Unifam Perbesar Pasar di China dengan Ikuti Pameran Anufood 2021

Kompas.com - 04/05/2021, 14:53 WIB
PT United Family Food (Unifam) ikut serta dalam pameran Anufood 2021 di Shenzhen China Dok UnifamPT United Family Food (Unifam) ikut serta dalam pameran Anufood 2021 di Shenzhen China

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan makanan-minuman Indonesia, PT United Family Food (Unifam) memperkuat ekspansi bisnisnya ke China. Salah satunya dengan mengikuti Anufood 2021, Shenzhen China pada 21-23 April 2021 lalu.

AVP International Business PT United Family Food Albert Lin menuturkan, selain untuk mendukung ekspansi, keikutsertaan itu juga memenuhi undangan Pemerintah Indonesia melalui ITPC Shanghai untuk mengisi Paviliun Indonesia yang ada di Anufood 2021.

“Sebelumnya kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia yang memfasilitasi keikutsertaan Unifam di Anufood 2021. Ini juga merupakan cara kami untuk memperluas keberadaan produk-produk Unifam di China,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: GAPMMI Berharap Industri Makanan dan Minuman Kembali Menggeliat di Ramadhan 2021

Bagi Unifam, China memiliki potensi market yang sangat besar. Hal ini dibuktikan dengan nilai impor China terhadap produk sugar & confectionery yang terus bertumbuh dari tahun ke tahun.

Berdasarkan data internal, pertumbuhan penjualan produk Unifam ke China rata-rata sekitar 50-60 persen setiap tahunnya. Untuk mendukung pertumbuhan tersebut, Unifam terus beradaptasi dan bersaing di pasar melalui mekanisme promosi serta penjualan yang kreatif.

Di Anufood 2021 sendiri, Unifam membawa tiga produk yaitu Milkita Candy, Milkita Lollipop, dan Super Zuper Lollipop VIT-C 100.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ke depannya, Unifam menargetkan bisnis ekspor ke China terus berkembang dan menjadi salah 1 pilar bisnis yang semakin kuat bagi perusahaan.

Hal ini sejalan dengan visi Unifam untuk menjadi pemain kelas dunia di industri makanan dan tentunya menjadi produk kebanggaan Indonesia di dunia.

Sementara itu, Kepala ITPC Shanghai, Indra Prahasta mengatakan keikutsertaan perusahaan makanan dan minuman asal Indonesia meraih hasil yang positif.

Baca juga: Pemerintah Dorong Industri Makanan dan Minuman Terapkan Industri 4.0

 

“Sebanyak enam perusahaan mamin Indonesia yang mengikuti Anufood China 2021 berhasil membukukan transaksi sebesar Rp 250 juta pada penjualan langsung di lantai pameran (business to customers) serta mencatatkan potensi transaksi lebih dari Rp 764 juta (business to business)” jelasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Juli 2021, Harga Minyak Mentah Indonesia Naik Jadi 71,17 Dollar AS per Barel

Juli 2021, Harga Minyak Mentah Indonesia Naik Jadi 71,17 Dollar AS per Barel

Whats New
[TREN FILM KOMPASIANA] Romansa Musim Panas 'Words Bubble Up Like Soda Pop' | 'Rurouni Kenshin: The Beginning' Anti Klimaks | Trailer Kedua Sekuel 'Venom' Dirilis

[TREN FILM KOMPASIANA] Romansa Musim Panas "Words Bubble Up Like Soda Pop" | "Rurouni Kenshin: The Beginning" Anti Klimaks | Trailer Kedua Sekuel "Venom" Dirilis

Rilis
BEI: Penggalangan Dana di Pasar Modal Semester II Masih Menjanjikan

BEI: Penggalangan Dana di Pasar Modal Semester II Masih Menjanjikan

Rilis
Erick Thohir Minta Direksi BUMN Perhatikan Karyawannya yang Terkena Covid-19

Erick Thohir Minta Direksi BUMN Perhatikan Karyawannya yang Terkena Covid-19

Rilis
Terus Tumbuh, Transaksi QRIS Meroket 214 Persen

Terus Tumbuh, Transaksi QRIS Meroket 214 Persen

Whats New
Modalku Luncurkan Pinjaman Terproteksi untuk Pendana, Apa Itu?

Modalku Luncurkan Pinjaman Terproteksi untuk Pendana, Apa Itu?

Rilis
Catat, Ini Tiga Perbedaan Skema Subsidi Gaji Tahun 2021 dengan 2020

Catat, Ini Tiga Perbedaan Skema Subsidi Gaji Tahun 2021 dengan 2020

Whats New
Bantuan UKT Rp 2,4 Juta Segera Cair, Begini Syarat dan Cara Daftarnya

Bantuan UKT Rp 2,4 Juta Segera Cair, Begini Syarat dan Cara Daftarnya

Whats New
Anthony Salim Lakukan Aksi Gadai Saham DCII, Ini Penjelasan Manajemen

Anthony Salim Lakukan Aksi Gadai Saham DCII, Ini Penjelasan Manajemen

Whats New
Serikat Karyawan Garuda Indonesia Minta Syarat Tes PCR Bagi Penumpang Diganti Jadi Antigen

Serikat Karyawan Garuda Indonesia Minta Syarat Tes PCR Bagi Penumpang Diganti Jadi Antigen

Whats New
Batas Maksimum Gaji Pegawai DKI Rp 4,5 Juta Untuk Dapat Subsidi Upah

Batas Maksimum Gaji Pegawai DKI Rp 4,5 Juta Untuk Dapat Subsidi Upah

Whats New
Harga Batu Bara Acuan Tembus 130 Dollar AS per Ton, Tertinggi Dalam 1 Dekade

Harga Batu Bara Acuan Tembus 130 Dollar AS per Ton, Tertinggi Dalam 1 Dekade

Whats New
Lawan Pandemi, Kadin Gandeng PMI Sediakan Sarana dan Prasarana Plasma Konvalesen

Lawan Pandemi, Kadin Gandeng PMI Sediakan Sarana dan Prasarana Plasma Konvalesen

Whats New
 Kuartal II 2021, Bank Permata Catatkan Laba Bersih Rp 639 Miliar

Kuartal II 2021, Bank Permata Catatkan Laba Bersih Rp 639 Miliar

Whats New
Sepanjang Semester I 2021, Indika Energy Sudah Serap Belanja Modal Rp 529 Miliar

Sepanjang Semester I 2021, Indika Energy Sudah Serap Belanja Modal Rp 529 Miliar

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X