Kompas.com - 09/03/2021, 20:37 WIB
Ilustrasi LinkAja LinkAjaIlustrasi LinkAja

JAKARTA, KOMPAS.com - Gojek resmi menjadi salah satu pemegang saham LinkAja setelah CEO LinkAja Haryati Lawidjaja mengumumkan investasi strategis dari perusahaan penyedia jasa transportasi on demand tersebut.

Dengan investasi ini, dalam penggalangan dana melalui penerbitan saham preferen Seri B, LinkAja saat ini telah mencapai total komitmen lebih dari 100 juta Dollar AS.

Haryati mengatakan, LinkAja akan memperluas opsi metode pembayaran untuk beberapa layanan tertentu di aplikasi Gojek di Indonesia.Dengan begitu, akan memungkinkan para pengguna untuk melakukan pembayaran atas layanan Gojek yang dipilih dengan transaksi melalui aplikasi LinkAja.

“Kami sangat senang Gojek bergabung sebagai pemegang saham kami, menyusul investasi yang dilakukan oleh pemegang saham terkemuka LinkAja lainnya dalam penggalangan dana Seri B. Bergabungnya Gojek sebagai salah satu pemegang saham strategis, akan memberikan akses bagi LinkAja ke ekosistem Gojek untuk dapat mendukung misi LinkAja dalam mempercepat inklusi keuangan di Indonesia,” ujar Haryati dalam keterangan tertulisnya, Selasa (9/3/2021).

Baca juga: PLN Beri Diskon Tambah Daya Listrik, Ini Cara Mendapatkannya

Haryati menambahkan, investasi strategis ini merupakan validasi lebih lanjut atas pertumbuhan dan kemajuan LinkAja sebagai startup yang didirikan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara dalam menjalankan misi untuk mempercepat inklusi keuangan di Indonesia.

“Khususnya bagi masyarakat yang belum memiliki rekening bank dan yang belum sepenuhnya memanfaatkan layanan perbankan, serta para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah. Melalui kemitraan strategis ini, kami berharap dapat memberikan dampak yang lebih besar dan lebih luas bagi perekonomian Indonesia,” kata dia.

Sementara itu, CEO Gojek Andre Soelistyo menjelaskan, Gojek Group memiliki fokus yang mendalam untuk mendukung semua orang di Indonesia dapat menikmati manfaat dari ekonomi digital.

Baca juga: OJK Naikkan Denda Keterlambatan Laporan Keuangan, Ini Rinciannya

Salah satu rencana Gojek yakni meningkatkan inklusi keuangan dengan memberikan akses layanan keuangan seluas-luasnya kepada masyarakat unbanked dan underbanked bersama  LinkAja.

Sebagai dua perusahaan nasional, kolaborasi ini dinilai akan memberi kesempatan untuk menggabungkan kekuatan teknologi dan jangkauan luas dari masing-masing perusahaan. Selain itu, ada peluang bekerja sama untuk meningkatkan penggunaan pembayaran non-tunai.

“Pandemi Covid-19 dan dampaknya yang luas telah menekankan pentingnya pembayaran digital dalam kehidupan kita sehari-hari, yang menjadikan kolaborasi ini sangat tepat waktu. Dengan LinkAja sebagai mitra strategis, kami berharap dapat menjangkau lebih banyak konsumen dan pelaku usaha dengan berbagai skala bisnis, serta memberi mereka tambahan kemudahan dan kenyamanan dalam bertransaksi,” kata Andre.

Baca juga: Ini Alasan Pemerintah Pangkas Diskon Tarif Listrik



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X