Menko Airlangga Sebut Pembayaran THR Bisa Dongkrak 1 Persen PDB RI

Kompas.com - 23/04/2021, 16:42 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan wartawan terkait peluncuran situs resmi Kartu Prakerja di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (20/3/2020). ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDIMenko Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan wartawan terkait peluncuran situs resmi Kartu Prakerja di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (20/3/2020).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) pada Lebaran tahun ini bisa meningkatkan konsumsi masyarakat, meski ada larangan mudik.

Mantan Menteri Perindustrian itu menyebut, pembayaran THR bakal berkontribusi pada Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 1 persen

"Yang didorong pemerintah untuk mengerakkan perekonomian adalah pembayaran THR. THR itu bisa mengungkit 1 persen PDB," kata Airlangga dalam konferensi pers, Jumat (23/4/2021).

Baca juga: Mulai 25 April, Pemerintah Setop Visa dan Izin Tinggal WNA dari India

Airlangga berujar, kontribusi pembayaran THR mencapai 1 persen terhadap PDB lantaran besarnya gelontoran dana yang dikeluarkan pemerintah hingga dunia usaha.

Menurut hitungan pemerintah, besaran THR yang bakal dibayar tahun ini mencapai Rp 150 triliun.

"(Besaran itu) total pembayaran THR baik dari sektor tenaga kerja maupun ASN, TNI, dan Polri," ungkap Airlangga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sudah menyiapkan anggaran THR untuk ASN dan TNI/Polri dalam APBN tahun 2021. Tak tanggung-tanggung, belanja negara untuk THR PNS tahun ini mencapai Rp 30,6 triliun. Dana tersebut sudah termasuk THR ASN di daerah dengan nominal Rp 14,8 triliun.

Baca juga: THR PNS Cair H-10, Sri Mulyani Siapkan Rp 30,6 Triliun

Mendekati hari pencairan, Sri Mulyani akan menjelaskan secara rinci porsi THR untuk ASN, TNI, Polri, pensiunan, hingga daerah.

Adapun pencairan akan dimulai pada H-10 Lebaran. Pencairan dilakukan secara bertahap hingga H-5 Lebaran.

"THR seperti yg biasa kita sampaikan, akan dibayarkan pada H-10 nanti, sampai H-5 karena biasanya bertahap. Kalau ditanyakan apakah akan memberi dampak positif? Pasti memberi dampak positif (bagi konsumsi)," ucap Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN Kita, Kamis (22/4/2021).

Baca juga: Agar THR Tidak Cepat Habis, Simak Tips Atur Keuangan Saat Ramadhan dan Lebaran

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.