Menteri Teten: UMKM Digital Produktif Kunci Pemulihan Ekonomi Indonesia

Kompas.com - 06/11/2020, 12:45 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam acara webinar ?Omnibus Law Beban/Berkah bagi Rakyat?, Rabu (28/10/2020). (Dok: Kemenpora) Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam acara webinar ?Omnibus Law Beban/Berkah bagi Rakyat?, Rabu (28/10/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki mengatakan salah satu kunci produktivitas dan pertumbuhan UMKM adalah dengan berinovasi.

Dia menyebutkan, cara ini penting dilakukan untuk mengetahui potensi yang dimiliki, sehingga bisa mendorong inovasi yang tepat di masa pandemi.

"Banyak di antaranya yang tidak mampu bertahan, oleh sebab itu para UMKM harus berinovasi agar usahanya bisa kembali berakitivitas," ujarnya mengutip siaran resminya, Jumat (6/11/2020).

Baca juga: Tren Belanja Online Bisa Jadi Peluang UMKM

Menurut Teten, UMKM yang mampu bertahan adalah mereka yang mampu beradaptasi dan berinovasi dalam mengembangkan produk/ jasanya, serta UMKM yang terhubung dengan ekosistem digital.

Oleh sebab itu, pemerintah melalui Kemenkop UKM berupaya untuk memastikan berjalannya roda ekonomi dan aktivitas usaha pelaku UMKM, dengan menghubungkan ke ekosistem digital serta beradaptasi dengan tren pasar dan inovasi proses bisnis.

"UMKM digital produktif merupakan kunci pemulihan ekonomi. Tercatat setidaknya sejak pandemi terjadi, penjualan di e-commerce naik 26 persen dan mencapai 3,1 juta transaksi per hari. Namun demikian angka awal 2020 pemerintah mendata baru 8 juta UMKM hadir dalam platform digital atau 13 persen dari total populasi UMKM," ungkapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Asosiasi UMKM: UU Cipta Kerja Buka Kesempatan Besar bagi Usaha Mikro, tetapi...

Dia mengakui, saat ini pemerintah juga tengah menggenjot transformasi digital UMKM yang saat ini upaya tersebut telah membuahkan hasil seperti melalui Gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI).

Melalui gerakan ini, seluruh elemen pemerintah telah bersinergi menghadirkan pelaku UMKM dalam ekosistem digital. Saat ini, disebutkan dia, ada sebanyak 10.255.711 pelaku UMKM atau 16 persen yang telah memanfaatkan platform digital.

"Angka ini telah melampaui target yang ditetapkan pak Presiden Joko Widodo yaitu penambahan 2 juta pelaku usaha di 2020," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.