Dollar AS Melemah Setelah The Fed Pertahankan Suku Bunga Acuannya

Kompas.com - 18/03/2021, 07:09 WIB
Ilustrasi dollar AS Thinkstock.comIlustrasi dollar AS

KOMPAS.com - Dollar AS melemah pada akhir perdagangan Rabu (17/3/2021) waktu AS atau Kamis pagi waktu Indonesia karena investor memilih wait and see atas keputusan Federal Reserve yang dinilai berseberangan dengan ekspektasi pasar.

Indeks dollar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama dunia turun 0,5 persen menjadi 91,405 setelah pernyataan The Fed.

Dollar AS melemah di tengah melonjaknya imbal hasil obligasi pemerintah AS karena The Fed mungkin akan mengetatkan suku bunga lebih awal dari proyeksi karena pemulihan ekonomi yang lebih cepat dari perkiraan.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10 tahun mencapai tertinggi 13 bulan di awal sesi tetapi terakhir berada di 1,647 persen.

Baca juga: Tak Mampu Bangkit, Rupiah Ditutup Melemah di Level Rp 14.428 Per Dollar AS

Dalam sebuah pernyataan setelah Fed mempertahankan suku bunga stabil, bank sentral AS itu mengharapkan terjadinya lonjakan pertumbuhan ekonomi AS dan inflasi tahun ini karena krisis COVID-19 mereda.

The Fed juga berjanji untuk mempertahankan suku bunga acuan mendekati nol selama bertahun-tahun mendatang.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketua Fed Jerome Powell, dalam sebuah konferensi pers mengatakan bank sentral AS belum melihat tanggal untuk mengurangi pembelian asetnya.

Seandainya Powell mengisyaratkan kemungkinan mengurangi pembelian obligasi, itu akan menyebabkan penjualan obligasi yang jauh lebih tajam dan lonjakan lebih lanjut dalam imbal hasil yang akan mendorong dolar lebih tinggi.

"Memajukan median perkiraan untuk kenaikan suku bunga pertama hingga tahun 2023 tidak akan sesuai dengan narasi Ketua Fed Jerome Powell," kata ING dalam catatan penelitian.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Rilis Neraca Perdagangan, IHSG dan Rupiah Justru Melemah

Jelang Rilis Neraca Perdagangan, IHSG dan Rupiah Justru Melemah

Whats New
[TREN EKONOMI KOMPASIANA] Pekerjaan Bagus tapi Belum Sejahtera | 7 Cara Bijak Mengelola Uang | Pentingnya Asuransi untuk Kendaraan

[TREN EKONOMI KOMPASIANA] Pekerjaan Bagus tapi Belum Sejahtera | 7 Cara Bijak Mengelola Uang | Pentingnya Asuransi untuk Kendaraan

Rilis
Mendag Curhat Sulitnya dapat Pembiayaan Saat Jadi Pengusaha

Mendag Curhat Sulitnya dapat Pembiayaan Saat Jadi Pengusaha

Whats New
Turun Rp 2.000, Simak Rincian Harga Emas Batangan Antam Hari Ini

Turun Rp 2.000, Simak Rincian Harga Emas Batangan Antam Hari Ini

Whats New
Jalankan Bisnis Online, Ini Tips Pilih Jasa Pengiriman Barang agar Usaha Semakin Berkembang

Jalankan Bisnis Online, Ini Tips Pilih Jasa Pengiriman Barang agar Usaha Semakin Berkembang

BrandzView
IHSG Diprediksi Bergerak Melemah pada Hari Ini

IHSG Diprediksi Bergerak Melemah pada Hari Ini

Whats New
Sandiaga Uno: BUMN Sudah Mulai Work From Bali

Sandiaga Uno: BUMN Sudah Mulai Work From Bali

Whats New
UU Cipta Kerja Dinilai Bisa Tuntaskan Tiga Masalah Penghambat Investasi

UU Cipta Kerja Dinilai Bisa Tuntaskan Tiga Masalah Penghambat Investasi

Whats New
Freeport akan Beri Vaksinasi Covid-19 untuk 38.000 Karyawan

Freeport akan Beri Vaksinasi Covid-19 untuk 38.000 Karyawan

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Kalau Sakit Jangan Dipaksa Kerja | Alasan Pegawai Pura-pura Sakit | 7 Etika Sebelum Ajukan Cuti

[KURASI KOMPASIANA] Kalau Sakit Jangan Dipaksa Kerja | Alasan Pegawai Pura-pura Sakit | 7 Etika Sebelum Ajukan Cuti

Rilis
Bank BJB Beri Batas Waktu Penukaran Kartu Debit Magnetik Hingga 30 Juni 2021

Bank BJB Beri Batas Waktu Penukaran Kartu Debit Magnetik Hingga 30 Juni 2021

Whats New
Wawancara Imajiner Erick Thohir dengan Peter Drucker

Wawancara Imajiner Erick Thohir dengan Peter Drucker

Whats New
Klarifikasi Pemerintah: Tak Semua Sembako dan Sekolah Kena Pajak

Klarifikasi Pemerintah: Tak Semua Sembako dan Sekolah Kena Pajak

Whats New
[POPULER MONEY] Pengumuman Rekrutmen CPNS dan PPPK | Harga Sepeda Anjlok

[POPULER MONEY] Pengumuman Rekrutmen CPNS dan PPPK | Harga Sepeda Anjlok

Whats New
Peserta yang Mundur Usai Dinyatakan Lulus CPNS dan PPPK Tak Boleh Melamar Tahun Depan

Peserta yang Mundur Usai Dinyatakan Lulus CPNS dan PPPK Tak Boleh Melamar Tahun Depan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X