Manfaatkan Biden Effect, Investor Bisa Panen Cuan di Perdagangan Emas

Kompas.com - 09/11/2020, 19:46 WIB
Ilustrasi emas. SHUTTERSTOCKIlustrasi emas.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur PT Solid Gold Berjangka, Dikki Soetopo mengatakan, ini saatnya pasar mengambil momentum "Biden effect" di perdagangan emas.

Pasalnya kemenangan Joe Biden dari Partai Demokrat sebagai Presiden AS menggantikan petahana Donald Trump membuat sentimen pasar membaik.

Hal tersebut tercermin dari reli pemelahan indeks Dollar AS (DXY) di awal sesi pembukaan perdagangan pada hari Senin (09/11/2020) ini yang turun hingga -0.07 persen.

"Tentu hal ini sektor investasi saham dan emas melanjutkan penguatan," kata Dikki dalam siaran pers, Senin (9/11/2020).

Baca juga: Efek Biden Bikin Rupiah Melambung Lagi, Tembus Rp 14.065 per Dollar AS

Dikki menuturkan, momentum penguatan harga emas dan Indeks Hang Seng di bulan November ini disambut oleh hari raya festival Diwali.

Festival membuat makin berkilaunya emas seiring volume permintaan pasar terhadap aset safe haven seperti emas meningkat dan banyak diburu oleh para investor pada momen tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Saat ini para investor sedang memantau tindakan dari Partai Republik Donald Trump. Hal tersebut sedikit memicu kecemasan para investor terhadap masa pelantikan Joe Biden sebagai Presiden AS,” kata Dikki.

Dikki mengungkap, dengan kondisi yang mulai memanas di Amerika Serikat, investor sebaiknya masuk ke instrumen perdagangan emas.

Sebab, menangnya Joe Biden akan meloloskan stimulus jumbo yang pernah direncanakan senilai 2.2 triliun dollar AS.

Hal ini akan memicu naiknya inflasi di negeri Paman Sam.

"Harga emas yang dianggap sebagai aset lindung nilai (hedging) menjadi koleksi yang paling pas bagi para investor yang bertujuan mencari instrumen investasi yang aman di kala peningkatan inflasi," ucap Dikki.

Di sisi lain, harga emas berpotensi menjadi primadona di pasar global, khususnya di momen festival Diwali dan moment perayaan imlek yang sudah di depan mata.

Baca juga: Airlangga Harap Kemenangan Joe Biden Beri Ketenangan Pasar Global

Hal ini akan meningkatkan volume permintaan pasar di bursa.

“Menurut historikal data, di momen jelang Diwali harga emas rata-rata mencetak kenaikan hingga 1.57 persen (year on year/yoy) atau di kisaran 40 poin ke atas, sedangkan HKK rata-rata mencetak rekor kenaikan hingga 3.56 persen atau 1.219 poin jelang moment diwali (year on year),” tandas Dikki.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.