Menaker: Tutup Saja BLK, kalau Malah Menambah Pengangguran

Kompas.com - 05/03/2021, 17:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyatakan akan menghentikan operasional Balai Latihan Kerja (BLK) bila  instansi di bawah kelolaannya itu justru menambah jumlah pengangguran.

Pernyataan ini ia sampaikan kepada Pemerintah Daerah Maluku Utara dan Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kemenaker Budi Hartawan saat melakukan kunjungan kerja, hari ini (5/3/2021).

"Kita tidak ingin alumni pelatihan BLK justru berkontribusi bagi pengangguran baru di Maluku Utara. Kalau itu ceritanya tutup saja BLK Pak Dirjen (Binalattas)," melalui tayangan virtual, Jumat.

Baca juga: 60 Menit Bertemu Sandiaga Uno, Apa yang Dibahas Menaker?

Ida menegaskan, keberadaan BLK adalah untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja industri.

"Kalau BLK ternyata akan melahirkan pengangguran baru enggak usah bangun (BLK) di Sofifi itu Pak Gubernur. Tutup saja BLKnya. Buat apa kalau pelatihan kita lakukan justru malah menambah pengangguran baru," ucap Ida.

Pada kesempatan itu Menaker mengatakan bahwa Maluku Utara merupakan harapan terciptanya lapangan kerja baru. Lantaran daerah bagian Indonesia Timur ini memiliki potensi menarik para investor.

"Saya kira Maluku Utara ini adalah salah satu itu harapan bagi pemerintah Indonesia karena memiliki banyak sekali resources yang dikembangkan yang akan menjadi harapan bagi investasi baru yang pada akhirnya dengan investasi baru akan melahirkan lapangan pekerjaan baru ini menjawab tantangan pengangguran kita," ujar dia.

Baca juga: Menaker: Penyandang Disabilitas Justru Punya Etos Kerja Lebih Tinggi

Sementara untuk mempersiapkan pelatihan vokasi dalam menghadapi proses transformasi ketenagakerjaan akibat pandemi dan revolusi industri 4.0, Kemenaker telah menyusun sejumlah kebijakan.

Hal itu meliputi kebijakan triple skilling, yakni skilling, re-skilling, dan up-skilling bagi pekerja, optimalisasi pemagangan berbasis jabatan, peningkatan soft skill, perubahan kurikulum dan metode yang berfokus pada human digital online serta kolaborasi dengan semua stakeholders, terutama pelaku industri untuk menciptakan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Menurut dia,  sinergi dan kolaborasi antara BLK dan stakeholders, terutama dari dunia usaha dan industri sebagai pengguna tenaga kerja sangat penting. Sebab dengan dilakukannya sinergi, maka dapat dipastikan lulusan pelatihan telah sesuai dengan kebutuhan industri dan lebih mudah terserap.

Baca juga: Menaker Sebut Pembahasan PP Cipta Kerja Tak Bisa Puaskan Semua Pihak

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.