Menperin Sebut PMI Manufaktur RI Berada di Level Tertinggi karena Stimulus PPnBM

Kompas.com - 09/04/2021, 15:26 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam suatu acara, di Jakarta, Selasa (10/11/2020). Dokumentasi Humas Kementerian PerindustrianMenteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam suatu acara, di Jakarta, Selasa (10/11/2020).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur Indonesia pada Maret 2021 berada di level tertinggi sejak 10 tahun terakhir yaitu berada di 53,2 poin.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang mengatakan, angka tersebut telah meningkat sebesar 2,3 poin dari Februari 2021 yang berada di posisi 50,9 poin.

Agus berpendapat, angka PMI bisa berada di posisi tertinggi karena adanya kebijakan atau stimulus dari Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

"Menurut kami kebijakan PPnBM ini yang memberikan kontribusi yang besar sekali bagi naiknya PMI kita pada bulan Maret dan 53,2 ini sejarah karena PMI kita ini tertinggi," ujarnya dalam jumpa pers virtual, Jumat (9/4/2021).

Baca juga: Menperin: PMI Manufaktur Indonesia Berada di Titik Agresif

Menurut dia, relaksasi PPnBM bukan hanya mendorong penjualan saja, namun juga mendorong local purchase. Hal ini pun, kata Agus, bisa memberikan dampak positif bagi komponen pendukung industri otomotif.

"Ini juga memberikan sinyal kepada pelaku industri otomotif karena ini bisa dijadikan preseden di mana kita mendorong industri itu tumbuh lebih cepat karena industri otomotif itu pendukung sangat besar," jelas dia.

Oleh sebab itu, Agus juga mendorong agar para produsen otomotif di Indonesia bisa meningkatkan local purchase atau kandungan lokal, sebab tidak menutup kemungkinan ada kebijakan yang sama di masa akan datang.

"Kita enggak tahu beberapa tahu ke depan, setelah kebijakan ini berakhir kita bisa merumuskan kebijakan yang sama," ucap dia.

Baca juga: Menperin: Penggunaan Plastik di Indonesia Berada di Peringkat Terbawah Dunia



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rombak Jajaran Direksi, Kimia Farma Diagnostika Fokus Benahi Internal

Rombak Jajaran Direksi, Kimia Farma Diagnostika Fokus Benahi Internal

Whats New
Pemerintah Masih Terima Aduan THR hingga 20 Mei 2021

Pemerintah Masih Terima Aduan THR hingga 20 Mei 2021

Whats New
Harga Vaksin Gotong Royong Rp 321.660 Per Dosis, Pengusaha: Kami Bisa Menerimanya

Harga Vaksin Gotong Royong Rp 321.660 Per Dosis, Pengusaha: Kami Bisa Menerimanya

Whats New
Peredaran Uang Tunai Selama Lebaran Capai Rp 154,5 Triliun

Peredaran Uang Tunai Selama Lebaran Capai Rp 154,5 Triliun

Whats New
Profil Kimia Farma Diagnostik, Cucu BUMN yang Semua Direksinya Dipecat

Profil Kimia Farma Diagnostik, Cucu BUMN yang Semua Direksinya Dipecat

Whats New
Simak Tips Menata Kembali Keuangan Setelah Lebaran

Simak Tips Menata Kembali Keuangan Setelah Lebaran

Spend Smart
Bayar Denda ke Pemerintah China, Alibaba Rugi Rp 12,01 Triliun

Bayar Denda ke Pemerintah China, Alibaba Rugi Rp 12,01 Triliun

Whats New
Rincian Biaya dan Syarat Daftar Sertifikasi Debt Collector

Rincian Biaya dan Syarat Daftar Sertifikasi Debt Collector

Whats New
Pecat Direksi Kimia Farma Diagnostika, Erick Thohir: Silakan Berkarier di Tempat Lain!

Pecat Direksi Kimia Farma Diagnostika, Erick Thohir: Silakan Berkarier di Tempat Lain!

Whats New
Profil Direksi Kimia Farma Diagnostika yang Dipecat Erick Thohir

Profil Direksi Kimia Farma Diagnostika yang Dipecat Erick Thohir

Whats New
Daftar 11 Titik Rapid Test Antigen Gratis di Jalur Darat Jawa Barat

Daftar 11 Titik Rapid Test Antigen Gratis di Jalur Darat Jawa Barat

Whats New
Ini Sanksi untuk Perusahaan Leasing yang Tarik Paksa Kendaraan Debitur

Ini Sanksi untuk Perusahaan Leasing yang Tarik Paksa Kendaraan Debitur

Whats New
KA Jarak Jauh Angkut 48.810 Penumpang Non-mudik Selama 9 Hari Larangan Mudik

KA Jarak Jauh Angkut 48.810 Penumpang Non-mudik Selama 9 Hari Larangan Mudik

Whats New
Mengenal KPR Syariah, Fitur, Syarat Pengajuan Serta Keuntungannya

Mengenal KPR Syariah, Fitur, Syarat Pengajuan Serta Keuntungannya

Whats New
Erick Thohir Pecat Seluruh Direksi Kimia Farma Diagnostika akibat Kasus Alat Tes Antigen Bekas

Erick Thohir Pecat Seluruh Direksi Kimia Farma Diagnostika akibat Kasus Alat Tes Antigen Bekas

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X