Gandeng Perhutani dan PTPN III, PLN Genjot Penggunaan Biomassa di PLTU

Kompas.com - 22/01/2021, 18:30 WIB
Petugas PLN saat mengecek kondisi pembangkit PLTU Air Anyir, Bangka. KOMPAS.com/HERU DAHNURPetugas PLN saat mengecek kondisi pembangkit PLTU Air Anyir, Bangka.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT PLN (Persero) menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Perum Perhutani dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III terkait implementasi co-firing PLTU batubara dengan bahan bakar biomassa.

Direktur Mega Proyek PLN Ikhsan Asaad mengatakan, melalui kerja sama tersebut pihaknya akan mendapatkan pasokan biomassa dari kedua perusahaan pelat merah itu.

"Adapun MOU hari ini, lingkupnya ketersediaan bahan baku yang sustain serta implementasi bahan bakar biomassa," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Jumat (22/1/2021).

Baca juga: Ini Potensi Kerugian Negara Akibat Gempa di Sulbar dan Banjir Kalsel

Lebih lanjut Ikhsan menjelaskan, pelaksanaan co-firing merupakan bentuk komitmen perseroan dalam rangka menggenjot bauran energi baru terbarukan (EBT).

Program substitusi batu bara menjadi biomassa sebagai bahan bakar PLTU itu telah diuji coba sejak 2019 pada 52 lokasi PLTU dengan kapasitas 18.154 MW.

"Sesuai dengan roadmap, co-firing akan diimplementasi secara bertahap, InsyaAllah 100 persen tahun 2024," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan, melalui kerja sama dengan Perhutani dan PTPN III, maka upaya untuk memenuhi target bauran energi EBT 23 persen pada 2025 akan difokuskan pada inisiatif strategis green-booster berupa co-firing biomassa.

"Co-firing biomassa selain dapat memenuhi target bauran energi, juga dapat memenuhi keekonomian penyediaan tenaga listrik dan dilakukan dalam waktu yang relatif lebih cepat," ucapnya.

Baca juga: Inkopdit Hadirkan Asuransi Mikro untuk Anggota Koperasi



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X