Supaya Tidak "Boncos", Begini Cara Kelola Keuangan untuk Milenial di 2021

Kompas.com - 04/11/2020, 19:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ekonom dari Indef Bhima Yudistira Adhinegara membagikan strategi mengolah keuangan di tahun 2021.

Terutama bagi generasi milenial agar bisa memanfaatkan keuangan yang ada dengan tepat.

Dia menganjurkan, hal pertama yang mesti dilakukan adalah dengan membuat daftar prioritas konsumsi.

"Bikin saja list prioritas dalam pembelian barang bukan berarti berhemat sama sekali kemudian tidak membeli barang. Enggak gitu juga. Tapi yang terpenting adalah bikin prioritas, barang apa yang sebenarnya sesuai kebutuhan," saran Bhima melalui webinar, Rabu (4/11/2020).

Baca juga: BRI Dorong Sektor UMKM Masuk ke Layanan Keuangan Formal

Selanjutnya, Bhima meminta, pastikan barang yang dibeli tersebut menjadi penunjang produktivitas sekaligus dimanfaatkan untuk jangka panjang.

"Apakah barang-barang ini akan bermanfaat tidak dalam jangka pendek. Seperti membeli laptop tadi itu termasuk barang konsumtif. Tapi, laptopnya digunakan bikin startup atau usaha di sosial media, itu bisa jadi barang produktif. Utamakan beli barang yang sifatnya penunjang produktivitas," kata dia.

Bhima juga menyarankan agar generasi milenial berinvestasi. Namun, harus pahami dulu instrumen investasi yang dipilih serta risikonya.

"Jangan takut investasi. Asalkan paham produk dan risikonya," ujar Bhima.

Tips terakhir dari dia adalah mulailah mencoba membangun usaha dari simpanan saat ini.

Meski kondisi pandemi seperti ini, justru menurut dia, merupakan peluang untuk merintis usaha.

"Terakhir pesan saya, ekonomi memang lagi slow down, lagi melambat. Itu memang enggak bisa ditutupi. Tetapi, milenial harus memanfaatkan sisa uang untuk mulai berusaha. Jadi, selalu ada peluang di tengah situasi seperti sekarang," kata dia.

"Yang paling cepat membuat peluang, itu yang paling memenangkan kompetisi ketika ekonomi sudah pulih 100 persen," imbuhnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Usul DPR dan Pengamat agar Penerimaan Negara dari Cukai Rokok Optimal

Ini Usul DPR dan Pengamat agar Penerimaan Negara dari Cukai Rokok Optimal

Whats New
Digiasia dan Reliance Group Kolaborasi Luncurkan ReliPay

Digiasia dan Reliance Group Kolaborasi Luncurkan ReliPay

Whats New
Kembangkan Desa Perikanan Cerdas, KKP Gandeng FAO

Kembangkan Desa Perikanan Cerdas, KKP Gandeng FAO

Rilis
Menteri Investasi Ajak Negara G20 Ambil Peran Pemulihan Ekonomi Global

Menteri Investasi Ajak Negara G20 Ambil Peran Pemulihan Ekonomi Global

Whats New
Jamin Suplai ke Kilang Pertamina, Proyek Pipa Gas Senipah-Balikpapan Dimulai

Jamin Suplai ke Kilang Pertamina, Proyek Pipa Gas Senipah-Balikpapan Dimulai

Whats New
Mendag Zulhas: Saya Sedih Petani Jual Sawit ke Malaysia

Mendag Zulhas: Saya Sedih Petani Jual Sawit ke Malaysia

Whats New
Tips Berburu Barang Elektronik Idaman ala Aulion di Puncak Kampanye Shopee 7.7 Mega Elektronik Sale

Tips Berburu Barang Elektronik Idaman ala Aulion di Puncak Kampanye Shopee 7.7 Mega Elektronik Sale

Whats New
IHSG dan Rupiah Kompak Ditutup Melemah

IHSG dan Rupiah Kompak Ditutup Melemah

Whats New
Pelemahan Rupiah akan Berlanjut Sampai Rp 16.000, Ini Pemicunya

Pelemahan Rupiah akan Berlanjut Sampai Rp 16.000, Ini Pemicunya

Whats New
Pengusaha Pusat Belanja Sarankan Pemerintah Melonggarkan Syarat Vaksinasi Booster

Pengusaha Pusat Belanja Sarankan Pemerintah Melonggarkan Syarat Vaksinasi Booster

Whats New
Mendag Zulhas: 3 Minggu Saya Menjabat, Harga Bahan Pokok Alami Tren Penurunan

Mendag Zulhas: 3 Minggu Saya Menjabat, Harga Bahan Pokok Alami Tren Penurunan

Whats New
Kunjungi Kemendagri, BPH Migas Minta Adanya Pengawasan Distribusi BBM Subsidi

Kunjungi Kemendagri, BPH Migas Minta Adanya Pengawasan Distribusi BBM Subsidi

Rilis
Dapat Pendanaan Baru, Health Insurtech Rey Target Raih Gross Premi 1 Juta Dollar AS

Dapat Pendanaan Baru, Health Insurtech Rey Target Raih Gross Premi 1 Juta Dollar AS

Whats New
Pensiunan TNI dan Polri Bisa Lapor SPTB secara Online Pakai ASABRI Mobile

Pensiunan TNI dan Polri Bisa Lapor SPTB secara Online Pakai ASABRI Mobile

Whats New
Subsidi Perumahan Rp 19,1 Triliun, Sri Mulyani: Angkanya Tidak Kecil, APBN Bekerja Keras

Subsidi Perumahan Rp 19,1 Triliun, Sri Mulyani: Angkanya Tidak Kecil, APBN Bekerja Keras

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.