Usai Dilantik, Sandiaga Uno dan M Luthfi Langsung Berkoordinasi dengan Erick Thohir

Kompas.com - 23/12/2020, 16:14 WIB
Koordinasi langsung di dilakukan setelah pelantikan antara Menteri Perdagangan, Menteri Parawisata , Kepala BKPM dan Kementerian BUMN untuk percepatan investasi, menjaga pertumbuhan ekonomi, dan pembukaan lapangan kerja. Dok Kementerian BUMNKoordinasi langsung di dilakukan setelah pelantikan antara Menteri Perdagangan, Menteri Parawisata , Kepala BKPM dan Kementerian BUMN untuk percepatan investasi, menjaga pertumbuhan ekonomi, dan pembukaan lapangan kerja.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bertemu dengan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, Menteri Parawisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno serta Menteri Perdagangan Muhammad Luthfi.

Pertemuan tersebut berlangsung pada Rabu (23/12/2020) usai Sandiaga Uno dan M Luthfi dilantik Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan.

“Koordinasi langsung di dilakukan setelah pelantikan antara Menteri Perdagangan, Menteri Parawisata , Kepala BKPM dan Kementerian BUMN untuk percepatan investasi, menjaga pertumbuhan ekonomi dan pembukaan lapangan kerja,” ujar Erick dalam keterangannya Rabu.

Baca juga: Pengusaha Taruh Banyak Harapan ke Mendag Lutfi

Sebagai informasi, Erick, Sandiaga, dan Lutfi sudah menjalin persahabatan sejak dahulu. Bahkan, sebelum dilantik, Erick sempat mengunggah foto dirinya bersama Sandiaga Uno, istri Sandiaga, Nur Asia Uno dan M Luthfi.

Foto tersebut nampak diambil saat mereka berada di luar negeri dan saat masih muda. Namun, di foto tersebut tak terdapat Bahlil Lahadalia.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengunggah foto saat dirinya bersama Sandiaga Uno dan Muhammad Luthfi.

Dalam unggahan Erick, nampak foto tersebut diambil saat ketiganya masih muda. Di dalam keterangan fotonya pun Erick menyebut ketiganya merupakan teman “nongkrong” bareng.

“Kayaknya asik nih recreate foto ini bareng bang @sandiuno dan Mas Lutfi? Dulu nongkrong bareng, berkarya bareng, sekarang bareng-bareng membantu pak @jokowi,” tulis Erick dalam akun Instagramnya, @erickthohir, Selasa (22/12/2020).

Foto Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat bersama Sandiaga Uno dan Muhammad LuthfiInstagram Erick Thohir Foto Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat bersama Sandiaga Uno dan Muhammad Luthfi

Sandiaga merupakan politikus Partai Gerindra, mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, dan juga bekas pesaing Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam Pemilu 2019.

Sandiaga akan menggantikan Wishnutama Kusubandio yang dilantik sebagai Menparekraf oleh Jokowi pada 23 Oktober 2019 lalu.

Sementara Muhammad Lutfi pernah menjadi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Pria kelahiran 16 Agustus 1969 itu juga pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan di masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 2014

Selain itu, Muhammad Lutfi merupakan Duta Besar Indonesia untuk Jepang sejak 2010 hingga 2013.

Terakhir, ia menjabat sebagai Duta Besar untuk Amerika Serikat pada September lalu.

Baca juga: Curhat Sandiaga Uno: Tugas sebagai Menparekraf Teramat Berat



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Antigen Bekas, Erick Thohir Murka hingga Pegawai dan Direksi Kimia Farma Diagnostika Dipecat

Kasus Antigen Bekas, Erick Thohir Murka hingga Pegawai dan Direksi Kimia Farma Diagnostika Dipecat

Whats New
Bitcoin hingga Dogecoin Terjun Bebas, Ini 10 Aset Kripto Paling Cuan Dalam Sepekan

Bitcoin hingga Dogecoin Terjun Bebas, Ini 10 Aset Kripto Paling Cuan Dalam Sepekan

Earn Smart
[POPULER MONEY] Erick Thohir Pecat Direksi Kimia Farma Diagnostika | Sanksi bagi Leasing yang Asal Tarik

[POPULER MONEY] Erick Thohir Pecat Direksi Kimia Farma Diagnostika | Sanksi bagi Leasing yang Asal Tarik

Whats New
Hindari Penumpukan di Bakauheni, Menhub Minta Masyarakat Tes Antigen Mandiri

Hindari Penumpukan di Bakauheni, Menhub Minta Masyarakat Tes Antigen Mandiri

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Hal-hal yang Perlu Diketahui dari Periset

[KURASI KOMPASIANA] Hal-hal yang Perlu Diketahui dari Periset

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Jelajah Masjid-masjid yang Memesona di Indonesia

[KURASI KOMPASIANA] Jelajah Masjid-masjid yang Memesona di Indonesia

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Membeli Smartphone yang Sedang Tren? Tidak Masalah, Asal Sesuai dengan Fungsi dan Budget

[KURASI KOMPASIANA] Membeli Smartphone yang Sedang Tren? Tidak Masalah, Asal Sesuai dengan Fungsi dan Budget

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Kiat-kiat Ketika Menawar | Belanja Jadi Self Reward | Mendalami Prinsip Minimalis

[KURASI KOMPASIANA] Kiat-kiat Ketika Menawar | Belanja Jadi Self Reward | Mendalami Prinsip Minimalis

Rilis
Rombak Jajaran Direksi, Kimia Farma Diagnostika Fokus Benahi Internal

Rombak Jajaran Direksi, Kimia Farma Diagnostika Fokus Benahi Internal

Whats New
Pemerintah Masih Terima Aduan THR hingga 20 Mei 2021

Pemerintah Masih Terima Aduan THR hingga 20 Mei 2021

Whats New
Harga Vaksin Gotong Royong Rp 321.660 Per Dosis, Pengusaha: Kami Bisa Menerimanya

Harga Vaksin Gotong Royong Rp 321.660 Per Dosis, Pengusaha: Kami Bisa Menerimanya

Whats New
Peredaran Uang Tunai Selama Lebaran Capai Rp 154,5 Triliun

Peredaran Uang Tunai Selama Lebaran Capai Rp 154,5 Triliun

Whats New
Profil Kimia Farma Diagnostik, Cucu BUMN yang Semua Direksinya Dipecat

Profil Kimia Farma Diagnostik, Cucu BUMN yang Semua Direksinya Dipecat

Whats New
Simak Tips Menata Kembali Keuangan Setelah Lebaran

Simak Tips Menata Kembali Keuangan Setelah Lebaran

Spend Smart
Bayar Denda ke Pemerintah China, Alibaba Rugi Rp 12,01 Triliun

Bayar Denda ke Pemerintah China, Alibaba Rugi Rp 12,01 Triliun

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X