Kilang Minyak Balongan Terbakar, Pertamina: Tidak Perlu Panic Buying

Kompas.com - 29/03/2021, 11:34 WIB
Petugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) memastikan, pasokan bahan bakar minyak (BBM) aman, meskipun terjadi insiden kebakaran di kilang minyak milik PT Pertamina RU VI di Balongan, Indramayu, Jawa Barat, Senin (29/3/2021) dini hari.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati meminta masyarakat tidak perlu panik terkait stok BBM di SPBU Pertamina.

"Masyarakat tidak perlu panik dengan isu-isu yang ada sehingga ada panic buying dan sebagainya karena pasokan tetap berjalan dengan aman dan lancar," ujar Nicke dalam konferensi pers virtual, Senin (29/3/2021).

Ia mengatakan, perseroan memiliki skenario penyaluran BBM di tengah kondisi darurat atau emergency, yakni dengan mengandalkan pasokan dari kilang-kilang lain ke area yang selama ini dilayani oleh Kilang Balongan.

Baca juga: Profil Kilang Minyak Balongan Pertamina yang Terbakar

"Dengan kejadian ini maka kami akan memastikan bahwa pasokan BBM aman," kata dia.

Selain itu, Nicke menegaskan, kebakaran tidak terjadi di fasilitas utama pengolahan minyak, melainkan di tangki penyimpanan produksi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan demikian, setelah proses pemadaman selesai, proses pemulihan akan dilaksanakan, sehingga nantinya kilang dapat beroperasi kembali.

"Kami tentu berharap bahwa kilang dapat kami operasikan kembali setelah kita berhasil melakukan pemadaman sehingga tidak ada kendala pasokan suplai ke masyarakat," ujarnya.

Terkait dengan stok BBM, secara nasional saat ini stok bensin atau gasoline Pertamina secara nasional mencapai 10,5 juta barrel, atau cukup untuk 27 hingga 28 hari.

Sementara stok solar nasional mencapai 8,8 juta barrel, atau cukup untuk konsumsi selama 20 hari.

Oleh karenanya, berdasarkan poin-poin tersebut Nicke memastikan, stok BBM aman meskipun terjadi insiden kebakaran di Kilang Balongan.

Baca juga: Kilang Balongan Terbakar, Pertamina Jamin Pasokan BBM Tidak Terganggu



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.