Kompas.com - 23/04/2021, 17:28 WIB
Ilustrasi zakat: Warga antre masuk ke Masjid Istiqlal, Jakarta. Apa yang dimaksud dengan zakat fitrah, tujuan mengeluarkan zakat fitrah adalah, zakat fitrah adalah, hukum mengeluarkan zakat fitrah adalah, pengertian zakat fitrah KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Ilustrasi zakat: Warga antre masuk ke Masjid Istiqlal, Jakarta. Apa yang dimaksud dengan zakat fitrah, tujuan mengeluarkan zakat fitrah adalah, zakat fitrah adalah, hukum mengeluarkan zakat fitrah adalah, pengertian zakat fitrah

JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap mendekati Hari Raya Idul Fitri, masyarakat mulai bersiap-siap membayar zakat fitrah. Zakat fitrah adalah bersifat wajib bagi umat Islam yang tergolong mampu dan dibayarkan sekali dalam setahun.

Lalu apa yang dimaksud dengan zakat fitrah?

Pengertian zakat fitrah (zakat al-fitr) sebagaimana dikutip dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), yakni zakat yang diwajibkan atas setiap jiwa, baik lelaki dan perempuan muslim, yang dilakukan pada bulan Ramadan hingga Idul Fitri.

Dengan kata lain, hukum mengeluarkan zakat fitrah adalah wajib bagi yang mampu melaksanakannya. Zakat fitrah juga dikenal dengan zakat jiwa.

Baca juga: Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

Sesuai dengan namanya fitrah yang berarti suci, tujuan mengeluarkan zakat fitrah adalah untuk mensucikan diri setelah menunaikan ibadah di bulan Ramadhan.

Pengertian zakat fitrah juga dapat dimaknai sebagai bentuk kepedulian terhadap orang yang kurang mampu, membagi rasa kebahagiaan dan kemenangan di hari raya yang dapat dirasakan semuanya termasuk masyarakat miskin yang serba kekurangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Zakat ini dibayarkan dalam bentuk uang tunai maupun beras yang harus dilakukan sebelum batas akhir atau sebelum waktu shalat Idul Fitri.

Cara membayar zakat fitrah

Direktur Utama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Mohamad Arifin Purwakananta, menjelaskan besaran pembayaran zakat fitrah di Indonesia setiap tahunnya menggunakan standar beras 2,5 kilogram atau setara 3,5 liter beras.

Baca juga: Pengertian Zakat, Hukum, Jenis, dan Cara Menghitungnya

"Standar yang dipakai dalam zakat fitrah 2,5 kilogram beras dengan harga beras setempat," jelas Arifin kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Menurut dia, jumlah beras yang dibayarkan untuk zakat fitrah adalah berlaku sama di daerah manapun di Indonesia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.