Mandiri Syariah Luncurkan Tabungan Bisnis

Kompas.com - 14/11/2020, 11:00 WIB
Petugas Bank Mandiri Syariah melayani calon jemaah haji melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaran Ibadah Haji (BPIH) di Kantor Cabang Mandiri Syariah Area Bekasi, di Bekasi, Jawa Barat, Senin (16/4/2018). ANTARA/Risky AndriantoPetugas Bank Mandiri Syariah melayani calon jemaah haji melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaran Ibadah Haji (BPIH) di Kantor Cabang Mandiri Syariah Area Bekasi, di Bekasi, Jawa Barat, Senin (16/4/2018).
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) meluncurkan produk baru bernama Tabungan Bisnis yang ditujukan bagi para pengusaha.

Kemunculan produk ini diharapkan dapat menarik potensi nasabah yang berasal dari kalangan pebisnis baik skala  besar, menengah, kecil hingga mikro.

Direktur Distribusi dan Sales Mandiri Syariah Anton Sukarna mengatakan, pandemi Covid-19 saat ini menjadi tantangan bagi banyak pihak termasuk para pebisnis, terutama UKM sebagai bagian dari motor penggerak roda perekonomian nasional.

Tabungan Bisnis Mandiri Syariah diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pengusaha di Indonesia yang mempunyai mobilitas dan aktivitas padat, kebutuhan limit transaksi yang relatif besar, tuntutan transaksi secara serentak," kata Anton dalam siaran pers Jumat (13/11/2020).

Baca juga: Ini Jadwal Baru Pelaporan Transaksi Efek di Sistem PLTE

Tabungan Bisnis merupakan jenis tabungan yang diperuntukkan bagi pengusaha baik perorangan maupun non perorangan. Dengan menggunakan tabungan bisnis, pengelolaan keuangan disebut akan lebih terukur.

Selain itu, ada berbagai tawaran menarik seperti, free biaya transfer RTGS, SKN, titipan kliring via teller dan net banking, kemudahan transaksi via e-channel yakni Mandiri Syariah mobile, internet banking, Mandiri Syariah debit, dan kemudahan dalam pengelolaan bisnis dengan limit transaksi yang besar.

Tidak hanya itu, untuk menambah kemudahan nasabah, Mandiri Syariah juga telah melakukan inovasi fitur di Internet Banking diantaranya SMS token untuk nasabah perusahaan, transfer terjadwal, notifikasi QRIS BSM net banking dan web responsif.

" Tabungan bisnis juga memudahkan pengusaha untuk melakukan pengecekan bukti pembayaran dan pelacakan (tracing) transaksi dan dana karena dilengkapi fitur deskripsi yang informatif di rekening koran," kata dia.

Baca juga: BEI Cetak Rekor Frekuensi Transaksi Harian Tertinggi

Sebagai informasi, hingga kuartal III-2020, jumlah rekening nasabah Mandiri Syariah mencapai lebih dari 9 juta dengan komposisi 16 peraen adalah pengusaha.

Hingga September 2020 Mandiri Syariah mencatat Dana Pihak Ketiga (DPK) di angka Rp 106,12 triliun, naik 17,26 persen dari Rp 90,49 triliun per September 2019.

Pertumbuhan dana tabungan nasabah sebesar 19,12 persen YoY menjadi Rp 44,77 triliun dan menjadikan porsi CASA mencapai hingga 59,22 persen dari total DPK.

“Ke depan kami akan terus berkomitmen melakukan pengembangan dan peningkatan kualitas produk layanan berdasar kebutuhan nasabah (customer centric)," ucap Anton.

Baca juga: Menaker: Jangan Mudah Terbujuk Rayu Manis Calo



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bank Mandiri Berencana Terbitkan Green Bonds 300 Miliar Dollar AS Tahun Ini

Bank Mandiri Berencana Terbitkan Green Bonds 300 Miliar Dollar AS Tahun Ini

Whats New
Terapkan Merit Sistem dan Reformasi Birokrasi, Kemnaker Raih Predikat “Baik” dari KASN

Terapkan Merit Sistem dan Reformasi Birokrasi, Kemnaker Raih Predikat “Baik” dari KASN

Rilis
Pertama Kali, Kapal Tol Laut Bersandar di Pelabuhan Depapre

Pertama Kali, Kapal Tol Laut Bersandar di Pelabuhan Depapre

Rilis
Kemenaker Targetkan 500.000 Tenaga Kerja Terampil Dukung 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas

Kemenaker Targetkan 500.000 Tenaga Kerja Terampil Dukung 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas

Whats New
Indonesia Produsen Kopi Terbesar ke-4 di Dunia, tetapi Ekspornya Kalah dari Swiss

Indonesia Produsen Kopi Terbesar ke-4 di Dunia, tetapi Ekspornya Kalah dari Swiss

Whats New
Meterai Rp 10.000 Sudah Didistribusikan, Begini Tampilannya

Meterai Rp 10.000 Sudah Didistribusikan, Begini Tampilannya

Rilis
Diminta BI Turunkan Suku Bunga, Ini Respons Bank Mandiri

Diminta BI Turunkan Suku Bunga, Ini Respons Bank Mandiri

Whats New
Ada Rencana Bangun Bank Digital, Bank Mandiri Pilih Jalur Organik

Ada Rencana Bangun Bank Digital, Bank Mandiri Pilih Jalur Organik

Whats New
LPS: Suku Bunga Simpanan Perbankan Diproyeksi Terus Turun

LPS: Suku Bunga Simpanan Perbankan Diproyeksi Terus Turun

Whats New
Sandiaga: Rp 150 Triliun Keluar RI Tiap Tahun karena Kita Asyik Berlibur ke Negara Lain

Sandiaga: Rp 150 Triliun Keluar RI Tiap Tahun karena Kita Asyik Berlibur ke Negara Lain

Whats New
Bank Mandiri Perkirakan 10-11 Persen Debitur Restrukturisasi Gagal Bayar

Bank Mandiri Perkirakan 10-11 Persen Debitur Restrukturisasi Gagal Bayar

Whats New
Lewat Platform Ini, UMKM Bisa Belajar Mengembangkan Bisnis Secara Digital

Lewat Platform Ini, UMKM Bisa Belajar Mengembangkan Bisnis Secara Digital

Whats New
Konsumsi BBM Diproyeksi Turun Terus, Ini Strategi Pertamina

Konsumsi BBM Diproyeksi Turun Terus, Ini Strategi Pertamina

Whats New
Erick Thohir Minta Semua Pihak Tinggalkan Ego Sektoral di Tengah Pandemi

Erick Thohir Minta Semua Pihak Tinggalkan Ego Sektoral di Tengah Pandemi

Whats New
Klarifikasi Calon Petahana Dewan Pengawas Soal Dugaan Nepotisme di BPJS Ketenagakerjaan

Klarifikasi Calon Petahana Dewan Pengawas Soal Dugaan Nepotisme di BPJS Ketenagakerjaan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X