Pendiri dan Mantan Bos Besar Freeport Jim Bob Moffett Meninggal Dunia

Kompas.com - 10/01/2021, 14:35 WIB
Pemandangan area tambang Grasberg Mine di Kabupaten Mimika, Papua, yang dikelola oleh PT Freeport Indonesia, Minggu (15/2). Lubang menganga sedalam 1 kilometer dan berdiameter sekitar 4 kilometer itu telah dieksploitasi Freeport sejak 1988. Hingga kini, cadangan bijih tambang di Grasberg Mine tersisa sekitar 200 juta ton dan akan benar-benar habis pada 2017 nanti.

Kompas/Aris Prasetyo (APO)
15-02-2015     ARIS PRASETYOPemandangan area tambang Grasberg Mine di Kabupaten Mimika, Papua, yang dikelola oleh PT Freeport Indonesia, Minggu (15/2). Lubang menganga sedalam 1 kilometer dan berdiameter sekitar 4 kilometer itu telah dieksploitasi Freeport sejak 1988. Hingga kini, cadangan bijih tambang di Grasberg Mine tersisa sekitar 200 juta ton dan akan benar-benar habis pada 2017 nanti. Kompas/Aris Prasetyo (APO) 15-02-2015

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu dari pendiri sekaligus mantan CEO Freeport McMoran Inc, Jim Bob Moffet, meninggal dunia akibat penyakit komplikasi.

Dikutip dari Nola, Minggu (10/1/2021), selama puluhan tahun Jim Bob Moffet harus bergelut dengan penyakit parkinson. Saat meninggal, pria berusia 82 tahun itu juga diketahui positif terpapar virus corona (Covid-19).

Ia lahir di Houma, di Negara Bagian Louisiana pada tahun 1938. Setelah kedua orang tuanya bercerai, ia ikut ibunya pindah ke Houston.

Di sana, Jim Bob Moffet sempat berkuliah di University of Texas dengan beasiswa olahraga. Sosoknya dikenal luas sebagai ahli geologi dan perminyakan.

Baca juga: Freeport: Pembahasan Kerjasama dengan Tsingshan Terbuka, Proyek Smelter Gresik Lanjut

Tahun 1969, ia kembali ke kampung halamannya di Lousiana dan mulai terjun dalam bisnis pertambangan bersama dengan rekannya Ken McWilliams dan BM Rankin. Dia menjadi salah satu perintis bisnis raksasa tambang Freeport.

Freeport sendiri awalnya merupakan perusahaan minyak dan gas yang berpusat di New York. Berselang beberapa tahun kemudian, Jim Bob Moffet ingin perusahaan tersebut berkantor pusat di New Orleans karena lebih dekat dengan ladang minyak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perusahaan terus berkembang menjadi perusahaan tambang raksasa. Belakangan, bisnis tambang emas dan tembaga Freeport justru lebih banyak menyumbang pundi pendapatan, dengan tambang terbesarnya berada di Papua, Indonesia.

Pada tahun 2007, perusahaan tersebut melakukan merger dengan McMoran dan kantornya berpindah ke Phoenix. Ia kemudian mengundurkan diri dari perusahaan pada tahun 2015.

Usai pensiun, aktivitas Jim Bob Moffet lebih banyak dihabiskan dalam berbagai kegiatan amal. Ia dikenal sebagai filantropis yang menyumbangkan jutaan dollar AS untuk perpustakaan, pembangunan taman, hingga opera.

Baca juga: Perusahaan China Rayu Freeport Bangun Smelter di Halmahera

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.