Kompas.com - 20/03/2021, 16:30 WIB
Deputi Komisioner Manajemen Strategis dan Logistik Otoritas Jasa Keuangan Anto Prabowo (kanan) dan Direktur Penelitian, Pengembangan, Pengaturan, dan Perizinan Perbankan Syariah Deden Firman Hendarsyah, mengamati kegiatan di Bank Wakaf Mikro, Pesantren Al-Munawwir, Krapyak, Bantul, DI Yogyakarta, Sabtu (5/5/2018). Bank Wakaf Mikro merupakan komitmen  OJK bersama pemerintah untuk terus memperluas penyediaan akses keuangan masyarakat, khususnya bagi masyarakat menengah dan kecil. KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZESDeputi Komisioner Manajemen Strategis dan Logistik Otoritas Jasa Keuangan Anto Prabowo (kanan) dan Direktur Penelitian, Pengembangan, Pengaturan, dan Perizinan Perbankan Syariah Deden Firman Hendarsyah, mengamati kegiatan di Bank Wakaf Mikro, Pesantren Al-Munawwir, Krapyak, Bantul, DI Yogyakarta, Sabtu (5/5/2018). Bank Wakaf Mikro merupakan komitmen OJK bersama pemerintah untuk terus memperluas penyediaan akses keuangan masyarakat, khususnya bagi masyarakat menengah dan kecil.


KOMPAS.com – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso belum lama ini meresmikan dua Bank Wakaf Mikro (BWM) di wilayah Surakarta, Jawa Tengah, yang dihadiri langsung Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka di Kantor OJK Solo.

Selain 2 BWM yang baru saja diresmikan, ternyata saat ini sudah berdiri 60 BWM dengan kumulatif penerima manfaat sebanyak 41.436 nasabah dan total pembiayaan Rp60,6 miliar.

Hanya saja, masih banyak yang menyimpan pertanyaan mengenai apa itu Bank Wakaf Mikro dan apa perbedaannya dengan jenis bank lainnya. Berikut ini adalah rangkuman tentang definisi hingga penjelasan terkait cara mengajukan pinjaman di Bank Wakaf Mikro.

Pengertian dan sejarah Bank Wakaf Mikro

Dikutip dari sikapiuangmu.ojk.go.id, Bank Wakaf Mikro dicetuskan pertama kali pada tahun 2017. Saat itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama OJK meresmikan program Bank Wakaf Mikro, tepatnya di bulan Oktober.

Seiring berjalannya waktu, mulai Maret 2018, OJK telah memberikan izin usaha kepada 20 Bank Wakaf Mikro di lingkungan Pondok Pesantren.

Dari jumlah tersebut tersebar di Cirebon, Bandung, Ciamis, Serang, Lebak, Purwokerto, Cilacap, Kudus, Klaten, Yogyakarta, Surabaya, Jombang dan Kediri. Kini, jumlahnya terus bertambah hingga mencapai 60 BWM yang berdiri saat ini.

Baca juga: Bank Syariah Indonesia Rambah Pembiayaan Pasar Wholesale Banking

Bank Wakaf Mikro sendiri adalah sebuah Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) yang berfokus pada pembiayaan masyarakat kecil. Dalam hal ini, OJK bekerja sama dengan Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) dalam membentuk LKMS.

 

Skema permodalan dari Bank Wakaf Mikro juga terbilang unik. Setiap LKMS akan menerima sekitar Rp 3 miliar sampai Rp 4 miliar yang berasal dari donatur. Adapun donatur bisa berasal dari semua kalangan atau perusahaan dengan biaya awal Rp 1 juta per orang.

Tetapi, dana yang diterima LKMS tersebut tidak akan disalurkan semuanya menjadi pembiayaan, karena sebagian akan diletakkan dalam bentuk deposito di bank umum syariah.

Manfaat dan tujuan Bank Wakaf Mikro

Tujuan pendirian BWM ini adalah untuk membangun ekosistem inklusi keuangan syariah di lingkungan pesantren yang sebelumnya belum terpapar produk keuangan. BWM menyasar masyarakat yang belum mendapatkan akses layanan keuangan secara formal.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengawasan Penumpang yang Datang dari India Diperketat

Pengawasan Penumpang yang Datang dari India Diperketat

Whats New
Lewat RJIT, Produktivitas Pertanian di Desa Sading, Bali Meningkat

Lewat RJIT, Produktivitas Pertanian di Desa Sading, Bali Meningkat

Rilis
PT PP Jual Saham Tol Medan ke Investor Hongkong Senilai Rp 412 Miliar

PT PP Jual Saham Tol Medan ke Investor Hongkong Senilai Rp 412 Miliar

Whats New
Pertamina Buka Banyak Lowongan Kerja Magang, Dapat Uang Saku Per Bulan

Pertamina Buka Banyak Lowongan Kerja Magang, Dapat Uang Saku Per Bulan

Work Smart
6 Tips Hemat Belanja Online Selama Ramadhan Biar Tetap Bisa Nabung

6 Tips Hemat Belanja Online Selama Ramadhan Biar Tetap Bisa Nabung

Spend Smart
Larangan Mudik, Penumpang Bisa Refund 100 Persen Jika Batalkan Tiket Perjalanan

Larangan Mudik, Penumpang Bisa Refund 100 Persen Jika Batalkan Tiket Perjalanan

Whats New
Stafsus Erick Thohir: Waskita Untung Rp 320 Miliar dari Penjualan Tol Medan

Stafsus Erick Thohir: Waskita Untung Rp 320 Miliar dari Penjualan Tol Medan

Whats New
Kemenhub Awasi Pergerakan Transportasi Sebelum hingga Sesudah Masa Larangan Mudik

Kemenhub Awasi Pergerakan Transportasi Sebelum hingga Sesudah Masa Larangan Mudik

Whats New
Ragam Cerita Penerima Kartu Prakerja, Dapat Uang dan Bekal Kerja Baru

Ragam Cerita Penerima Kartu Prakerja, Dapat Uang dan Bekal Kerja Baru

Whats New
Menhub Pastikan Angkutan Logistik Tak Terganggu meski Ada Pengetatan Mudik

Menhub Pastikan Angkutan Logistik Tak Terganggu meski Ada Pengetatan Mudik

Whats New
Kejar Target Mei, Restrukturisasi Jiwasraya Belum Capai 100 Persen

Kejar Target Mei, Restrukturisasi Jiwasraya Belum Capai 100 Persen

Whats New
Apa yang Dimaksud dengan Zakat Fitrah?

Apa yang Dimaksud dengan Zakat Fitrah?

Whats New
Tokopedia Tebar Diskon hingga 90 Persen dan Bebas Ongkir

Tokopedia Tebar Diskon hingga 90 Persen dan Bebas Ongkir

Spend Smart
Mal Diprediksi Bakal Dipadati Pengunjung Saat Larangan Mudik Berlaku

Mal Diprediksi Bakal Dipadati Pengunjung Saat Larangan Mudik Berlaku

Whats New
IHSG Jalan Ditempat, BEI: Efek BPJS Ketenagakerjaan Kurangi Aktivitas di Bursa

IHSG Jalan Ditempat, BEI: Efek BPJS Ketenagakerjaan Kurangi Aktivitas di Bursa

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X