Ada Pejabat Dipecat Jokowi Langsung, Luhut: Pertamina Ngawurnya Minta Ampun

Kompas.com - 09/03/2021, 19:25 WIB
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memimpin rakor pembahasan program Perhutanan Sosial dan Food Estate secara virtual, Kamis (14/1/2021). Dokumentasi Humas Kemenko MarvesMenteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memimpin rakor pembahasan program Perhutanan Sosial dan Food Estate secara virtual, Kamis (14/1/2021).


JAKARTA, KOMPAS.com – Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkap ada pejabat PT Pertamina (Persero) yang dipecat langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Luhut menjelaskan kronologi pemecatan ini terjadi karena yang bersangkutan sudah keterlaluan dalam mengambil kebijakan di Pertamina.

“Ada pejabat tinggi Pertamina itu kemarin dipecat presiden langsung,” kata Luhut dalam Rakernas Penguatan Ekosistem Inovasi Teknologi BPPT 2021 yang disiarkan melalui Youtube BPPT TV, Selasa (9/3/2021).

Pemecatan ini terkait dengan penggunaan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) pada proyek Pertamina. Proyek yang dimaksud terutama terkait pipa Pertamina.

“Bikin pipa, tadi Pertamina. Pertamina itu ngawurnya minta ampun. Masih impor pipa padahal bisa dibuat di Indonesia. Bagaimana itu,” tandasnya.

Hanya saja, Luhut tidak menjelaskan lebih rinci siapa pejabat yang dimaksud. Luhut tak menyebut nama pejabat yang dipecat langsung oleh Jokowi.

Baca juga: Luhut: Jangan Semua Impor

“Bapak sudah benar? (Ada yang) sempat tanya alasan saya. Alasan saya TKDN. Kamu cek saja siapa yang diganti itu,” tandasnya.

Luhut lantas mengungkit pentingnya nasionalisme. Ia menyayangkan jika ada pejabat yang abai terhadap kepentingan dalam negeri hanya karena urusan materi pribadi.

“Nah kecintaan kita, kepada idealisme itu kita menurut saya kurang. Anda lebih muda dari saya. Saya 74 tahun tahun ini. Jadi saya sedih kadang-kadang melihat anak muda itu, maaf istilah saya melacurkan profesionalismenya hanya sekedar gini (uang) saja,” bebernya.

Mantan prajurit Kopassus ini juga mengungkap perbincangan dengan Jokowi terkait TKDN. Dia menyebut, penggunaan TKDN sangatlah penting untuk mendukung pembukaan lapangan kerja.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemendag: Harga Ayam Capai Rp 44.000, Ini Semua Teriak...

Kemendag: Harga Ayam Capai Rp 44.000, Ini Semua Teriak...

Whats New
Update 146 Perusahaan Pinjol Terdaftar dan Berizin, OJK Coret Bsalam

Update 146 Perusahaan Pinjol Terdaftar dan Berizin, OJK Coret Bsalam

Whats New
Pemerintah Tanggung Ongkos Kirim Harbolnas Jelang Lebaran

Pemerintah Tanggung Ongkos Kirim Harbolnas Jelang Lebaran

Whats New
Ada Posko THR, Serikat Pekerja: Jangan Sekedar 'Lips Service'

Ada Posko THR, Serikat Pekerja: Jangan Sekedar "Lips Service"

Whats New
Daftar Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Semarang 2021

Daftar Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Semarang 2021

Whats New
Sri Mulyani Ungkap Segudang Kendala UMKM

Sri Mulyani Ungkap Segudang Kendala UMKM

Whats New
Ekspor Melejit, Sri Mulyani Nilai Daya Saing Produk RI Meningkat

Ekspor Melejit, Sri Mulyani Nilai Daya Saing Produk RI Meningkat

Whats New
Bank Sentral Inggris Buka Kemungkinan Terbitkan Mata Uang Digital

Bank Sentral Inggris Buka Kemungkinan Terbitkan Mata Uang Digital

Whats New
Seminggu Puasa, Bagaimana Harga Telur, Daging Ayam, dan Cabai Secara Nasional?

Seminggu Puasa, Bagaimana Harga Telur, Daging Ayam, dan Cabai Secara Nasional?

Whats New
Turun Rp 6.000, Ini Rincian Harga Emas Antam 0,5 Gram hingga 1 Kg Terbaru

Turun Rp 6.000, Ini Rincian Harga Emas Antam 0,5 Gram hingga 1 Kg Terbaru

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Belajar Kaligrafi Sederhana untuk Anak | Ibu Rumah Tangga Jadi Anak Desain | Seni Mencungkil Kolang-kaling

[KURASI KOMPASIANA] Belajar Kaligrafi Sederhana untuk Anak | Ibu Rumah Tangga Jadi Anak Desain | Seni Mencungkil Kolang-kaling

Rilis
Waswas Hadapi Larangan Mudik, Pengusaha PO: Tahun Lalu Sudah Jual Bus Buat Bertahan

Waswas Hadapi Larangan Mudik, Pengusaha PO: Tahun Lalu Sudah Jual Bus Buat Bertahan

Whats New
Ini Daftar Bank yang Tawarkan Bunga Deposito Tertinggi

Ini Daftar Bank yang Tawarkan Bunga Deposito Tertinggi

Whats New
Menko Airlangga: Kasus Aktif Covid Turun, Pertumbuhan Belanja Nasional Meningkat

Menko Airlangga: Kasus Aktif Covid Turun, Pertumbuhan Belanja Nasional Meningkat

Whats New
Jelang Penetapan Suku Bunga BI, IHSG Parkir di Zona Merah, Rupiah Menguat

Jelang Penetapan Suku Bunga BI, IHSG Parkir di Zona Merah, Rupiah Menguat

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X