IPC Lanjutkan Pembangunan Terminal Kalibaru, Ditargetkan Beroperasi 2023

Kompas.com - 25/11/2020, 18:34 WIB
Buruh melakukan pengerjaan pembangunan Terminal Kalibaru atau yang disebut Terminal New Priok di Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta Utara, Rabu (20/08/2014). WARTA KOTA / ANGGA BHAGYA NUGRAHABuruh melakukan pengerjaan pembangunan Terminal Kalibaru atau yang disebut Terminal New Priok di Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta Utara, Rabu (20/08/2014).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC memastikan akan melanjutkan pembangunan Proyek Terminal Kalibaru.

Direktur Utama IPC, Arif Suhartono menjelaskan, proyek Kalibaru tahap berikutnya mencakup pembangunan New Priok Container Terminal Two (CT2) dan New Priok Container Terminal Three (CT3) serta area untuk Product Terminal 1 (PT1) dan Product Terminal 2 (PT2).

“Pembangunan Terminal Kalibaru tahap selanjutnya meliputi area reklamasi dan breakwater seluas total 178 hektar untuk CT2, CT3, PT1, PT2 serta area pendukung. Pengerjaan proyek rencananya dilanjutkan pada triwulan I tahun 2021," ujar Arif dalam keterangan tertulis, Rabu (25/11/2020).

Baca juga: Ignasius Jonan Diangkat Jadi Komisaris Independen Sido Muncul

"IPC juga telah melakukan Perjanjian Konsesi Terminal Kalibaru dengan pemerintah pada tahun 2015 terkait pengoperasian (Commercial Operation) CT2 dan PT1 untuk mulai beroperasi pada 2023,” tambah dia.

Saat ini, IPC tengah menyelesaikan desain ulang pembangunan Terminal Kalibaru yang ditargetkan selesai pada Januari 2021.

Selanjutnya, IPC akan melakukan proses lelang untuk kontraktor baru sekaligus rencana pemilihan mitra kerjasama khususnya untuk operator CT2.

Seperti halnya CT1 yang kini sudah beroperasi, CT2 dan CT3 juga diproyeksikan memiliki kapasitas peti kemas masing-masing sebanyak 1,5 juta TEUs per tahun.

Kedua terminal peti kemas ini kedepannya juga akan dibangun dengan kedalaman minus 16 sampai 20 meter dari permukaan laut, sehingga bisa memfasilitasi masuknya kapal peti kemas generasi baru dengan kapasitas di atas 10.000 TEUs.

"Keberlanjutan pembangunan Terminal Kalibaru merupakan bagian dari pengembangan hard infrastructure yang terus dilakukan IPC," ujar Arif.

Baca juga: Menaker: 2,1 juta Korban PHK Harusnya Dapat Karpet Merah, Hanya 95.559 yang Lolos Kartu Prakerja!

Lebih lanjut, Arif menyebutkan, untuk kemudahan akses operasional Terminal Kalibaru, IPC akan mengembangkan New Priok East Access (NPEA) sebagai akses masuk melalui pintu timur.

"Akses NPEA akan tersambung dengan Jalan Tol Cibitung-Cilincing (JTCC) yang menghubungkan Pelabuhan Tanjung Priok dengan kawasan industri di timur Jakarta," ucap Arif.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X