Ini Upaya Pupuk Kaltim Jaga Operasional Tetap Stabil di Masa Pandemi Covid-19

Kompas.com - 04/03/2021, 19:57 WIB
Penyaluran pupuk bersubsidi di Provinsi Gorontalo dipastikan aman oleh PT Pupuk Kaltim, sebanyak 1.309 ton pupuk urea bersubsidi disalurakn ke sejumlah kabupaten di provinsi ini. KOMPAS.COM/ROSYID A AZHARPenyaluran pupuk bersubsidi di Provinsi Gorontalo dipastikan aman oleh PT Pupuk Kaltim, sebanyak 1.309 ton pupuk urea bersubsidi disalurakn ke sejumlah kabupaten di provinsi ini.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pupuk Kaltim mengaku terus berupaya menjaga operasional pabrik agar tetap stabil di tengah pandemi Covid-19 ini.

Perusahaan tersebut merupakan produsen pupuk urea terbesar di Indonesia.

Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi mengatakan, salah satu strategi yang dilakukan agar operasional tetap stabil, yakni dengan menjaga ekosistem dan lingkungan di sekitar perusahaan melalui berbagai upaya pencegahan dan penanganan Covid-19.

Baca juga: Bangun Pabrik Pupuk dari Batu Bara, Casagro Futura Pratama Yakin Hasil Panen Bakal Meningkat

“Kami percaya agar rumah sehat, maka seluruh kampung juga harus sehat, sehingga upaya yang kami lakukan sangat menyeluruh dan optimal mulai dari edukasi, memberikan berbagai bantuan, hingga penegakan keamanan dalam implementasi protokol kesehatan. Berbagai kolaborasi multi-stakeholder mulai dari pejuang medis hingga aparat keamanan, juga menjadi strategi dalam program PKT Proactive Covid-19,” ujar Rachmad dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/3/2021).

Rachmad menambahkan, sejak 2020 lalu pihaknya telah menyediakan mobil sehat untuk tracing contact Covid-19 di wilayah bufferzone, penyerahan ribuan masker kepada aparat di Kalimantan Timur, hingga dukungan penegakan keamanan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis mikro (PPKM Mikro).

Selain itu, pemberdayaan warga sekitar melalui mitra binaan juga menjadi fokus Pupuk Kaltim, agar mereka tetap dapat produktif di tengah pandemi.

Salah satunya melalui program produksi mandiri dari mitra binaan Pupuk Kaltim untuk pembuatan masker dan baju hazmat yang dialokasikan kepada para pejuang medis.

Baca juga: Lewat Pengawasan Ketat, Kementan Lindungi Penerima Pupuk Bersubsidi

“Kesadaran dan kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan juga menjadi kunci untuk turut menekan laju perkembangan Covid-19, sehingga edukasi masyarakat terkait Covid-19 menjadi fokus Pupuk Kaltim di 2021 ini,” kata dia.

Tak hanya itu, lanjut Rachmad, Pupuk Kaltim juga bekerjasama dengan Kostrad memberikan bantuan sebanyak 2.000 paket sembako.

Sebelumnya juga berbagai bantuan penanggulangan Covid-19 sudah disalurkan, mulai dari bahan makanan, suplemen, perlengkapan APD, hingga peningkatan kapasitas puskesmas senilai Rp 840 juta juga telah disalurkan kepada masyarakat, pejuang medis dan instansi di Kota Bontang.

“Walaupun beroperasi di Bontang, semangat serta kontribusi Pupuk Kaltim dalam penanganan Covid-19 dapat dirasakan oleh masyarakat di kota lainnya. Harapan kami semoga kerjasama antar Kostrad dan Pupuk Kaltim dapat berjalan terus secara berkesinambungan untuk  saling membantu dalam rangka mengatasi kesulitan masyarakat di sekitar,” ungkap Pangkostrad, Eko Margiyono.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X