Kompas.com - 22/06/2021, 19:01 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno saat wawancara program Beginu bersama Pemimpin redaksi Kompas.com, Wisnu Nugroho di M Bloc Market, Kamis (15/4/2021). KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno saat wawancara program Beginu bersama Pemimpin redaksi Kompas.com, Wisnu Nugroho di M Bloc Market, Kamis (15/4/2021).
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menawarkan opsi pariwisata berbasis vaksin yang dinilai mampu menarik kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara untuk datang ke Bali.

Sandiaga mengatakan, usulan ini sudah didiskusikan dengan Menteri Kesehatan melalui rapat internal. Di sisi lain, Sandiaga mengaku, saat ini ada banyak tawaran wisata berbasis vaksin dari beberapa negara. Ia mengatakan metode pariwisata baru ini menjadi salah satu tren pariwisata saat ini.

“Mengeni wisata vaksin, ini kita sudah diskusikan dengan bapak Menkes, karena kita sudah melihat berseliweran tawaran-tawaran wisata berbasis vaksin dari beberapa negara lain dan sangat menggiurkan. Ini menjadi pusat perhatian para wisatawan,” kata Sandiaga dalam Weekly Press Briefing, Selasa (22/6/2021).

Baca juga: Sandiaga Uno Pastikan Pembukaan Pariwisata Bali Tunggu Kasus Covid-19 Melandai

Sandiaga menilai Bali sebagai Kawasan yang sangat terdampak pandemi Covid-19, tentunya bisa bangkit mengandalkan sektor pariwisatanya. Untuk membangkitkan sektor pariwisata, dibutuhkan percepatan vaksinasi, baik dari masyarakat setempat, maupun wisatawan yang datang berkunjung.

“Oleh karena itu, dalam konsep mendorong lebih banyak vaksinasi terdistribusi secara masif, kita hadirkan wisata berbasis vaksin di tahap pertama, wisatawan nusantara. Jadi ini bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Provinsi Bali, karena Bali sangat membutuhkan wisatawan,” kata dia.

Sandiaga mengatakan, pertumbuhan ekonomi Bali terdampak oleh pandemi Covid-19. Pada kuartal III-2020, ekonomi Bali terkontraksi -12 persen, di kuartal IV -9 persen, dan pada kuartal I-2021 -9 persen. Ia juga mendapat info, kontraksi ekonomi Bali akan berlanjut di kuartal II-2021 sebesar -6 sampai -8 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Jadi ini very sad, Bali terus mengalami kontraksi. Jadi ibaratnya saudara kita paling membutuhkan, jadi kita bikin prioritas berdasarkan arahan pimpinan, Bali menjadi destinasi pertama (yang memberlakukan opsi pariwisata berbasis vaksin),” ucap dia.

Sandiaga mengungkapkan, melalui wisata berbasis vaksin wisatawan yang berkunjung ke Bali bisa mendapat vaksinasi sebelum berangkat, atau saat kunjungan, maupun sebelum kepulangan dari Bali. Namun, terkait dengan kosepnya, saat ini sedang dimatangkan dan rencananya akan diumumkan bersama dengan Gubernur Bali pekan depan.

Baca juga: Setelah Bali, Sandiaga Uno Rekomendasikan Work From Toba

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.