Impor Barang Konsumsi Melonjak, Terbesar Bawang Putih dan AC dari China

Kompas.com - 15/01/2021, 13:11 WIB
Ilustrasi bawang putih. SHUTTERSTOCKIlustrasi bawang putih.

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pada bulan Desember 2020 terjadi peningkatan impor sebesar 14 persen menjadi 14,44 miliar dollar AS.

Kepala Badan Pusat Statisktik Suhariyanto mengatakan, kenaikan impor terlihat dari peningkatan jumlah impor barang berdasarkan penggunaannya.

Terutama untuk barang konsumsi, yang di akhir tahun mengalami kenaikan hingga 31,89 persen (month to month/mtm). Pada bulan Desember, nilai impor konsumsi mencapai 1,72 miliar dollar AS.

"Beberapa komoditas yang mengalami peningkatan impor cukup besar pertama bawang putih dari China, kemudian mesin AC untuk cooling capacity dari China," ucap Suhariyanto dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (15/1/2021).

Baca juga: Demi Tahu Tempe, Indonesia Bakal Impor 2,6 Juta Ton Kedelai

Selain itu, ada pula impor buah-buahan seperti jeruk mandarin dan apel segar dari China dan daging boneless dalam bentuk frozen dari India.

Suhariyanto pun mengatakan, peningkatan barang konsumsi terjadi lantaran pada bulan Desember ada libur panjang perayaan Natal dan tahun baru.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sementara secara year on year, impor konsumsi naik 3,87 persen," ujar Suhariyanto.

Untuk impor bahan baku atau penolong, pada bulan Desember mencapai 10,19 miliar dollar AS.

Nilai tersebut tumbuh 14,15 persen secara bulanan, namun turun 2,02 persen secara bulanan.

Sementara untuk barang modal nilainya mencapai 2,53 miliar dollar AS atau tumbuh 3,89 persen secara bulanan. Adapun secara tahunan, nilai barang modal tersebut tumbuh 3,17 persen.

"Barang modalnya juga month to month naik 3,89 persen, di sana ada berbagai perlengkapan mesin impor dari berbagai negara, dari Italia dan Korea Selatan," jelas Suhariyanto.

Baca juga: Pasokan Listrik Melimpah, Kenapa RI Impor dari Malaysia?



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PT KAI Gandeng PT INTI Implementasikan Sistem Kontrol Kereta Terpusat

PT KAI Gandeng PT INTI Implementasikan Sistem Kontrol Kereta Terpusat

Whats New
IHSG Ditutup Merah, Rupiah Menguat Tipis

IHSG Ditutup Merah, Rupiah Menguat Tipis

Whats New
Canda Erick Thohir: Jadi Menteri BUMN Harus Tahan Panas sebab Kursinya Itu Panas

Canda Erick Thohir: Jadi Menteri BUMN Harus Tahan Panas sebab Kursinya Itu Panas

Whats New
Sri Mulyani: Devisa Sektor Pariwisata Sama Besarnya dengan Devisa Kelapa Sawit

Sri Mulyani: Devisa Sektor Pariwisata Sama Besarnya dengan Devisa Kelapa Sawit

Whats New
Balada Impor Garam di 2 Periode Jokowi

Balada Impor Garam di 2 Periode Jokowi

Whats New
Menperin Agus: Pemberlakuan IOMKI Dorong Kontribusi Pertumbuhan Sektor Industri

Menperin Agus: Pemberlakuan IOMKI Dorong Kontribusi Pertumbuhan Sektor Industri

Whats New
OJK Tutup 425 Penyelenggara Investasi dan 1.500 Fintech P2P Lending Ilegal

OJK Tutup 425 Penyelenggara Investasi dan 1.500 Fintech P2P Lending Ilegal

Whats New
Bulu Mata Palsu Asal Purworejo Mendunia, Diekspor hingga ke AS

Bulu Mata Palsu Asal Purworejo Mendunia, Diekspor hingga ke AS

Whats New
Luhut Minta Kepala Daerah Hadirkan Produk dan Layanan Premium

Luhut Minta Kepala Daerah Hadirkan Produk dan Layanan Premium

Whats New
Salah Satu Jenis Strategi Investasi, Apa Itu Dollar Cost Averaging?

Salah Satu Jenis Strategi Investasi, Apa Itu Dollar Cost Averaging?

Earn Smart
6 Perempuan Muda Ini Bakal 'Ambil Alih' Jabatan Erick Thohir

6 Perempuan Muda Ini Bakal "Ambil Alih" Jabatan Erick Thohir

Whats New
Antisipasi Keputusan The Fed, Manajer Investasi Ubah Racikan Portofolio Aset Investasi

Antisipasi Keputusan The Fed, Manajer Investasi Ubah Racikan Portofolio Aset Investasi

Whats New
Jangkau Segmen Ultramikro, Bank Mandiri Ingin Geser Peran Rentenir yang Memberatkan

Jangkau Segmen Ultramikro, Bank Mandiri Ingin Geser Peran Rentenir yang Memberatkan

Whats New
Ada Larangan, Platform Aset Kripto Dunia Mulai Tutup Pendaftaran Akun Pengguna Asal China

Ada Larangan, Platform Aset Kripto Dunia Mulai Tutup Pendaftaran Akun Pengguna Asal China

Whats New
Anggaran Sektor Pariwisata Dipangkas untuk Penanganan Pandemi

Anggaran Sektor Pariwisata Dipangkas untuk Penanganan Pandemi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.