Perkuat Bisnis Kargo, Anak Usaha AirAsia Tambah Tiga Pesawat

Kompas.com - 09/06/2021, 16:34 WIB
Pesawat kargo yang dioperasikan anak usaha AirAsia Teleport dok AirAsiaPesawat kargo yang dioperasikan anak usaha AirAsia Teleport

JAKARTA, KOMPAS.com - AirAsia merambah bisnis kargo melalui anak usahanya, Teleport. Hal itu ditandai dengan pengoperasian pesawat kargo yang  pertamanya, 737-800F dan mengubah konfigurasi dua pesawat penumpang AirAsia A320 menjadi pesawat kargo.

Pesawat kargo 737-800F akan beroperasi mulai awal kuartal III 2021 ke berbagai destinasi di Asia melalui hub Teleport di Bangkok.

Kapasitas tambahan ini juga akan memperkuat jaringan rute antara Tiongkok, India dan Asia Tenggara serta meningkatkan konektivitas Teleport untuk menjangkau pasar destinasi jarak jauh.

Dua pesawat A320 penumpang yang dikonversi menjadi pesawat kargo akan berbasis di Malaysia dan Thailand.

Baca juga: Bos Mr D.I.Y Jadi Orang Kaya Baru Malaysia, Pendiri AirAsia Justru Terdepak

 

Pesawat tersebut akan terbang dari dua hub strategis AirAsia di Bangkok dan Kuala Lumpur ke kota-kota utama seperti Hanoi, Ho Chi Minh City, Hong Kong, Jakarta dan Yangon.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Konversi pesawat A320 di Malaysia dilakukan oleh Asia Digital Engineering (ADE), anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh AirAsia Group Berhad, sementara untuk pesawat A320 yang berbasis di Thailand dikonversi oleh Thai AirAsia.

Chief Operating Officer Teleport, Adrian Loretz mengatakan, pihaknya optimistis bisnis kargo semakin memperkuat portfolio layanan logistik di Asia.

"Berdasarkan temuan kami akhir tahun lalu, kapasitas kargo pesawat penumpang tidak cukup untuk melayani permintaan kargo dalam jangka panjang, sehingga kami mengevaluasi opsi untuk menggunakan pesawat kargo khusus. Langkah ini merupakan bagian dari strategi kami untuk mengembangkan kapasitas dan konektivitas untuk melayani pengiriman door-to-door 24 jam di seluruh Asia Tenggara.”

“Tipe pesawat yang kami gunakan sangat cocok untuk menjawab lonjakan permintaan saat ini baik dari e-commerce maupun permintaan kargo lainnya, dan kami ingin mengembangkan jaringan kami dengan pesawat kargo khusus ini. Kami hadir untuk jangka waktu panjang dan siap untuk melakukan banyak hal dengan tambahan pesawat kargo khusus dan pesawat yang dikonversi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (9/6/2021).

Baca juga: AirAsia Parkir 200 Pesawat, Tony Fernandes Penuhi Ajakan Sandiaga Uno

Sejak 2020, Teleport telah membangun jaringan khusus kargo di seluruh jalur kargo udara utama di Asia Tenggara untuk memenuhi peningkatan permintaan e-commerce dan kargo secara keseluruhan.

Pada bulan Mei, AirAsia mengoperasikan enam pesawat A330 dan dua A320 atas nama Teleport dan berencana untuk meningkatkan jumlah pesawat kargo dalam tahun ini.

Dengan pengoperasian pesawat kargo dan pesawat yang dikonversi, Teleport lebih dapat diandalkan untuk mengirimkan lebih banyak kargo dan memperkuat jangkauannya di seluruh Asia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.