Penerapan PPKM Mikro Diklaim Berhasil Tekan Laju Penyebaran Covid-19

Kompas.com - 20/02/2021, 14:55 WIB
Ilustrasi Covid-19 SHUTTERSTOCKIlustrasi Covid-19

JAKARTA, KOMPAS.com - Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) menyatakan, penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro selam 5 minggu terakhir telah menunjukan berbagai hasil indikator positif.

Ketua Komite KPCPEN Airlangga Hartarto mengatakan, secara nasional jumlah kasus aktif Covid-19 selama sepekan terakhir mengalami penurunan signifikan, yakni sebesar 17,27 persen.

"Kemudian kita lihat juga tren kasus aktif ini di lima provinsi berhasil diturunkan, yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur," kata Airlangga dalam konferensi pers virtual, Sabtu (20/2/2021).

Baca juga: PPKM Mikro Diberlakukan, Pemerintah Gratiskan Rapid Tes Antigen di Tingkat Desa

Penurunan laju penyebaran virus corona itu juga diikuti dengan meningkatnya jumlah kesembuhan dari Covid-19 di kelima provinsi tersebut.

Indikator positif lainnya ialah, adanya penurunan tingkat keterisian rumah sakit atau bed occupancy ratio (BOR) di seluruh provinsi menjadi di bawah 70 persen.

"Kemudian tren fatality rate juga turun di DKI, Jawa Barat, dan Bali," kata Airlangga.

Terakhir, berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh KPCPEN, tingkat kepatuhan terhadap penerapan protokol kesehatan selama PPKM Mikro pun meningkat menjadi kisaran 87 hingga 88 persen.

Baca juga: Pemberlakuan PPKM, Penumpang Bus di Empat Terminal Ini Mengalami Penurunan

Mengacu pada hasil-hasil tersebut, pemerintah memutuskan untuk menerapkan PPKM Mikro di Jawa dan Bali hingga 8 Maret 2021.

"Karena PPKM termonitor bisa menekan baik itu berbagai kriteria yang ditetapkan untuk menangani pandemi Covid-19," ucap Airlangga.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X