Kredit Perbankan Tumbuh 0,16 Persen di September 2020, Ditopang Bank BUMN

Kompas.com - 02/11/2020, 16:25 WIB
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso saat menjadi pembicara di acara meningkatkan inklusi keuangan dengan fintech di Jakarta, Selasa (5/2/2019). KOMPAS.com/AMBARANIE NADIAKetua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso saat menjadi pembicara di acara meningkatkan inklusi keuangan dengan fintech di Jakarta, Selasa (5/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso mengatakan, pertumbuhan kredit masih melemah meski kinerja intermediasi tumbuh di level 0,12 persen secara tahunan pada September 2020.

Pelemahan penyaluran kredit terutama terlihat di kelompok bank umum swasta nasional. Namun, posisinya sudah lebih baik dibanding Agustus 2020.

"Meski kredit tumbuh melambat, secara bulanan (month to month/mtm) naik 0,16 persen, terutama ditopang kredit BUMN. sedangkan kredit bank swasta masih terkontraksi 0,27 persen (mtm)," kata Wimboh dalam konferensi pers Perkembangan Sektor Jasa Keuangan, Senin (2/11/2020).

Baca juga: OJK Minta Perusahaan Asuransi Waspadai Lonjakan Premi Asuransi Kredit

Berdasarkan kategori BUKU, kredit di kategori BUKU II dan BUKU IV dengan porsi 68 persen dari total kredit tercatat masih tumbuh positif secara tahunan (year on year/yoy).

Tapi secara bulanan, kredit tumbuh positif di semua kategori kecuali bank BUKU III.

Sementara berdasarkan jenis penggunaan kredit, kredit modal kerja masih terkontraksi -2,44 persen (yoy) dan 2,78 persen (ytd). Namun, masih positif sebesar 0,08 persen (mtm).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Wimboh menuturkan, penurunan kredit modal kerja pada September 2020 disebabkan oleh penurunan baki debet KMK beberapa debitur besar.

Dari survei OJK, 60 dari 100 debitur besar mengalami penurunan sebesar 11,6 persen.

"Hal ini bisa dimengerti, karena debitur-debitur besar rata-rata pengusaha komersial ke atas, termasuk korporasi, di mana volume operasinya turun. Akan kembali pulih bila demand yang ada pulih kembali," ungkap Wimboh.

Meski begitu, ada beberapa kredit di beberapa sektor yang mulai tumbuh positif, misalnya kredit investasi tumbuh 4,03 persen (yoy) dan 0,42 persen (ytd).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.