Menperin Keluarkan Instruksi untuk Jamin Stok Oksigen Dalam Negeri

Kompas.com - 06/07/2021, 16:32 WIB
Petugas melakukan isi ulang tabung oksigen, Senin (5/7/2021). Saat ini stok gas oksigen di NTB masih aman. KOMPAS.COM/KARNIA SEPTIA KUSUMANINGRUMPetugas melakukan isi ulang tabung oksigen, Senin (5/7/2021). Saat ini stok gas oksigen di NTB masih aman.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah menerbitkan Instruksi Menteri Perindustrian Nomor 1 Tahun 2021 tentang Produk Oksigen Sebagai Komoditas Strategi Industri dalam Masa Pandemi Covid-19.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita berharap melalui instruksi tersebut, suplai oksigen untuk fasilitas kesehatan (faskes) dapat dipenuhi oleh industri dalam negeri.

"Kami harapkan perusahaan industri dan kawasan industri juga dapat berperan dalam membantu penanganan Covid-19 terutama dalam upaya pemenuhan kebutuhan penanganan keselamatan pasien Covid-19 seperti oksigen, tabung oksigen, ventilator, obat-obatan, alat pelindung diri, masker dan alat kesehatan lainnya," ujar Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita dalam webinar Kebijakan & Implementasi PPKM Darurat secara virtual, Selasa (6/7/2021).

Baca juga: Indonesia Impor Oksigen Konsentrator dari Singapura

Dia mengakui dengan kondisi saat ini kontrak dengan buyers tidak bisa terlaksana karena kondisi darurat. Oleh sebab itu dia meminta kerjasama dan pengertian dari para industri pengguna oksigen karena proses produksinya akan terganggu.

"Kami mohon kerja sama dan pengertian dari para industri pengguna oksigen yang pasti akan terganggu proses produksinya, karena dialihkan untuk kebutuhan medis. Ini hanya karena keadaan darurat, ini semua untuk NKRI yang kita cintai," ungkap Menperin Agus.

Sebelumnya Menperin Agus mengatakan, stok pasokan oksigen untuk kebutuhan medis selama pandemi Covid-19 aman. Walaupun diakui dia, kebutuhan oksigen untuk kebutuhan medis dalam menangani pasien Covid-19 naik tajam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Agus juga mengatakan, produksi dan distribusi gas oksigen diprioritaskan untuk kebutuhan medis terutama untuk menangani pasien Covid-19.

Baca juga: Permintaan Oksigen Meningkat, Pemerintah Akan Impor jika Sudah Kewalahan

Sebelumnya rasio peruntukan oksigen bagi keperluan medis dan bagi industri adalah 40:60. Namun saat ini, rasio penggunaan oksigen menjadi 60:40 antara kebutuhan medis dan kebutuhan industri.

Walau demikian, rasio tersebut juga akan ditingkatkan seiring meningkatknya kebutuhan akan oksigen medis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.