Jual Vaksin Berbayar, Kimia Farma Klaim Tidak Cari Untung

Kompas.com - 12/07/2021, 06:13 WIB
Ilustrasi vaksin GX-19N dikembangkan perusahaan asal Korea Selatan akan segera dilakukan uji klinik di Indonesia oleh Kalbe Farma. Vaksin Covid-19 ini berbeda dari beberapa jenis vaksin yang telah beredar saat ini. Biaya vaksin Kimia Farma atau harga vaksin Kimia Farma. SHUTTERSTOCK/PalSandIlustrasi vaksin GX-19N dikembangkan perusahaan asal Korea Selatan akan segera dilakukan uji klinik di Indonesia oleh Kalbe Farma. Vaksin Covid-19 ini berbeda dari beberapa jenis vaksin yang telah beredar saat ini. Biaya vaksin Kimia Farma atau harga vaksin Kimia Farma.

Dua target masyarakat inilah yang disebut sebagai vaksinasi berbayar yang sudah bisa dilayani Klinik Kimia Farma.

Berikut daftar 8 klinik yang melayani vaksinasi berbayar Kimia Farma:

  • Jakarta KF Senen, kapasitas 200 orang per hari
  • Jakarta KF Pulogadung, kapasitas 200 orang per hari
  • Jakarta KF Blok M, kapasitas 100-200 orang per hari
  • Bandung KF Supratman (Drive Thru), kapasitas 200 orang per hari
  • Semarang KF Citarum, kapasitas 100 orang per hari
  • Solo KF Sukoharjo, kapasitas 500 orang per hari
  • Surabaya KF Sedati, kapasitas 200 orang per hari
  • Bali KF Batubulan, kapasitas 100 orang per hari.

Hanya opsi bagi masyarakat

Sementara itu, Corporate Secretary PT Bio Farma Tbk Bambang Heriyanto mengatakan, Vaksin Gotong Royong individu ini merupakan opsi bagi publik dalam mengakses vaksin Covid-19.

"Publik harus mendapat akses seluas-luasnya atas vaksin Covid-19. Dengan Vaksin Gotong Royong individu ini, masyarakat memperoleh kesempatan cara mendapatkannya," ungkap Bambang.

Baca juga: Ini Jumlah Dosis Vaksin Covid-19 Berbayar yang Tersedia di 6 Kota

"Bahkan, penyelenggara Vaksin Gotong Royong ini pun terbuka bagi siapa pun atau pihak manapun yang hendak melaksanakannya dengan catatan ia memiliki persyaratan sebagai fasyankes (fasilitas layanan kesehatan) vaksinasi. Dengan demikian harapan pemerintah untuk mempercepat vaksinasi dapat terwujud," ujar Bambang lagi.

Sebelumnya, program Vaksin Gotong Royong diperuntukan bagi karyawan perusahaan. Penerima vaksin tidak dipungut biaya karena vaksin dibayar oleh perusahaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun pemerintah mengubah aturan Vaksin Gotong Royong lewat Peraturan Menteri Kesehatan No. 19 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Permenkes No. 10/2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19 yang terbit pada 5 Juli 2021.

Berdasarkan Permenkes itu kegiatan vaksinasi dilakukan melalui dua metode, yaitu vaksinasi program pemerintah tidak berbayar dan Vaksin Gotong Royong.

Baca juga: Sebenarnya Berapa Biaya Tes Corona di RS Rujukan?

(Penulis: Ade Miranti Karunia, Muthia Fauzia | Editor: Yoga Sukmana)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.