PPKM Darurat, Kejaksaan Agung Permudah Syarat Administrasi CPNS 2021

Kompas.com - 18/07/2021, 21:15 WIB
Ilustrasi CPNS 2021. KOMPAS.com/ABBA GABRILLINIlustrasi CPNS 2021.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kejaksaan Agung RI mempermudah persyaratan administrasi peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021. Langkah ini diambil terkait adanya penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali.

Hal tersebut diketahui berdasarkan Pengumuman Kejaksaan Agung Nomor B-2/C/Cp/07/2021 tertanggal 7 Juli 2021.

Lantas, apa saja syarat administrasi CPNS 2021 Kejaksaan Agung yang dipermudah?

Baca juga: Pelamar CPNS dan PPPK 2021 Capai 3 Juta, Pendaftaran Ditutup 21 Juli

Berdasarkan surat pengumuman tersebut, peserta seleksi CPNS 2021 Kejaksaan Agung tidak diminta untuk mengurus surat keterangan bebas narkotika ke dokter unit layanan kesehatan pemerintah.

Para peserta seleksi CPNS 2021 hanya diminta melampirkan hasil scan surat pernyataan tidak mengkonsumsi/menggunakan narkotika, psikotropika, prekursor dan zat adiktif lainnya yang ditandatangani pelamar di atas materai Rp 10.000 dengan disaksikan oleh dua orang saksi, yaitu orang tua/wali/anggota keluarga yang telah dewasa dan ketua Rukun Tetangga (RT)/Rukun Warga (RW)/perangkat desa atau kelurahan tempat domisili.

Selanjutnya, pelamar yang memilih jabatan ahli pertama jaksa, analis naskah rancangan perjanjian dan pengawal tahanan sebelumnya diminta melampirkan surat keterangan belum menikah dari lurah/kepala desa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan adanya PPKM Darurat ini, pelamar hanya diminta melampirkan hasil scan surat pernyataan belum menikah yang ditandatangani oleh pelamar di atas materai Rp 10.000 dengan disaksikan oleh dua orang saksi, yaitu orang tua/wali/anggota keluarga yang telah dewasa dan ketua Rukun Tetangga (RT)/Rukun Warga (RW)/perangkat desa atau kelurahan tempat domisili.

Kemudian, pelamar yang memilih jabatan ahli pertama jaksa, analis naskah rancangan perjanjian dan pengawal tahanan juga tidak diminta lagi menyertakan surat keterangan dokter dari rumah sakit yang mencantumkan tinggi badan.

Baca juga: Masih Bisa Daftar, Ini 10 Instansi CPNS Terfavorit dan Sepi Peminat

Peserta seleksi CPNS 2021 Kejaksaan Agung hanya diminta diminta melampirkan hasil scan surat pernyataan yang mencantumkan tinggi badan minimal untuk laki-laki 160 cm dan untuk perempuan minimal 155 cm yang ditandatangani oleh pelamar di atas materai Rp 10.000 dengan disaksikan oleh dua orang saksi, yaitu orang tua/wali/anggota keluarga yang telah dewasa dan ketua Rukun Tetangga (RT)/Rukun Warga (RW)/perangkat desa atau kelurahan tempat domisili.

Sebelumnya diberitakan, Kejaksaan Agung RI tahun ini membuka pendaftaran CPNS 2021 sebanyak 4.148 orang. Ribuan formasi itu diperuntukan untuk lulusan SMA hingga S2.

Dalam rekrutmen CPNS 2021 Kejaksaan Agung, korps Adhyaksa ini juga menerima formasi khusus dengan kriteria lulusan cumlaude, disabilitas, serta putra putri Papua dan Papua Barat.

Persyaratan untuk melamar CPNS Kejaksaan 2021 ini ditentukan berdasarkan persyaratan umum maupun persyaratan khusus dari masing-masing jenis jabatan dari formasi yang dipilih.

Untuk pendaftaran CPNS 2021 Kejaksaan Agung seluruhnya dilakukan secara online di https://sscasn.bkn.go.id.

Para pelamar yang lolos akan ditempatkan di seluruh unit kerja wilayah hukum di 34 provinsi di Indonesia.

Baca juga: Pendaftar CPNS 2021 Capai 2,5 Juta, 2 Instansi Belum Ada Pelamarnya

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KURASI KOMPASIANA] Menikmati 2 Kota Tuan Rumah Olimpiade hingga Roh Gentayangan di Benteng Romawi Kuno

[KURASI KOMPASIANA] Menikmati 2 Kota Tuan Rumah Olimpiade hingga Roh Gentayangan di Benteng Romawi Kuno

Rilis
Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Himbara Siap Genjot Penyaluran Kredit

Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Himbara Siap Genjot Penyaluran Kredit

Whats New
Jakpro Gandeng PGN Bangun Infrastrktur Gas Bumi di Jakarta

Jakpro Gandeng PGN Bangun Infrastrktur Gas Bumi di Jakarta

Rilis
Sambut Ultah Ke-12, Tokopedia Dorong Percepatan Digitalisasi UMKM

Sambut Ultah Ke-12, Tokopedia Dorong Percepatan Digitalisasi UMKM

Whats New
Bank BUMN Pede Kredit Bisa Tumbuh hingga 7 Persen

Bank BUMN Pede Kredit Bisa Tumbuh hingga 7 Persen

Whats New
RI Keluar dari Resesi, OJK Bakal Dorong Pemda Salurkan KUR Pertanian

RI Keluar dari Resesi, OJK Bakal Dorong Pemda Salurkan KUR Pertanian

Whats New
Varian Delta Tekan Ekonomi Kuartal III, Pemerintah Andalkan Kuartal IV

Varian Delta Tekan Ekonomi Kuartal III, Pemerintah Andalkan Kuartal IV

Whats New
Bagaimana Tahapan Penyusunan APBN?

Bagaimana Tahapan Penyusunan APBN?

Whats New
Chatib Basri Ungkap Solusi Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III 2021

Chatib Basri Ungkap Solusi Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal III 2021

Whats New
Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Mendag: Konsumsi Membaik ke Masa Sebelum Pandemi

Ekonomi RI Tumbuh 7,07 Persen, Mendag: Konsumsi Membaik ke Masa Sebelum Pandemi

Whats New
Meski Dihantam Varian Delta, Sri Mulyani Pede Ekonomi Kuartal III Sentuh 5,7 Persen

Meski Dihantam Varian Delta, Sri Mulyani Pede Ekonomi Kuartal III Sentuh 5,7 Persen

Whats New
Menteri Pertanian: Penyaluran KUR 2021 Sudah Terserap Rp 43,60 Triliun

Menteri Pertanian: Penyaluran KUR 2021 Sudah Terserap Rp 43,60 Triliun

Whats New
Menkop Teten Sebut Sektor UMKM Hampir Normal Seperti Sebelum Pandemi

Menkop Teten Sebut Sektor UMKM Hampir Normal Seperti Sebelum Pandemi

Whats New
Tekan Penyebaran Covid-19, Kemenperin Pantau Operasional Industri Manufaktur

Tekan Penyebaran Covid-19, Kemenperin Pantau Operasional Industri Manufaktur

Whats New
Gandeng PTPP, BPKH Bangun Rumah Indonesia di Mekkah

Gandeng PTPP, BPKH Bangun Rumah Indonesia di Mekkah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X