Sebelum Memilih Produk Asuransi, Coba Lakukan 3 Langkah Ini

Kompas.com - 29/03/2021, 12:37 WIB
Ilustrasi asuransi jiwa SHUTTERSTOCKIlustrasi asuransi jiwa
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa hari belakangan, banyak pemegang polis asuransi merasa dibohongi oleh agen asuransi. Sebab, nilai polisnya menyusut jika dibanding dengan pendebetan uang membayar polis setiap bulan.

Adapun nilai polis yang naik turun bisa saja terjadi jika asuransi yang dimilikinya adalah asuransi unitlink. Asuransi ini biasanya menempatkan sebagian dana pada instrumen investasi.

Karena ditempatkan pada instrumen investasi, wajar jika nilainya naik dan turun sesuai kondisi pasar, utamanya jika dana ditempatkan pada instrumen saham.

Baca juga: Pertamina: Tidak Ada Korban Jiwa dalam Kebakaran Kilang Minyak Balongan

Perencana keuangan Andi Nugroho menyarankan konsumen melakukan beberapa hal agar tak lagi merasa dibohongi. Berikut langkahnya:

1. Perkuat literasi keuangan

Literasi keuangan menjadi salah satu ilmu yang bisa kamu gunakan saat menentukan perencanaan keuangan. Asuransi memang diperlukan, tapi baiknya pahami dahulu jenis-jenis asuransi yang ditawarkan agen asuransi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemahaman ini diperlukan agar kamu bisa memilah produk mana yang sebenarnya kamu butuhkan, dan mana yang belum dibutuhkan.

"Pemahaman tentang produk keuangan dan pengelolaan keuangan adalah pengetahuan yang kita harus pelajari, meski aktifitas kita sehari-hari tidak berhubungan dengan dunia keuangan. Mau tidak mau, sedikit banyak akan bersinggungan dengan hal-hal tersebut," kata Andi kepada Kompas.com, Senin (29/3/2021).

Berdasarkan data OJK tahun 2019, literasi keuangan secara nasional baru sekitar 38 persen. Sementara untuk literasi produk asuransi baru mencapai 19 persen.

Hal ini membuktikan, literasi masyarakat tentang produk-produk asuransi masih sangat rendah.

Baca juga: Tentang Terusan Kra, Ambisi Thailand yang Mengancam Singapura

2. Adaptasi dan belajar

Cara kedua yang perlu kamu lakukan adalah beradaptasi dan mempelajari produk-produk keuangan yang baru, yang mungkin masih belum kamu mengerti.

Memahami dan beradaptasi produk keuangan sebetulnya memudahkan setiap transaksi keuangan. Kini, sudah banyak platform belanja online yang tersambung langsung dengan mobile banking dan sebagainya.

Dengan menggunakan platform digital tersebut, kamu tidak perlu datang ke kantor cabang atau ATM sehingga menghemat waktu dan biaya.

"Kita mesti adaptasi dan mesti mempelajari perubahan. Di industri finansial ada begitu banyak (produk) yang harus dipelajari," ucap Andi.

3. Banyak membaca dan bertanya

Membaca dan bertanya dengan yang ahlinya adalah salah satu cara meningkatkan literasi keuangan. Mencari informasi di era sosial media saat ini semakin mudah, karena bisa bertemu banyak orang yang memang sudah ahli dalam perencanaan keuangan.

Bertanya pada yang ahli juga diperlukan jika kamu tidak begitu yakin dengan penjelasan agen asuransi. Perencana keuangan misalnya, biasanya memberikan jawaban yang lebih independen sejauh mana produk keuangan tersebut kamu butuhkan.

Perencana keuangan akan menyesuaikan produk tersebut sesuai dengan profilmu masing-masing.

"Kalau memang kita membutuhkan produk tersebut, kita pelajari bagaimana aturannya, bagaimana caranya dapat keuntungan dan menghindari kerugian? Mau tidak mau kita mesti belajar sedikit demi sedikit. Jadi jangan terlena dan terbuai dengan janji-janji yang ditawarkan," pungkasnya.

Baca juga: RI Pernah Ekspor Opium, Jejak Pabriknya Ada di Kampus UI Salemba



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.