Sandiaga Uno Ingin Penggunaan GeNose Diperluas di Destinasi Wisata

Kompas.com - 09/04/2021, 20:47 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno dalam acara re-branding tiga hotel milik Kementerian BUMN di Bali, Kamis (8/4/2021) (dok. Kemenparekraf). dok. KemenparekrafMenparekraf Sandiaga Uno dalam acara re-branding tiga hotel milik Kementerian BUMN di Bali, Kamis (8/4/2021) (dok. Kemenparekraf).
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno ingin alat deteksi Covid-19 melalui hembusan nafas, GeNose diperluas di setiap destinasi wisata di Indonesia. Hal itu ia sampaikan ketika melakukan kunjuangan ke Denpasar, Jumat (9/4/2021).

"Saya lihat GeNose ini bisa diaplikasikan di destinasi-destinasi wisata lainnya, termasuk desa wisata," kata Sandiaga dalam video yang diunggah di akun Instagram resminya @sandiuno.

Sandiaga mengaku bangga bahwa alat pendeteksi Covid-19 buatan para ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM) sudah mulai digunakan di Denpasar, Bali.

“Pagi ini kita patut berbangga. Alat pendeteksi Covid-19 GeNose, karya anak bangsa sudah mulai digunakan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Kita akan terus perluas pengetesan hingga ke tiap destinasi-destinasi wisata,” ujarnya.

Baca juga: Akuisisi 3.000 Menara Telekomunikasi, Tower Bersama Gelontorkan Rp 3,9 Triliun

Sandiaga mengatakan, perluasan juga tidak terhenti pada destinasi wisata prioritas saja, namun juga termasuk desa-desa wisata yang menjadi program unggulan, guna membuka lapangan kerja seluas-luasnya.

“Ini adalah satu upaya untuk terus menekan angka penularan Covid-19 yakni dengan meningkatkan dan memperluas testing. Hari ini di Bali, jantung pariwisata Indonesia, kami memulai peningkatan testing di Bandara I Gusti Ngurah Rai dengan menggunakan GeNose C19,” kata Sandiaga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sandiaga berharap minat dan kepercayaan masyarakat untuk berwisata terus meningkat seiring dengan perluasan cakupan kawasan yang memiliki alat deteksi Covid-19, terutama kawasan pariwisata.

“Upaya yang dilakukan Kemenparekraf tidak berhenti sampai di sini untuk menekan angka penyebaran Covid-19 dan meningkatkan kepercayaan wisata. Kami berharap ini bisa menebar semangat untuk para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, membuka peluang usaha dan lapangan kerja,”  ucap dia.

Baca juga: Sandiaga Uno: Mudik Dilarang agar Sektor Pariwisata Segera Pulih dan Bangkit

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.