Kredit Perbankan Diproyeksi Tumbuh 5 Persen di 2021

Kompas.com - 21/12/2020, 21:32 WIB
Ilustrasi Thinkstockphotos.comIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kredit industri perbankan di Indonesia diproyeksi tumbuh 5 persen pada tahun depan.

Hal ini seiring dengan perkiraan pulihnya perekonomian nasional di 2021.

"Kredit itu, pertumbuhannya akan berhubungan erat dengan pertumbuhan ekonomi, itu jelas," ujar Ekonom Bank Danamon Wisnu Wardana dalam konferensi pers Economic Outlook 2021 secara virtual, Senin (21/12/2020).

Baca juga: BNI Syariah Luncurkan Kartu Kredit Desain Qanun Aceh, Ini Promo yang Ditawarkan

Wisnu mengatakan, kegiatan ekonomi akan kembali bergeliat di 2021 secara bertahap, sehingga penyaluran kredit pun akan meningkat.

Dengan demikian, ekonomi diperkirakan tumbuh mencapai 3,4 persen.

Sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) pada tahun depan diperkirakan akan tumbuh 4,6 persen.

Sehingga rasio kredit terhadap dana pihak ketiga atau loan to deposit ratio (LDR) perbankan diproyeksi akan naik tipis menjadi sebesar 83,2 persen.

"DPK masih akan sedikit tumbuh karena tahun depan masih ada stimulus dari pemerintah yang akan berjalan, dan di saat yang sama recovery itu akan memunculkan perputaran uang, sehingga deposito akan meningkat tapi enggak terlalu tinggi," jelas Wisnu.

Baca juga: Gaji Rp 3 Jutaan Mau Punya Kartu Kredit? Ini Tips Memilihnya

Terkait kredit bermasalah (non-performing loan/NPL), kata Wisnu, akan mengalami peningkatan tipis seiring dengan langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang akan memperpanjang masa restrukturisasi kredit sampai dengan tahun 2022.

"Dari sisi NPL meskipun ada peningkatan di 2021 tapi enggak akan signifikan, mungkin hanya naik 0,2-0,3 persen dari posisi tahun ini, karena memang programnya kaan selesia di 2022," pungkas Wisnu. 

Adapun untuk tahun 2020 diperkirakan pertumbuhan kredit industri perbankan minus 1,7 persen, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang diproyeksi minus 1,8 persen.

Sementara DPK diperkirakan akan tumbuh 10,9 persen di keseluruhan tahun 2020. Dengan demikian, LDR perbankan diproyeksi bakal sebesar 83 persen.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Apa Itu APBD, Fungsi, dan Tujuan Pembuatannya

Mengenal Apa Itu APBD, Fungsi, dan Tujuan Pembuatannya

Whats New
Apa Itu APBN: Definisi, Fungsi, dan Tujuan Penyusunannya

Apa Itu APBN: Definisi, Fungsi, dan Tujuan Penyusunannya

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Sulitnya Adopsi Kucing | Ketika Kucing Susah Makan | Memberi Kenyamanan untuk Kucing di Rumah

[KURASI KOMPASIANA] Sulitnya Adopsi Kucing | Ketika Kucing Susah Makan | Memberi Kenyamanan untuk Kucing di Rumah

Rilis
Peserta Pelatihan Kemenaker Dijanjikan Dapat Modal Usaha dari PNM

Peserta Pelatihan Kemenaker Dijanjikan Dapat Modal Usaha dari PNM

Work Smart
Kemendag Sebut Harga Tahu dan Tempe Masih Stabil di Maret 2021

Kemendag Sebut Harga Tahu dan Tempe Masih Stabil di Maret 2021

Rilis
Dongkrak Bisnis Kargo, AP I Gandeng Asosiasi Logistik

Dongkrak Bisnis Kargo, AP I Gandeng Asosiasi Logistik

Rilis
Mulai Berlaku Hari ini, Simak Ketentuan Diskon PPN Rumah

Mulai Berlaku Hari ini, Simak Ketentuan Diskon PPN Rumah

Whats New
Curah Hujan Tinggi dan Banjir Jadi Ancaman Produksi Padi di 2021

Curah Hujan Tinggi dan Banjir Jadi Ancaman Produksi Padi di 2021

Whats New
Sanksi Pidana Penggunaan Lahan di Kawasan Hutan Diganti Denda Administratif, Ini Respons Asosiasi Sawit

Sanksi Pidana Penggunaan Lahan di Kawasan Hutan Diganti Denda Administratif, Ini Respons Asosiasi Sawit

Whats New
Sri Mulyani Gelontorkan Rp 7,99 Triliun Untuk Diskon PPnBM Mobil dan PPN Properti

Sri Mulyani Gelontorkan Rp 7,99 Triliun Untuk Diskon PPnBM Mobil dan PPN Properti

Whats New
Petani Sawit: PP Kehutanan Terbaru Bakal Ganggu Produksi Biodiesel

Petani Sawit: PP Kehutanan Terbaru Bakal Ganggu Produksi Biodiesel

Whats New
Rumah Seharga Rp 2 Miliar Hingga Rp 5 Miliar Dapat Diskon PPN 50 Persen

Rumah Seharga Rp 2 Miliar Hingga Rp 5 Miliar Dapat Diskon PPN 50 Persen

Whats New
OJK Temukan 51 Pinjol Ilegal, Ini Daftarnya

OJK Temukan 51 Pinjol Ilegal, Ini Daftarnya

Whats New
Pemerintah Lelang SUN Besok, Ini Imbal Hasil yang Ditawarkan

Pemerintah Lelang SUN Besok, Ini Imbal Hasil yang Ditawarkan

Earn Smart
Menkop UKM Dorong Pemberdayaan Tambak Udang Melalui Koperasi dan Kemitraan

Menkop UKM Dorong Pemberdayaan Tambak Udang Melalui Koperasi dan Kemitraan

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X