatkan pada satuan kerja di lingkungan LIPI.

Baca juga: Sri Mulyani Minta PLN Gunakan PMN untuk Pengembangan Energi Terbarukan

“Sejauh ini hanya LIPI yang mewajibkan CPNS memiliki kualifikasi S3 untuk peneliti (SDM Iptek), selain S1 untuk SDM Manajemen Iptek,” ujar Kepala LIPI Laksana Tri Handoko dalam keterangan tertulis, Senin (2/11/2020).

Ia menjelaskan, sejak tahun 2018, LIPI membuka jalur diaspora dalam mekanisme perekrutan CPNS. Adapun pada seleksi CPNS LIPI 2019, formasi fungsional peneliti dari jalur diaspora lebih banyak diterima dibandingkan rekrutmen tahun sebelumnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Handoko, hal ini menunjukkan komitmen LIPI untuk merekrut diaspora peneliti agar berkarya di Tanah Air. Lantaran, pemberdayaan diaspora Indonesia, terutama diaspora peneliti untuk bekerja bagi Indonesia, memang dirasa masih belum maksimal.

"Untuk itu, LIPI secara aktif mencari dan merekrut diaspora-diaspora peneliti untuk keunggulan kompetitif terhadap SDM aparatur. CPNS LIPI 2019 ini nantinya akan berada di garda terdepan transformasi birokrasi nasional," katanya.

Ia menjelaskan, bagi CPNS yang telah mencapai jenjang S3 akan didorong untuk memiliki pengalaman pasca-doktoral. Sedangkan bagi yang baru masuk LIPI dengan pendidikan S1, terbuka lebar peluangnya untuk mengambil pasca-sarjana maupun program magang di dalam dan luar negeri.

"Kesempatan ini terbuka tidak hanya untuk SDM Iptek, tetapi juga SDM Manajemen Iptek," ujar Handoko.

Baca juga: Mendag Yakin Indonesia Punya Peluang Jadi Pusat Produsen Halal Dunia



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.