Kompas.com - 04/05/2021, 16:09 WIB
Ilustrasi IHSG KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGIlustrasi IHSG

JAKARTA, KOMPAS.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang Selasa (4/5/2021), di Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak fluktuatif dan sempat menyentuh di zona merah. Namun pada akhirnya ditutup menguat.

Dikutip dari RTI, indeks acuan naik 11,2 poin atau 0,19 persen ke level 5.963,82 dari penutupan sebelumnya yang melemah di level 5.952,59. Sebanyak 223 saham melemah, 251 melemah, dan 169 pada posisi stagnan.

Perolehan nilai total transaksi hari ini mencapai Rp 9,3 triliun dari 18,5 miliar saham yang diperdagangkan. Aksi beli oleh investor asing di seluruh pasar modal pada penutupan kali ini, mencapai Rp 416,3 miliar.

Baca juga: IHSG dan Rupiah Kompak Bangkit dari Pelemahan

Terdapat beberapa indeks sektor yang alami penurunan ketika IHSG menguat, yaitu sektor noncycle turun 1,08 persen ke level 736,6, sektor cycle turun 0,64 persen ke level 737,7, properti turun 0,93 persen ke level 883,1, dan infrastruktur turun 0,16 persen ke level 867,5.

Adapun saham LQ 45 yang masuk top gainers antara lain INCO naik 6,78 persen ke level 4.880, PTPP naik 6,64 persen ke level 1.285, ANTM naik 3,97 persen ke level 2.620, UNTR naik 2,98 persen ke level 21.575, dan MEDC naik 2,92 persen ke level 705.

Sedangkan saham LQ 45 masuk top losers antara lain TBIG turun 4,81 persen ke level 2.570, SMRA turun 2,55 persen ke level 955, UNVR turun 2,54 persen ke level 5.750, CPIN turun 2,50 persen ke level 6.825, dan TPIA turun 2,02 persen ke level 9.700.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara, 5 saham yang diburu oleh investor asing yaitu MFMI, TBIG, TLKM, BBCA, serta BBRI. Kemudian, 5 saham yang dilepas oleh investor asing diantaranya INTP, BSDE, BBTN, SMMA, dan FREN.

Baca juga: Berburu THR dari Dividen, Sejumlah Saham Ini Direkomendasikan Asalkan..

Di pasar spot, posisi nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat. Dilansir dari Bloomberg, kurs rupiah naik 20 poin atau 0,14 persen menjadi Rp 14.430 per dollar AS.

Pada penutupan Senin (3/5/2021) kemarin, posisi rupiah melemah di level Rp 14.450 per dollar AS.

Di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), Bank Indonesia (BI) mencatat nilai kurs rupiah di Rp 14.431 per dollar AS, dari sebelumnya yang ada di posisi Rp 14.467 per dollar AS.

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X