49.682 Pekerja Migran Indonesia Pulang Kampung, Ini Langkah Pemerintah

Kompas.com - 11/05/2021, 04:19 WIB
Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani menyambut kedatangan 1.278 Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (9/5/2021). BP2MIKepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani menyambut kedatangan 1.278 Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (9/5/2021).


JAKARTA, KOMPAS.com – Jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang kampung ke Indonesia diprediksi mencapai 49.682 orang sepanjang April-Mei 2021.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), lebih lanjut menyampaikan rincian kepulangan PMI ke Tanah Air.

“Di bulan April kemarin 24.215 (kepulangan) pekerja migran dan di bulan Mei adalah 25.467, ini yang diperlukan penanganan dan penanganan secara khusus,” ujarnya, dikutip dari laman Setkab pada Selasa (11/5/2021).

Baca juga: Indonesia Minta Malaysia Kembali Rundingkan MoU Penempatan PMI

Penanganan khusus terhadap kepulangan PMI tersebut dibutuhkan guna mencegah penyebaran Covid-19 dan juga masuknya varian baru Virus Corona.

Airlangga memaparkan, sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 10 Tahun 2021, pelaksanaan koordinasi dilakukan oleh pemerintah daerah (pemda) dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

Secara teknis, penanganan akan dikoordinasikan oleh Pangdam di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Barat, Kepulauan Riau (Kepri), Kalimantan Barat (Kalbar), dan Kalimantan Utara (Kaltara).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Ini untuk (penanganan penerimaan kedatangan) para pekerja PMI dilakukan dengan prokes (protokol kesehatan) ketat, baik itu melalui dengan pengetesan, termasuk PCR test, dan karantina,” imbuh Airlangga.

Ia juga mengungkapkan bahwa hasil testing sejauh ini menunjukkan kasus positif Covid-19 yang cukup tinggi, sehingga perlu antisipasi kenaikan kasus di daerah pemasukan PMI.

Baca juga: 503 PMI Telah Pulang ke Blitar, 9 Positif Covid-19

“Kemarin dengan Pak Gubernur dibahas di daerah-daerah Sumatera (termasuk dengan Riau, Kepri), Kaltara, Kalbar, terkait dengan kebutuhan tempat karantina bagi PMI dan antisipasi-antisipasi yang dilakukan,” bebernya.

“Termasuk penambahan kapasitas di daerah Dumai misalnya, di mana Rumah Sakit Pertamina akan membantu untuk mengisi kesiapan tersebut,” sambung poitisi Partai Golkar tersebut.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X