Surplus Neraca Perdagangan Perlu Ditangani Hati-hati, Mengapa?

Kompas.com - 16/04/2021, 13:17 WIB
Ilustrasi kontainer di pelabuhan. SHUTTERSTOCKIlustrasi kontainer di pelabuhan.

Ekspor komoditas yang lebih tinggi akan segera menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi bagi pemerintah (pendapatan pajak) dan rumah tangga (pekerja di sektor komoditas)," ungkap Satria.

Dia menuturkan, lonjakan impor yang sebesar 16,79 miliar dollar AS mencerminkan pemulihan ekonomi domestik.

Tercatat impor barang konsumsi naik 13,4 persen (yoy), seiring dengan meningkatnya pengiriman gula mentah (raw sugar) dari India dan susu dari Selandia Baru untuk mempersiapkan musim Ramadhan yang akan datang.

Pemulihan yang lebih kuat dalam aktivitas manufaktur telah mendorong impor bahan baku meningkat 25,8 persen (yoy) dan barang modal meningkat 33,7 persen (yoy).

"Kami menyoroti pertumbuhan dua digit impor pengiriman besi dan baja, peralatan mekanis, dan mesin listrik sebagai tanda pemulihan industri manufaktur," pungkas dia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X