Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rachmat Gobel: Masalah Beras Jangan Jadi Mainan Politik

Kompas.com - 22/06/2021, 18:31 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua DPR RI Bidang Koordinator Bidang Industri dan Pembanguna (Korinbang) Rachmat Gobel menilai masalah perberasan nasional masih belum bisa diselesaikan secara tuntas.

Dia menilai permasalahan ini tidak hanya berdampak pada persoalan ketahanan pangan, namun masalah ini bisa mencoreng martabat bangsa karena Indonesia dinilai tidak sanggup mengelola kebutuhan dasar rakyatnya.

“Kenapa masalah perberasan ini tidak bisa diselesaikan, dan ironisnya dari tahun ke tahun masalah yang dihadapi boleh dikatakan tetap sama. Ini tentu bisa ditangani jika masalah perberasan ini diatasi secara terintegrasi dengan menghilangkan ego sektoral pada masing-masing instansi terkait,” kata Rachmat Gobel dalam siaran pers, Jakarta Selasa (22/6/2021).

Baca juga: Sandiaga Uno Pastikan Pembukaan Pariwisata Bali Tunggu Kasus Covid-19 Melandai

Hal tersebut disampaikan Rachmat Gobel ketika berbicara sebagai keynote speaker pada Focus Group Discussion (FGD) yang dilenggarakan Perum Bulog dengan tema Kondisi Kebijakan Perberasan Saat Ini dan Pentingnya Integrasi Kebijakan Lintas Kementerian.

Ia membeberkan ada beragam masalah perberasan yang selalu berulang terjadi, diantaranya adalah pupuk dan benih menjadi mahal saat musim tanam, harga gabah anjlok saat panen, impor beras yang selalu menjadi momok bagi petani, luas lahan yang terus berkurang dan penanganan pasca panen yang masih tradisional yang membuat petani kesulitan meningkatkan nilai tambah.

“Selama ini kita selalu mengalami kesulitan untuk mengatasi dan menyelesaikan berbagai persoalan ini. Saya sepakat dengan pendekatan yang diusung Bulog yaitu mendorong hilirisasi. Kita harus apresiasi terobosan Bulog dan saya mengusulkan FGD ini lebih sering dilakukan agar kita bisa me-review apa-apa yang perlu dilakukan dari waktu ke waktu,” ucap dia.

Dalam kesempatan itu Rachmat juga menekankan agar semua lembaga terkait tidak lagi main-main dengan masalah perberasan karena masalah ini menyangkut masalah harkat dan martabat bangsa dan juga nasib kehidupan para petani yang masih terpinggirkan.

Baca juga: Serikat Pekerja Garuda Indonesia Nilai Program Pensiun Dini Bermasalah

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+