Ini 2 Langkah Darurat Menteri PUPR Tangani Banjir di Bekasi

Kompas.com - 21/02/2021, 10:57 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimoeljono saat menemui wartawan usai memberikan kuliah umum mahasiswa baru program pascasarjana Fakultas Teknik UGM di Grha Sabha Pramana Selasa (27/08/2019) KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAMenteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimoeljono saat menemui wartawan usai memberikan kuliah umum mahasiswa baru program pascasarjana Fakultas Teknik UGM di Grha Sabha Pramana Selasa (27/08/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR), Basuki Hadimuljono, menyiapkan langkah penanganan darurat dan jangka panjang terkait banjir yang melanda Kota Bekasi.

"Ada dua tindakan, pertama dalam satu tahun ini Kementerian PUPR tangani secara sistem sungai/kali Bekasi mulai dari pertemuan Sungai Cikeas dan Cileungsi sampai ke muara sungai Bekasi," terang Basuki dikutip dari Antara, Minggu (21/2/2021).

"Salah satu paketnya sudah terkontrak dan mulai dilaksanakan akhir Februari 2021 ini, Insya Allah 2 tahun selesai," ujar Basuki lagi.

Basuki menyatakan telah melakukan koordinasi yang intensif dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Jawa Barat dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk pelaksanaan normalisasi Kali Bekasi tersebut, utamanya terkait pembebasan lahan.

Baca juga: Jasa Marga: Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 19 Telah Normal


"Total panjang yang akan ditangani 33 km. Kami dari PUPR sudah membuat rencana sistemik menjadi tujuh paket," ungkap Basuki.

Khusus penanganan darurat banjir di Perumahan Pondok Gede Permai, Kementerian PUPR akan menutup tanggul jebol sepanjang 60 meter dengan geobag yang diperkirakan sebanyak 700 buah.

"Saya minta 3 hari selesai pengisian geobag dan dipasang di sini, jadi kalau nanti surut sedikit langsung masuk tidak menunggu kering," ujar Basuki.

Banjir di Pondok Gede Permai terjadi lantaran jebolnya tanggul Kali Bekasi yang berada di dekat perumahan akibat hujan deras yang terjadi pada Sabtu dini hari.

Baca juga: Imbas Banjir, 141 Gardu Distribusi di Jakarta dan Bekasi Masih Dipadamkan

Tercatat setidaknya ada sekitar 700 keluarga yang terdampak banjir di perumahan tersebut dan saat ini tengah dilakukan evakuasi oleh Kepolisian bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Tol terendam banjir

Sementara itu, PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyampaikan kondisi terkini Tol Jakarta-Cikampek (Japek) khususnya di KM 19 telah kembali beroperasi normal setelah genangan air di lokasi tersebut surut.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X